Peneliti
2 tahun lalu · 931 view · 1 menit baca · Puisi screenshot_2016-12-20-00-11-35-1.png
my pic

Cinta itu Makanan

Apakah cinta itu?
Apakah itu cinta?
Apa makna cinta?
Apa ini yang disebut cinta?

Seperti kata orang-orang di Makassar,
Cinta dalam konsep yang simpel, sederhana, kocak kalau:
Cinta itu cendolo na tape,
Cinta itu es cendol dan tape.

Aku sependapat,
Kalau cinta merupakan bentuk dari benda yang kita lihat, rasakan, nikmati di dalam mulut sehari-hari di kehidupan kita.

Cinta itu makanan, bukan minuman.
Kalaupun dia minuman,
Dia adalah minuman pembuka,
Es cendol yang sangat manis dengan gula merah dan santan kentalnya.

Cinta itu makanan, seperti gado-gado di siang hari yang panas memberikan kesegaran berbagai sayuran dan bumbu kacang yang lembut.

Cinta itu makanan, seperti gorengan di sore hari di mana kita lebih memilih kudapan yang gurih dibanding makanan berat. Ya, karena cinta membuat semua terasa gurih.

Cinta itu seperti ikan bakar di malam hari yang memberikan kekuatan hewani dengan rasa yang nikmat.

Cinta itu makanan, seperti sarapan dengan bubur ayam pagi-pagi, dia memberikan stamina menyambut hari.

Cinta itu makanan, seperti mie bakso di siang hari di mana hujan turun dengan lebatnya dan kita butuh kehangatannya.

Namun, cinta bisa menjadi coto makassar yang diberi ekstra sambal pedas membuat kita jadi terbakar.

Apalagi, cinta itu seperti nasi yang baru matang jikalau tidak segera dimakan akan segera dingin lalu basi.

Cintaku pun begitu,
Awalnya panas lalu hangat ketika tersambut,
Kemudian lama-lama berubah
Menjadi dingin tanpa upaya darimu untuk membuatku selalu mencintaimu,
Lalu basi tanpa tindakan untuk tetap mempertahankan perasaan kita.

Nah, apa bentuk cinta menurutmu?
Apakah ayam bakar, nasi goreng, atau...

Menjadi lapar, menunggu kepastian, Mks, 201216.
Untuk IR.

Artikel Terkait