"Hidup di perantauan boros banget sih!"

Siapa yang merasa kalau hidup di perantauan ditambah menjadi  seorang mahasiswa itu boros? Padahal untuk makan saja cuma sehari sekali tapi kok pengeluaran sama saja. Sepertinya karena cara mengatur pengeluaran uangmu itu kurang tepat, atau bahkan keliru.

Menjadi mahasiswa perantauan adalah sebuah culture shock bagi beberapa orang. Kita yang selama ini selalu merasa apa-apa disiapkan oleh orang tua mendadak harus segala apapun diatur sendiri. Biasanya saat di rumah, Ibu selalu memasakkan makanan, sedangkan saat jadi mahasiswa kita harus mencari dan membayar makanan itu sendiri. 

Kita juga harus mengatur pengeluaran kita agar sesuai budget atau tidak. Bisa-bisa akhir bulan kita makan mie instan karena boros di awal. Kita harus tau apa yang membuat boros. Berikut adalah masalah dan tips mengatasi keborosan bagi mahasiswa :

1. Kalap

Kebanyakan pengeluaran mahasiswa menurut pendapat yang ada dikarenakan oleh budaya 'kalap mata' dan 'kalap perut'. Istilah tersebut sering menjadi penyakit awal bulan bagi mahasiswa. Kalap mata biasanya dilanda oleh mahasiswi yang selalu merasa hal lucu itu harus dibeli dan hal yang promo harus dibeli. Maka dari itu sebisa mungkin kita harus meminimalisir bertemu dengan barang-barang tersebut. 

Diusahakan untuk awal bulan kita tidak membuka aplikasi-aplikasi online shop, di sanalah awal gejala kalap akan timbul. Tidak sadar kita check out barang yang menurut kita lucu, padahal dari segi guna belum tentu ada. 

Penyakit kedua adalah kalap perut. Permasalahan ini bisa melanda siapapun apalagi mahasiswa. Kalap perut biasanya karena tergiur oleh iklan dan tawaran jajanan yang ada. Usahakan menjadi mahasiswa harus paham mana yang harus didahulukan dan harus disisihkan. Belilah sesuai porsi dan kebutuhan.

2. Ajakan nongkrong berkedok mengerjakan kerkom (kerja kelompok).

Kalian tau berapa pengeluaran mengerjakan tugas di kafe-kafe bersama teman kalian? Menjadi mahasiswa tentu memiliki banyak tugas, apalagi tugas kelompok yang mengharuskan bertemu dengan teman-teman. Menentukan tempat mengerjakan tugas nggak harus di kafe.. Bagaimana kalau mengerjakan tugas di tempat yang lebih efisien tapi comfy?

Tempat yang perlu dicoba adalah perpustakaan, gazebo dan Kafe hanya menjual makanan yang biasa saja namun imbuhan gengsi dan tempat yang aesthetic. Dari segi efektivitas tentu perpustakaan kota lebih baik, kita bisa mengirit pengeluaran dan mendapatkan referensi materi tugas lebih dekat.   

3. Tidak pernah membawa tumblr minum.

Hal sepele ini kalau kita telaah akan mengirit uang bulanan kita cukup lumayan lho. Kebiasaan  membeli minum air mineral di luar adalah hal yang perlu dikurangi. Cobalah membawa tumblr minum dan isikan dengan air yang kalian bawa dari kost. Air minum di luar seharga lima ribu untuk botolan 600 ml padahal jika dibandingkan dengan air minum yang kita beli pergalon 30.000 sangat jauh. Apalagi kebanyakan kost sekarang sudah include air minum, tentu membeli minuman mineral di luar bukan lah hal yang baik. 

4. Bisa memasak sendiri.

Memasak sendiri akan mengurangi banyak pengeluaran bulanan kita karena dalam sekali memasak bisa untuk makan dua atau tiga kali.  Akan lebih irit lagi jika dalam kost hanya kita yang bisa memasak, dan teman-teman kostmu memilih membelanjakan bahan makanan. Kita akan ikut makan walau tanpa mengeluarkan uang. Teman kita juga untung, tidak boros dan juga tidak capek.

5. Jangan menggunakan jasa cuci terlalu sering.

Kegiatan kampus yang banyak membuat kita merasa capek untuk sekedar mencuci baju harian kita. Jasa cuci seperti laundry sering menjadi alternatif untuk kaum rebahan yang hobinya tidak mau terganggu. 

Namun dilain sisi juga jasa cuci baju ini akan menguntungkan kita. Dilihat dari sisi kekurangan, jika untuk mengurangi pengeluaranmu jasa laundry tentu agak menguras dompet. Lebih baik kita kurangi beban mencuci kita dengan tidak menumpuk cucian dan sering mencuci sebelum banyak.  

Untuk mengurangi pengeluaran untuk listrik setrika yang daya watt tinggi, laundry sering menjadi solusi. Ini adalah sisi kelebihan laundry yang dapat mengurangi pengeluaran karena boros listrik. Jika kita perlu sebuah baju, jas atau kemeja yang perlu di setrika, lebih baik jadikan satu dan di-laundryBaju rapih dan tagihan listrik tidak naik.

6. Lebih baik membeli makanan langsung di tempatnya.

Tips terakhir ini cukup ampuh untuk dilakukan. Membeli makanan melalui Shopee food adalah hal yang dianggap jalan pintas yang bagus. Namun harga di aplikasi itu kadang sudah ditambahkan dengan pajak sehingga harganya berbeda dengan beli di tempat. Jika ingin membeli makanan online, sebaiknya kita harus pastikan promo dan pembayaran cashless agar lebih murah saja.

Baik, itulah beberapa problem dan sedikit solusi agar menjadi mahasiswa irit. Menjadi mahasiswa irit ini bergantung pada diri kita sendiri, kita harus bisa kontrol diri dan mengesampingkan hal-hal yang tidak terlalu penting untuk dibeli atau digunakan. Manajemen diri adalah kunci dari semua tips ini agar berjalan dengan baik.