Siapa di sini yang anak kelahiran 2002-2003? Yap, kita seumuran. Pasti kalian lagi masa-masa jadi mahasiswa atau mungkin sudah bekerja.

Kalian para mahasiswa pasti disibukkan dengan tugas-tugas yang menumpuk dan praktikum serta laporan praktikum. Bagi kalian yang bekerja juga pasti disibukkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang melelahkan, bukan?. Tidak masalah kalian harus capek dahulu dimasa muda sehingga nantinya dimasa tua tinggal menikmati hasilnya.

Bagi kalian mahasiswa pasti juga harus belajar, bukan? Entah belajar UTS, UAS, lomba, pretest, dll. Kali ini kita akan membahas apa itu belajar efektif?. Belajar efektif merupakan proses pemahaman ilmu pengetahuan sehingga ilmu dapat diserap dan dapat memberikan perubahan perilaku serta dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari.

Belajar efektif ini adalah belajar yang dilakukan secara teratur, tuntas, bersungguh-sungguh, dan berkesinambungan sehingga dapat tercapai tujuan belajar yang diharapkan. Cara belajar setiap orang pasti berbeda-beda. Ada orang belajar harus di tempat sepi dan ada orang belajar harus sambil mendengarkan musik, dll.

Belajar tentu dapat menambah wawasan, mengembangkan kecerdasan, dan melatih kemampuan berpikir. Materi belajar tidak hanya bersumber dari buku saja melainkan bisa lewat internet, guru, teman, bahkan orang tua.

Mahasiswa merupakan sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi di perguruan tinggi. Kegiatan belajar mengajar di kampus biasanya disebut kuliah. Manfaat dari kuliah yaitu memperluas pengetahuan, membuka wawasan, dan mengasah kemampuan intelektual. Dengan kuliah maka satu jalan menuju cita-cita kita terbuka.

Sedangkan, santri merupakan sebutan bagi orang yang belajar mendalami ilmu agama di pondok pesantren. Di pondok pesantren diajarkan cara-cara beribadah yang benar dan juga adab dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya itu di pesantren juga dijelaskan makna/terjemahan dari Al-Quran dan Hadist.

Bagi kalian yang ingin benar-benar mempelajari ilmu agama dapat belajar di pondok ini. Pertama, apa sih pentingnya kuliah dan belajar ilmu agama? Tentu menuntut pendidikan tinggi adalah jalan untuk mendapatkan gelar. Dengan gelar dan juga ilmu tersebut memudahkan kita mencari pekerjaan.

Terus apa gunanya ilmu agama, khususnya Islam?. Agama Islam pasti memiliki aturan berupa perintah dan larangan sehingga kita harus memahami hal tersebut dengan belajar di pondok pesantren.

Tidak hanya itu di pondok pesantren dituntut untuk selalu disiplin dan berperilaku baik kepada siapapun serta rajin ibadah kepada Allah SWT sehingga kita akan dapat terbiasa melakukan hal tersebut pada kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, antara memperjuangkan kehidupan dunia dan kehidupan akhirat kelak harus seimbang.

Siapa di sini yang belajar di kampus dan juga pondok pesantren sekaligus? Bagi kalian yang sedang mondok dan juga kuliah pasti punya jadwal yang sangat padat bukan?. Kuliah pasti disibukkan dengan kelas setiap hari, tugas dari dosen, membuat PPT, essai, makalah, praktikum, laporan praktikum, dll.

Bagi yang mondok juga pasti disibukkan dengan pengajian, tilawati, murajaah, tadarus, dll. Apalagi kalian yang mahasiswa dan juga santri pasti sangat sulit ya membagi waktu antara kegiatan-kegiatan kuliah dan pondok? Keduanya sama-sama penting jadi harus seimbang dalam menjalankan aktivitas kuliah dan mondok.

Disini saya akan memberikan penjelasan mengenai cara-cara tentang solusi belajar agar efektif, yaitu:

Pertama, dahulukan tugas yang dealine nya mepet. Memang tugas-tugas kuliah maupun pondok deadline nya berbeda-beda. Untuk itu perlu memilah-milah mana tugas yang deadline cepat sehingga agar dikerjakan terlebih dahulu.

Saat mengerjakan tugas harus fokus agar cepat selesai dan bisa berpindah ke tugas yang lain. Semakin cepat selesai kita mengerjakan tugasnya maka akan semakin baik.

Kedua, saat waktu luang gunakan untuk istirahat. Pasti dari kalian yang kuliah dan mondok ada waktunya untuk istirahat, entah saat dosennya tidak bisa mengajar atau saat jam ishoma. Nah, manfaatkan waktu tersebut untuk istirahat jangan malah mainan-mainan yang tidak penting. Atau bisa untuk mengerjakan tugas yang belum terselesaikan.

Ketiga, makan makanan yang bergizi dan tidur cukup. Makanan yang kita konsumsi haruslah yang bergizi dan jangan sering makan makanan instan. Dengan memakan makanan yang bergizi tubuh akan mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga tubuh tidak mudah capek.

Hal tersebut tentu bisa mendukung kita dalam belajar materi jadi lebih fokus dan tugas dapat cepat terselesaikan.

Keempat, belajar dengan fokus. Manfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya. Waktu belajar ya belajar, waktu istirahat ya istirahat. Jangan belajar sambil mainan hp karena akan membuang-buang waktu. Cari tempat belajar yang benar-benar nyaman untuk kita belajar.

Cari suasana yang sesuai dengan karakter kita belajar. Tujuan dari belajar fokus itu adalah kita akan memahami materi dengan cepat sehingga waktu yang tersisa bisa kita gunakan untuk aktivitas yang lain.

Kelima, hindari kegiatan yang tidak ada manfaatnya. Melakukan aktivitas kita juga perlu memilah-milah mana yang kita butuhkan dan mana yang tidak kita butuhkan. Kegiatan yang tidak bermanfaat contohnya seperti nongkrong-nongkrong di cafe, nge game dengan teman, melihat youtube, tik tok, instagram, dll.

Karena kegiatan-kegiatan tersebut hanya mendatangkan capek dan membuang-buang uang.

Kuliah penting untuk mencari ilmu dan mendapatkan gelar. Dengan ilmu dan gelar tersebut kita jadi mudah mendapatkan pekerjaan. Namun, ilmu agama juga penting untuk menjalani kehidupan ini. Dengan mempelajari ilmu agama kita tahu mana yang dilarang agama dan mana perintah yang harus kita kerjakan.

Oleh karena itu, kuliah dan mondok sama-sama penting. Kuliah dan mondok juga butuh belajar dan bagaimana caranya agar belajar kita efektif.

Solusi yang diberikan yaitu: dahulukan tugas yang deadline nya mepet, saat ada waktu luang gunakan untuk istirahat, makan makanan yang bergizi dan tidur yang cukup, belajar harus dengan fokus, dan hindari kegiatan yang tidak ada manfaatnya.