Peneliti
2 tahun lalu · 236 view · 2 menit baca · Gaya Hidup girl-1555789_960_720.jpg
Foto: Pixabay

Cantik Itu Harus

Cantik adalah kekuatan hidup. Saya pernah sekilas membaca buku fengshui wajah ala orang Cina yang katanya wajah sangat memengaruhi kehidupan seseorang baik dari segi karier, rezeki bahkan jodoh.

Mengapa? Karena karakter seseorang bisa diketahui dari bentuk wajahnya juga peruntungan hidupnya makanya wajar orang tua, leluhur orang Cina sangat penting melihat calon menantunya (dari film yang pernah saya tonton). Sehingga, semakin bagus, semakin baik, dan semakin benar bentuk wajah mengindikasikan semakin bagus, baik dan benarlah juga hidup seseorang itu.

Cantik itu seimbang dan berimbang. Apa maksudnya? Ya, cantik itu seimbang karena ketika mau (jadi) cantik, perempuan harus bisa menyeimbangkan bentuk-bentuk yang ada area fisik (raga) terutama wajah dan tubuh. Contohnya, ada yang merasa tidak cantik gara-gara hidungnya kurang mancung. Maka ditempuhlah cara operasi hidung untuk memancungkan hidung atau mengakalinya dengan make up dengan menambahkan shading di hidung.

Kalau kulit kurang putih karena ukuran kecantikan terkadang ada pada kulit yang putih, kita bisa menggunakan banyak produk kecantikan berupa hand and body lotion yang mengandung bengkoang untuk memutihkan kulit.

No wonder, cantik itu luka. Makanya tidak heran, banyak perempuan berlomba-lomba untuk cantik. Mulai dari memakai kawat gigi agar gigi menjadi rapi walau tidak bisa menggunakan gigi lagi sesuka hati, mati-matian diet dengan tidak makan di malam hari agar lebih langsing padahal merasa kelaparan, berusaha manjangin rambut agar kelihatan lebih anggun walau harus lebih telaten dan ekstrasabar pada proses.

Ya, cantik itu menjadi luka yang sementara. Luka dalam arti positif bagi saya.

Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian

Walau kadang kawat gigi membuat susah kita tersenyum namun efeknya ketika kawat gigi sudah dilepas, senyum kita akan lebih menarik. Tubuh yang mulanya gemuk menjadi seksi setelah diet berhenti dan rambut panjang semakin membuat perempuan menjadi perempuan yang sesungguhnya.

Namun cantik juga harus berimbang dengan keadaan ekonomi, mau cantik dengan jalan ke salon tiap minggu tapiĀ utang menumpuk jadinya tidak cantik juga.

Beauty Inside

Cantik membuat perempuan menjadi lebih percaya diri, merasa kuat, dihargai dan berpikir lebih cerdas karena menjadi lebih bahagia, optimis dan berpikiran positif. Bukan maksud saya untuk menyarankan perempuan mengubah ciptaan-Nya namun berubah dalam arti yang positif adalah salah satu cara mensyukuri nikmat-Nya dan memelihara pemberian-Nya dengan baik.

Yang paling terpenting adalah cantik dari dalam (jiwa) yang akan bertahan lebih lama dan abadi. Caranya? Cukup jadi spiritual woman. Spiritual woman yang menurut saya berarti perempuan yang mengerti dirinya sendiri, mengerti untuk apa dia ada di dunia dan untuk ke mana nanti dia pergi.

Maka, perempuan ini akan mengenal pencipta-Nya dan mengenal ciptaan-Nya kemudian kehidupannya akan diaplikasikan dalam kehidupan yang cantik lagi seimbang dan berimbang dengan memperbaiki pribadinya dengan menjadi perempuan yang baik dan benar.

Walau kulitnya tidak putih, bibirnya besar dan sebagainya, dia bisa menyeimbangkan kemampuan dirinya baik di finansial, fisik maupun intelektual untuk berbagi dengan makhluk-makhluk di sekelilingnya. Sehingga, keluarlah aura kecantikannya.

Artikel Terkait