Akhir akhir ini kita mungkin pernah membaca brosur penerimaan mahasiswa baru di beberapa Perguruan Tinggi tertentu. Agaknya ada yang menarik dalam brosur tersebut dimana ada program baru yang ditawarkan yaitu program Bisnis Digital.

Pergeseran zaman dan kemajuan teknologi yang kemudian mengubah pola berbisnis yang sebelum nya berbisnis dengan cara tradisional saat ini mulai bergeser menuju ke arah digital. 

Dalam era digital yang semakin maju, perusahaan dan organisasi di seluruh dunia terus mencari cara untuk memaksimalkan penggunaan teknologi dalam dunia usaha. 

Tujuannya tidak lain yaitu untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.  Namun, tahukah kita apakah semua bisnis itu harus ke digital?

Saat ini, bisnis digital memang menjadi perbincangan yang hangat dan menarik. hal ini karena bisnis digital adalah model bisnis yang bisa dikatakan tangguh saat dihantam pandemi covid 19. 

Pandemi covid 19 yang melanda dunia telah memberikan dampak besar pada berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi. Dampaknya dirasakan oleh semua bisnis di seluruh dunia. 

Namun, bisnis digital telah terbukti mampu bertahan dan bahkan tumbuh pesat di era pandemi kemarin. Di Indonesia, bisnis digital telah membuktikan dirinya sebagai solusi yang tepat untuk menjaga perekonomian tetap berjalan. 

Penggunaan internet yang semakin meluas dan makin murahnya biaya akses internet, membuat banyak orang semakin bergantung pada digital. Hal ini juga membuat bisnis digital semakin diminati. 

Pada dasarnya bisnis digital memberikan penawaran yang jauh lebih menguntungkan daripada bisnis konvensional, seperti efisiensi waktu, biaya yang lebih murah, kemampuan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, dan masih banyak lagi. 

Saat ini, bisnis digital menjadi pilihan yang menarik bagi banyak orang yang ingin memulai bisnis. Bisnis digital menawarkan keuntungan yang sangat menarik dibanding bisnis konvensional. 

Perubahan pola hidup yang semuanya serba online membuat manusia cenderung memilih untuk tidak mau berpergian. Semua kebutuhan yang diinginkannya bisa dipesan melalui gadget dan barang yang dipesan itu nanti akan diantarkan langsung ke rumahnya. 

Inilah yang menarik pebisnis untuk beralih ke digital. Bisnis digital memungkinkan pelaku bisnis untuk terhubung dengan pelanggan dan pasar yang lebih luas. Selain itu, dengan memanfaatkan teknologi, proses bisnis dapat dilakukan dengan lebih efisien dan hemat biaya.

Tren digitalisasi yang semakin masif membuat banyak pelaku bisnis berlomba lomba untuk beralih ke dunia digital. Namun, dibalik itu semua, bisnis digital juga dihadapkan pada tantangan yang tak kalah besar. 

Salah satu tantangan utama dalam bisnis digital adalah persaingan yang semakin ketat. Pesaing bisa berasal dari mana saja, bahkan dari luar negeri.

Selain itu, pasar yang luas, membuat pelanggan memiliki banyak pilihan, sehingga bisnis harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan cepat agar tetap relevan dengan situasi dan kondisi.

Selanjutnya, digitalisasi membuat data dan informasi sangat mudah didapatkan. Hal ini tentu menjadi risiko bagi pelaku bisnis digital, terutama jika data tersebut disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. 

Oleh karena itu, sangat penting bagi pemain bisnis digital untuk memperhatikan dan menjaga keamanan data dan privasi pelanggan dengan serius.

Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan untuk beralih ke bisnis digital. Kita juga mesti mengerti jika beralih ke bisnis digital tidaklah menjadi satu satunya cara berkembang dalam dunia bisnis.

Meskipun dunia digital ini memberikan manfaat dan peluang yang tidak boleh diabaikan. Untuk sukses dalam bisnis digital, dibutuhkan keterampilan dan pemahaman yang lebih kompleks dibandingkan dengan bisnis tradisional.

Berbagai tantangan seperti persaingan yang sangat ketat, perubahan teknologi yang cepat, serta ketergantungan terhadap algoritma mesin pencari. Hal ini membuat dunia bisnis digital tidaklah semudah yang kita bayangkan. 

Meskipun memang bisnis digital seakan memberikan jaminan keuntungan yang signifikan, dan membuat banyak orang menganggap ini sebagai sebuah keharusan. 

Namun kita juga harus rasional bahwa beralih ke bisnis digital bukanlah jaminan sebuah kesuksesan. Perlu strategi yang matang dan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar, karena dunia digital itu perkembangannya sangat pesat, kita harus paham itu. 

Jadi, di era modern ini banyak sekali bisnis yang telah beralih ke digital seperti bisnis e – commerce atau toko online seperti Bukalapak, Shopee, Tokopedia dan blibli yang merupakan salah satu contoh bisnis yang paling sukses dalam beralih ke dunia digital. 

Selain itu, layanan kesehatan juga telah banyak beralih ke online, seperti aplikasi yang membantu memantau kesehatan seseorang atau mengingatkan jadwal obat. 

Selanjutnya, ada juga pendidikan online dan transportasi online, berupa platform seperti ruang guru dan gojek yang memberikan kemudahan dalam melakukan pembelajaran atau memanggil kendaraan dengan mudah melalui perangkat gadget mereka.

Meskipun sekarang sudah era nya digitalisasi, ada beberapa bisnis yang sulit untuk beralih ke digital. Seperti misalnya bisnis yang bergantung pada interaksi sosial seperti bisnis potong rambut, salon dan spa atau tempat pijat. 

Bisnis tersebut masih sulit untuk beralih ke digital karena kesulitan mentransfer semua layanannya ke lingkungan digital. Meskipun untuk memasarkan layanannya sudah beralih ke digital, akan tetapi jasa-jasa seperti ini memerlukan kontak fisik dengan pelanggan sehingga masih sulit untuk dipindahkan ke dunia digital. 

Pada akhirnya kita mesti mengetahui beberapa hal sebagai pertimbangan kita sebelum memutuskan untuk beralih ke dunia bisnis digital. Setiap jenis bisnis memiliki kebutuhan dan tantangan yang berbeda dalam memanfaatkan teknologi. 

Hal ini memerlukan evaluasi yang cermat dan strategi yang tepat untuk memastikan bahwa keputusan kita itu tidak merugikan bisnis kita di kemudian hari.