Di era modern ini banyak masyarakat yang kurang peduli terhadap pentingnya menjaga Kesehatan mental, dikarenakan masyarakat lebih mengutamakan kesehatan fisik daripada Kesehatan mental.

Dalam kegiatan sehari-hari, Kesehatan mental sama pentingnya dengan Kesehatan fisik agar menjalani kehidupan dengan normal ,positif ,dan mental yang sehat.

Gangguan mental atau penyakit mental dapat mempengaruhi seseorang dalam berkomunikasi , menangani masalah , membuat pilihan , dan hal yang terburuk dapat menyakiti diri sendiri akibat Kesehatan mental yang terganggu.  Seperti yang terjadi dalam kasus baru-baru ini .

Usai kabar penipuan menuai kontroversi yang dilakukan oleh Medina Zein seorang influencer ini ,kini Kembali menuai berita kembali karena gangguan mental yang ia alami

Medina Zein di larikan ke Rumah Sakit Jiwa Karena mengidap penyakit mental Bipolar, bahkan Medina Zein juga meminta temannya untuk terjun dari atas gedung dengan mengimingi uang ratusan juta rupiah.

Dari Kasus ini kita dapat melihat bahwa sangat penting kita menjaga Kesehatan mental diri sendiri dan menjaga mental orang lain. 

Karena kasus dari Medina Zein pastinya selain gugatan yang dilaporkan oleh korban juga hujatan dari netizen di sosial media turut menghantuinya , apabila ingin melakukan kegiatan di luar juga akan sangat tidak nyaman karena perasaan terintimidasi .

Gangguan bipolar, juga dikenal sebagai gangguan manik, adalah gangguan suasana hati yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang ekstrem mulai dari euforia hingga depresi berat, yang dimediasi oleh suasana hati yang normal (normal).

Gangguan bipolar adalah salah satu masalah kesehatan mental utama, terjadi pada hampir 2-4% populasi. Secara umum, setiap orang mengalami suasana hati yang baik (suasana hati yang tinggi) dan suasana hati yang buruk (suasana hati yang rendah).

Namun, orang dengan gangguan bipolar memiliki perubahan suasana hati yang tinggi, yaitu suasana hati yang rentan terhadap perubahan drastis, dan penyebab pertamanya adalah faktor genetik. 

Jika orang tua atau saudara kandung memiliki riwayat gangguan bipolar, seorang tersebut akan lebih mungkin mengalami gangguan tersebut dibandingkan orang lain.

Namun, penting untuk diingat bahwa kebanyakan orang dengan gangguan bipolar dalam riwayat keluarga mereka sering tidak menyadarinya. 

Faktor selanjutnya ialah faktor biologis, struktur otak, mempengaruhi risiko gangguan mental. Struktur atau fungsi otak yang tidak normal dapat meningkatkan risiko penyakit mental secara umum.

Selain kedua faktor tersebut, bipolar juga dapat disebabkan oleh faktor lingkungan, pengaruh lingkungan sering kali berdampak besar pada pasien bipolar itu sendiri.

Karena intimidasi atau lingkungan yang tidak menguntungkan dapat menghambat pasien bipolar sehingga membuat pasien tersebut lebih rentan untuk kambuh.

Yang dialami oleh Medina Zein merupakan Bipolar dari faktor lingkungan karena komentar dan juga tuntutan yang diajukan kepada Medina Zein menyebabkan dirinya merasa tertekan dan akhirnya terjadilah depresi berat yang menyebabkan gangguan mental pada diri sendiri.

Faktanya, orang dengan gangguan bipolar lebih merupakan ancaman bagi diri mereka sendiri daripada lingkungan mereka. Ancaman bunuh diri atau percobaan bunuh diri. Tingkat bunuh diri secara signifikan lebih tinggi pada orang dengan gangguan bipolar.

Orang dengan gangguan bipolar juga berisiko lebih tinggi untuk penyalahgunaan atau ketergantungan zat. Ini karena ketika mereka mengalami episode manik atau depresi, mereka menggunakan obat-obatan atau alkohol untuk tetap tenang.

Orang dengan gangguan bipolar sering melukai diri sendiri untuk menghilangkan stres emosional. Terlepas dari emosi mereka yang ekstrem, orang dengan gangguan bipolar sering tidak menyadari betapa ketidak stabilan emosi mereka dapat memengaruhi kehidupan mereka dan orang-orang di sekitar mereka.

Perilaku positif yang kita lakukan baik di sekitar orang penderita bipolar maupun orang yang memiliki mental yang dibilang sehat juga wajib kita terapkan karena kita tidak dapat mengetahui keadaan orang tersebut, terkadang Kesehatan mental sendiri juga harus didorong dari lingkungan keluarga sendiri.

Gangguan pada mental juga sering terjadi karena factor dari masa kecil dan sebagai orang tua terkadang mereka tidak memahami atau cenderung tidak peka dan tetap melakukan sebuah perilaku yang membuat buah hatinya merasa tertekan

Kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak juga memiliki pengaruh terhadap kesehatan mental anak itu sendiri.

Saat ini juga sering terjadi pengabaian mental seseorang dengan komentar dari media sosial, sering kali karena hal yang dianggap kurang cocok digunakan maupun dilakukan seseorang walaupun hal tersebut tidak merugikan siapapun tetap saja mendapat kecaman melalui komentar.

Hal ini cukup berbahaya jika seseorang tersebut tidak memiliki mental yang kuat, bahkan bisa saja orang tersebut melakukan tindakan bunuh diri karena hal yang dianggap beberapa orang hanya hal biasa.

Maka dari hal tersebut kita perlu berpikir dalam berucap maupun mengomentari khususnya pada media sosial demi kebaikan maupun kesehatan mental dari diri kita dan orang lain.

Hal yang dapat kita lakukan untuk seorang yang menderita bipolar yaitu bersifat terbuka untuk mereka dan menjadi pendengar yang baik bagi, selalu bersikap positif serta memberikan dukungan bagi mereka agar mereka juga mendapat energi positif dari kita.