Perjalanan pulang ke rumah Selasa sore (19/04/22) yang lalu, tepatnya di Jl. Bromo Medan Denai Kota Medan menjelang buka puasa tidak seperti biasanya, sebelumnya kalaupun memang ramai biasanya dipadati para pembeli untuk mencari bukaan puasa, namun tidak menimbulkan kemacetan. Sangat berbeda saat itu, dimana orang sangat banyak berkumpul sampai menimbulkan kemacetan yang sangat panjang.

Rasa penasaran dari kejauhan untuk mencari tahu penyebab kemacetan, sampai akhirnya diketahui ternyata banyak orang yang antri sampai menutupi bahu jalan untuk membeli paket data dari salah satu operator telekomunikasi yang menjual promo paket data dengan memberikan harga yang sangat murah. Bayangkan paket data 3GB Unlimited 24 jam nonstop 14 hari, dijual dengan harga hanya Rp. 10.000.

Perkembangan teknologi informasi melalui gadget, seiring dengan kebutuhan paket data sehingga ini menjadi peluang bisnis para operator telekomunikasi. Persaingan operator untuk merebut hati para pengguna, para operator tersebut banting harga untuk menguasai pasar. Paket data kuota unlimited yang menawarkan fleksibilitas penggunaan aplikasi menjadi daya tarik bagi para pelanggan.

Itulah kondisi saat ini. di mana paket data menjadi sangat dibutuhkan seperti hal kebutuhan terhadap sembako. Saat ini orang sangat bergantung kepada gadget yang harus eksis dengan paket data sehingga bisa tetap berselancar di jaringan internet kapanpun dan dimanapun.

Dari mulai bangun tidur perangkat yang pertama kali disentuh adalah gadget bahkan sampai mau tidur kembali terakhir  kali disentuh juga adalah gadget. Hidup tanpa gadget ibarat sayur tanpa garam sehingga sangat bergantung sekali dengan perangkat yang satu ini, bahkan orang rela untuk kembali hanya gara-gara gadget tertinggal atau terlupa.

***

Program Kuota Pahala Unlimited Selama Ramadhan

Kalau beberapa operator telekomunikasi memberikan paket data dengan kuota unlimited selama beberapa hari selama bulan saat Ramadhan, ternyata Allah subhanahu wata’ala juga memberikan paket pahala dengan kuota unlimited 24 jam penuh selama bulan Ramadhan.

Ada beberapa amalan untuk mendapatkan kuota pahala tak terbatas ini selama bulan Ramadhan, diantaranya :

1. Puasa 

Ilustrasi Puasa (Sumber : lifestyle.bisnis.com)

Amalan pertama untuk mendapatkan kuota pahala unlimited selama ramadhan adalah puasa. Ternyata puasa yang dilakukan khususnya puasa di bulan Ramadhan bisa mendapatkan kuota pahala unlimited dari Allah, sebagaimana dalam hadits Rasulullah,

"Aku pernah mendatangi Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam. Maka aku berkata kepada beliau : ”(Wahai Rasulullah), tunjukkan kepadaku suatu amalan yang dapat aku ambil darimu”. Maka beliau menjawab : “Hendaknya kamu berpuasa, karena puasa itu tidak ada tandingan (pahala)-nya” (HR. An-Nasa’i dalam Al-Mujtabaa no. 2220, Ibnu Hibban dalam Al-Mawarid hal. 232, dan Al-Hakim no. 1533 dengan sanad shahih. Lafadz ini adalah milik An-Nasa’i. Lihat Shahih Sunan An-Nasa’i 2/122).

Dari hadits tersebut, terdapat beberapa pelajaran diantaranya bahwa para sahabat selalu bersemangat untuk mendapatkan amalan yang terbaik dari Rasulullah  shallallahu alaihi wasallam, berpuasa merupakan amalan yang tidak ada tandingannya apalagi puasa di bulan Ramadhan dan orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala tak terhitung nilainya tanpa batas (unlimited)

Bila amalan-amalan saleh akan dilipatgandakan pahalanya dengan bilangan. Satu kebaikan dilipat gandakan sepuluh kali sampai tujuh ratus kali sampai berlipat-lipat. Sementara puasa, maka Allah sandarkan pahalanya kepada diri-Nya tanpa ada kadar bilangan.

Kemudian hadits lain, dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu berkata,  bahwa Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

"Semua amal Bani Adam akan dilipatgandakan kebaikan sepuluh kali sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Azza Wa Jalla berfirman, ‘Kecuali puasa, maka ia untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan pahalanya."[Hr Muslim]

Dari hadits tersebut, terdapat beberapa pelajaran diantaranya : Ibadah puasa merupakan ibadah yang paling dicintai Allah dengan kadar pahala yang yang langsung Allah berikan tanpa ada kadar bilangan (tanpa batas).

2. Sabar

Ilustrasi Sabar (Sumber : islam.nu.or.id)

Amalan kedua untuk mendapatkan kuota pahala unlimited selama ramadhan adalah sabar. Sabar merupakan ungkapan kata yang ringan diucapkan bagi pada umumnya namun berat untuk dilaksanakan bagi pelakunya. Sabar disini tidak hanya terkait dengan musibah saja, namun secara rutin melakukan perbuatan baik dan bertahan menghindari perbuatan tercela, juga termasuk sifat sabar.

Sebagaimana Imam Ibnu Rajab al-Hanbali mengatakan bahwa sabar itu terbagi menjadi tiga yaitu :

 “Ada tiga macam sabar: (1) Sabar atas ketaatan kepada Allah, (2) Sabar atas (menjauhi) hal-hal yang diharamkan Allah, dan (3) Sabar atas ketetapan Allah yang pahit (atau susah).” (Imam Ibnu Rajab al-Hanbali, Lathâ’if al-Ma’ârif fî mâ li Mawâsîm al-‘Âm min al-Wadhâ’if, 2002, h. 208)

Karena beratnya ujian sabar ini,  wajar, Allah subhanahu wata’ala memberikan pahala yang yang tidak terbatas bagi orang bersabar. 

Allah subhanahu wata’ala juga menegaskan mengenai pahala sabar seperti yang tertuang dalam Al Qur’an surat Az-Zumar ayat 10 :

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas (Az-Zumar: 10)

Hubungan Puasa dan  Sabar 

Ada begitu banyak hikmah pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan, salah satunya adalah sifat kesabaran karena kita dilatih untuk bersabar selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Hal ini terkait dengan predikat Ramadhan sebagai bulan kesabaran, sebagaimana  Rasulullah bersabda bahwa :

“Puasa itu separuh (dari) sabar”

(Imam Ibnu Rajab al-Hanbali, Lathâ’if al-Ma’ârif fî mâ li Mawâsîm al-‘Âm min al-Wadhâ’if, Kairo: Dar al-Hadits, 2002, h. 207)

Ketika berpuasa kita diajarkan untuk bersabar dari segala perbuatan yang dapat membatalkan puasa. Bersabar dari melakukan perbuatan yang haram, bahkan sesuatu hal yang diperbolehkan pun kita harus bersabar. Begitu beratnya ujian dalam menahan puasa, maka wajar bila ibadah puasa itu merupakan separuh dari kesabaran

Sebaiknya kita tidak hanya membeli paket data unlimited dari operator telekomunikasi saja, namun kita juga harus mengambil paket pahala unlimited yang gratis dari Allah dengan cara  memaksimalkan amal ibadah selama bulan Ramadhan, karena besar kecilnya balasan yang diberikan oleh Allah tergantung dari kualitas ibadah yang kita lakukan.

Penulis, Guru SMK Telkom Medan & Dosen Politeknik Ganesha Medan