76897_85916.jpg
Kompas.com
Politik · 3 menit baca

Betapa Sialnya Bobby Nasution Menjadi Menantu Presiden Jokowi

Banyak yang membayangkan bahwa Mas Bobby beruntung karena bisa mendapatkan puteri satu-satunya Presiden Jokowi. Tidak sedikit juga yang berharap Mas Bobby bahagia setelah menikahinya. Mereka lupa bahwa menikahi anak presiden di jaman now bukan lagi sebuah kebanggaan, apalagi jadi menantu Presiden Jokowi.

Sebagai lelaki yang lumayan tampan, mantan anak direktur salah satu BUMN dan sangat religius dari namanya, Muhammad Bobby Afif Nasution, sebenarnya lebih cocok mendapatkan istri dari jamaahnya Ustadz Felix Siauw, Ustadz Arifin Ilham, atau Mama Dedeh yang dijamin sholeha dan taat pada suami. Bukan Kahiyang Ayu, yang dari namanya saja tidak islami, tidak berjilbab, dan sialnya lagi dia anaknya Jokowi.

Mas Bobby, menikahi Mbak Kahiyang itu bukan prestasi tetapi aib untuk kehidupanmu. Kau sudah mengecewakan leluhurmu dan mencemarkan nama baik ‘Nasution’ yang menjadi kebanggaan keluarga besarmu di Medan sana.

Mas, kau dari keluarga baik-baik, lah kok mau menikahi perempuan yang ayahnya tidak jelas asal-usulnya? Karena dia anak Presiden? Semua sudah tahu, Mas, dia bukan Presiden tetapi petugas partai.

Kenapa sih, Mas, kamu tidak memilih anaknya Habib Riziek, Fadli Zon, Bactiar Nasir, atau anaknya Pak Prabowo? (Huss…Pak Prabowo tidak punya anak perempuan!). Ya, minimal anaknya alumni 212 gitu deh. Dijamin hidupmu sakinah, mawadah, dan warohma karena didoakan oleh tujuh juta umat.

Jadi, jangan berharap pernikahanmu didoakan jutaan umat, Mas. Lah wong mertuamu saja membubarkan ormas penegak khilafah islamiyah kok. Masa depan akhiratmu suram, mas!

Mas Bobby, kesialan hidupmu akan dimulai setelah kau mengucap ijab qobul. Lupakan bulan madu keliling dunia untuk ena-ena, karena kau akan dianggap mengkhianati negara. Menghambur-hamburkan uang di tengah menurunnya daya beli masyarakat atau memakai fasilitas negara di saat rakyat kesulitan membuat E-KTP.

Kalau pun kau punya uang dari hasil sumbangan para tamu, gunakan untuk bulan madu sekaligus ibadah ke Arab Saudi. Dan sempatkan bertemu Habib Riziek untuk meminta doa restu.

Juga, tunda dulu untuk malam pertamamu, Mas, sebelum kau konsultasi dengan ustdaz di PKS. Tanyakan pada ustadz di PKS kapan kamu harus berhubungan dengan Kahiyang. Tanyakan juga gaya apa yang harus digunakan biar cepat hamil. Ini penting biar kalian tidak dituduh hamil sebelum menikah.

Jangan ulangi kesalahan kakak iparmu, Gibran dan Selvi yang hamil duluan sebelum menikah. Ingat, tahun 2019 sudah dekat. Kehormatan mertuamu adalah harga mati.

Mertuamu itu Presiden yang suka kerja, kerja, dan kerja. Kamu juga harus kerja, Mas. Kalau belum ada kerjaan, minta saja menjadi komisaris salah satu BUMN, pasti dikasih. Itu relawan mertuamu saja banyak yang jadi komisaris kok. Kalau masih kurang keren, buatlah perusahaan otomotif untuk memproduksi mobil nasional seperti Om Tommy.

Tapi sayangnya itu anak atau keluarga Presiden jaman old. Sialnya kau menantu presiden jaman now. Kalaupun kau mau jadi komisaris, levelmu cuma komisaris cateringnya Mas Gibran.

Membuat perusahaan otomotif? Yo owoh nggak mungkin, mas. Situ jualan martabak sama kaos kecebong saja. Saran saya, kalau sampeyan mau terjun ke dunia bisnis, bergabunglah dengan koperasi 212, dijamin aman dunia akhirat.

Mempunyai mertua seperti Presiden Jokowi jangan kau banggain, mas. Dia itu antek aseng dan tidak bisa apa-apa. Kerjaannya hanya pencitraan.

Bayangkan sebagai presiden, dalam tiga tahun, prestasinya cuma bisa menikahkan dua anaknya. Soal ini, presiden sebelumnya tidak pernah ada yang bisa menyamai prestasi mertuamu itu. Diingat juga bahwa semua permasalahan yang terjadi di negeri ini semua gara-gara Jokowi, dari mulai reklamasi sampai hilangnya kotak Tupperware emak-emak sebelah rumah.

Kesialanmu akan berlanjut, mas. Ini sesuai hasil survey dari CSIS bahwa kaum milenial di media sosial lebih memilih Prabowo daripada mertuamu. Kehidupanmu ke depan akan dipantau 24 jam, maka jadilah manusia yang sempurna.

Kau tidak boleh salah, mas. Kesalahan sekecil apa pun yang kau lakukan, popularitas mertuamu akan anjlok, dan Jokower seluruh dunia akan mengutukmu sebagai menantu tidak tahu diri. Sial betul kan kamu, mas?

Ya sudah, Mas, saya ucapkan selamat menempuh hidup baru dengan Mbak Kahiyang. Semoga diberikan kesabaran. Saya tidak mengucapkan selamat berbahagia karena selagi ada nama Jokowi, kau akan kesulitan mendapatkan kebahagiaan. Selamat bergabung di keluarga kecebong.