Who am I?

Apakah kamu sudah mengenal dirimu seutuhnya?

Pertanyaan-pertanyaan itu sudah sepatutnya kita tanyakan kepada diri kita sendiri, beberapa hal membuat kita menjadi asing akan diri kita. Salah satu hal yang sering terjadi adalah karena kita lebih mencintai orang lain, hal tersebut membuat kita menjadi pribadi yang mengikuti kesukaan orang yang kita cintai tersebut dan meninggalkan jati diri kita sendiri.

Lalu jati diri itu apa? Bagaimana cara mencarinya?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jati diri adalah ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda, bisa pula identitas, inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dari dalam atau spiritualitas. Melihat dari pengertian tersebut, bisa dikatakan bahwa jati diri itu bukan dicari, namun memang sudah ada dalam diri kita, jati diri tersebut bisa berupa sifat, karakter, dan kepribadian. Jati diri ini akan bertumbuh sendiri membentuk diri kita setelah melewati proses-proses panjang kehidupan.

Mengenal diri sendiri merupakan salah satu proses untuk menemukan jati diri, nah proses ini merupakan proses yang sulit dilakukan karena terkadang kita tidak mengetahui tentang diri kita sendiri, terkadang malah lebih mengerti diri orang lain, hal tersebut tentunya dapat memberikan dampak negatif apabila lebih terfokus terhadap orang lain ketimbang diri sendiri.

Pernah nggak sih kalian punya teman dekat, namun setelah memulai suatu hubungan romantis dengan lawan jenisnya mereka jadi berubah?

Terkadang hal tersebut bisa saja terjadi di era sekarang ini. Dikenal dengan istilah bucin atau budak cinta, mereka yang sudah terkena bucin ini akan melakukan apapun untuk pasangannya, bahkan mereka rela menjadi orang lain hanya agar disukai pasangannya tersebut yang membuat kita melupakan jati diri kita. 

Mungkin kamu tidak sadar sudah melakukannya, namun kita haru tetap berhati-hati dan jika sudah mengetahui bahwa kita mengubah diri kita yang bukan seharusnya, segeralah berhenti. Hubungan yang membuat kita kehilangan diri kita juga merupakan hubungan yang toxic karena merampas kebahagiaan diri kita

Kenapa bisa merampas kebahagiaan? Ya karena apa yang diri kita tunjukan pada hubungan tersebut bukan diri kita sebenarnya, maka akan sangat membuat tertekan orang yang melakukannya. Sebaiknya jika hal tersebut terjadi pada kamu, kamu harus segera menyelesaikan permasalahan tersebut, baik dengan menyudahi hubungannya maupun menyudahi kepura-puraannya dan kembali mencintai diri kita sendiri.

Pada proses pencarian jati diri, tentunya kita harus menemukan diri kita, dan yang terpenting adalah menerima dan mencintainya. Kalau tidak mencintai, buat apa ditemukan?

Mencintai diri sendiri mengharuskan kita untuk memperlakukan diri kita dengan baik dan menerima apa adanya. Dengan mencintai diri sendiri dapat memberikan banyak manfaat yang kita dapatkan, pikiran positif akan selalu mengiringi kita jika dapat mencintai diri sendiri.

Menurut pengalaman aku sendiri, menyukai seseorang, aku cenderung lebih berhati-hati tentang hal yang aku lakukan, hal tersebut membuat aku justru tidak lepas dalam mengekspresikan diri aku sendiri. Salah satu contohnya saat ingin memposting sesuatu, pertanyaan "Apakah sudah cukup baik?" terus terulang dalam kepala, setelah memikirkan hal tersebut tidak cukup baik maka aku tidak akan membagikannya. Padahal dulu aku adalah orang yang percaya diri dalam mengekspresikan diri aku. 

Mungkin permasalahan tersebut bukan satu-satunya alasan mengapa kita menjadi kurang percaya diri menunjukkan diri kita, hal lain misalnya karena seiring umur bertambah, kita semakin mengenal tentang kehidupan, melihat bahwa orang-orang tidak sebaik yang kita kira, lalu insecure terhadap orang lain yang kita anggap lebih dari kita, padahal sebenarnya orang lain belum tentu lebih baik dari kita lho! 

So, be confident about yourself! Percaya deh, setelah badai pasti akan terlihat pelangi. Apapun masalah yang sedang kamu hadapi sekarang, jangan pernah menyerah, nggak ada yang bisa nolongin kamu selain diri kamu sendiri. 

Be your own reason to smile :)

Saran dari aku untuk kamu bisa bangkit lagi untuk menjadi diri kamu yang sebenarnya kamu bisa banget untuk "waktu sendiri", lakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan tanpa peduli apa kata orang lain, selama hal-hal tersebut tidak membahayakan diri kamu dan orang lain, just do it! Kita nggak tau kan kapan lagi kita bakal menyenangkan diri sendiri, kalau nggak sekarang kapan lagi kan?

Let yourself find you and your life will be better :)

Mari teman-teman kita senantiasa tetap menjadi diri kita sendiri dan jangan dengarkan perkataan buruk orang lain yang membuat kita merasa tidak layak, self love harus jadi pedoman kita untuk terus maju. Meninggalkan orang lain yang dapat membuat kita berprasangka buruk kepada diri kita. It’s okey to leave toxic people just to find yourself!