Pemikiran out of the box, bak sebuah mantera yang sangat dibutuhkan banyak orang saat ini dalam menghadapi era digital yang lebih kompetitif dan serba cepat. Pemikiran dari sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan orang. Bisa kita ibaratkan, pengharapan atas hasil yang berbeda akan mustahil kita dapatkan jika kita masih melakukan sesuatu hal dengan cara yang sama.

Pemikiran out of the box ini bisa kita latih dan pelajari. Ada sebuah pepatah yang mengatakan orang yang sukses pada awalnya adalah peniru yang cerdas. Begitu juga dengan pemikiran out of the box  bisa kita pelajari dari orang yang telah sukses mempraktekkannya.

*******************

Siapa yang tidak kenal dengan Ibu Susi Pudjiastuti? Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti mengenal Beliau. Seorang menteri wanita yang cukup nyentrik dan pemberani dari Kabinet Indonesia Kerja. 

Bu Susi juga dikenal sebagai sosok yang memiliki keterbukaan pemikiran, kebebasan berkreasi, berimajinasi dan juga kebebasan untuk mengeluarkan ide serta pendapat. Dan poin pentingnya, Beliau adalah salah satu orang yang menggunakan pemikiran out of the box dalam setiap langkah keputusannya.

Mau tahu hal-hal apa saja yang dimiliki pemikiran out of the box dalam versi Bu Susi? Mari kita urai satu per satu. Hal pertama yang harus dimiliki adalah tetap fokus dan hilangkan rasa ragu.

Sikap pantang menyerah dan fokus dalam mewujudkan mimpi telah Bu Susi miliki sejak kecil. Walaupun dengan modal hasil menjual perhiasan yang terbilang tak begitu banyak, namun hal itu tidak menyurutkan hasratnya untuk memulai berbisnis ikan. Susi kecil mendatangi dan menawarkan ikan dagangannya ke restoran satu per satu.

Tak ada yang instan di dunia ini, begitu juga dengan bisnis yang Susi kecil geluti. Mati satu, tumbuh seribu itulah sebuah gambaran yang tepat untuk semangatnya yang membara. Ketika satu restoran menolak ikannya, Ia tak pantang menyerah. Susi kecil akan selalu bangkit dan belajar dari kegagalannya.

Susi kecil menanamkan pada dirinya bahwa kualitas dan kepercayaan konsumen adalah dua hal yang harus dipegang teguh. Ia tak akan merusak kepercayaan konsumennya dengan mengabaikan kualitas produk yang ia tawarkan. Fokus dan kegigihan yang Susi kecil lakukan akhirnya membuahkan hasil. Ia mampu menguasai bisnis ikan di Pangandaran.

Kesuksesan bisnis ikan di Pangandaran, tidak serta merta membuat Bu Susi puas. Beliau mendorong lagi dirinya untuk memperluas bisnis dengan berdagang hasil laut jenis lain. Lagi-lagi beliau sukses dalam memperluas bisnis perdagangan lobster ke luar negeri. 

Dari cerita kesuksesan lobster di atas, Bu Susi telah menerapkan pemikiran out of the box yang kedua yaitu jangan terlena di zona nyaman. Anda dapat meningkatkan potensi diri dengan keluar dari zona nyaman Anda.

Masih ingat dengan Susi kecil yang selalu berpegang teguh atas kualitas dan kepercayaan para pelanggannya? Hal tersebut juga masih berlaku saat ini. Bu Susi selalu memastikan lobster yang dikirim dalam kondisi segar. Namun pengiriman lobster ke luar negeri memiliki kendala jarak.

Jika pengiriman dilakukan melalui jalur laut, akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Begitu juga melalui darat, akan memakan waktu yang lebih lama lagi. Lobster yang dibiarkan menempuh perjalanan yang cukup lama akan menurunkan kualitas lobster tersebut. Kondisi lobster tersebut tidak akan segar lagi.

Kekhawatiran tersebut beliau sampaikan kepada suaminya yang saat itu berprofesi sebagai pilot. Solusi yang bisa dilakukan adalah memangkas jarak sebagai satu-satunya hambatan. Artinya pengiriman lobster akan lebih efektif dan efisien jika dikirimkan melalui udara. Sebuah keputusan besar yang harus Bu Susi ambil adalah pembangunan landasan udara di dekat Pantai Pangandaran.

Hal ketiga dan keempat yang harus dimiliki dari seorang pemikir out of the box yaitu memiliki pemikiran kritis dan bersedia mendengarkan serta menerima ide orang lain jika ide memang dirasa tepat. Keputusan pembangunan landasan udara merupakan implementasi kedua hal tersebut.

Kesuksesan, kegigihan dan kerja cerdas Bu Susi tak luput dari perhatian publik dan petinggi negara. Bu Susi ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Kerja Tahun 2014-2019.  Dalam masa jabatannya, Bu Susi dikenal sebagai pemimpin yang tegas, lugas dan cekatan.

Salah satu kebijakan Beliau yang cukup berani dan dikenal masyarakat hingga sekarang adalah penenggelaman kapal yang melakukan illegal fishing di perairan Indonesia. Walaupun kebijakan penenggelaman kapal asing tersebut akan berdampak pada hubungan diplomatik antar negara terkait, namun Bu Susi tak gentar untuk melakukannya. 

Upaya ini Beliau nilai sebagai salah satu langkah terbaik untuk memberikan efek jera kepada para pelaku illegal fishing. Aksi penenggelaman kapal yang Beliau lakukan mendapat banyak sorotan media.

Kebijakan tegas tersebut berdampak positif bagi nelayan dalam negeri. Pendapatan para nelayan di daerah meningkat seiring menurunnya aktivitas illegal fishing. Banyak pihak yang memuji atas kepemimpinan Beliau. 

Berani melakukan hal dengan cara yang berbeda adalah hal kelima yang harus dimiliki oleh pemikir out of the box. Bu Susi menerapkannya pada tindakan penenggelaman pelaku illegal fishing.

Atas keberanian dan keberhasilan Bu Susi selama periode kepemimpinannya, banyak masyarakat yang mengidolakannya. Bahkan hingga sekarang beberapa pihak masih menginginkan Beliau untuk menduduki salah satu jabatan kepemimpinan di pemerintahan.

Pemikir out of the box membentuk role modelnya sendiri yang pada akhirnya akan selalu diingat oleh khalayak umum. Apakah kalian tertarik untuk membangun role model versi kalian?