Di era globalisasi yang semakin maju ini banyak terdapat perkembangan barang-barang yang semakin modern dan membuat masyarakat meninggalkan kebiasaan menggunakan rokok batang untuk mengikuti hal yang sedang tren. Contohnya ialah penggunaan vape, lalu apakah itu vape?

Vape ialah sebuah rokok elektrik yang menyulih sebuah cairan (liquid) berubah jadi asap. 

Jika kita melihat ke belakang, rokok elektrik ini pertama kali ada di Indonesia sekitar tahun 2010. Semenjak itulah budaya tren vape menjadi hal yang baru di kalangan orang-orang yang biasa menggunakan rokok. 

Sebagian orang pasti akan merasa penasaran dan merasa tertantang ingin mencoba barang elektrik ini (vape). Untuk itu mereka mulai untuk menggunakan vape, apalagi di kalangan remaja mereka akan tertarik dan mulai menggunakannya.

Mereka menganggap vape lebih aman dan simpel, dan juga bentuknya yang mudah dibawa ke mana-mana membuat mereka tidak perlu membawa korek api.

Banyak orang menganggap dengan beralih menggunakan vape, orang akan mengurangi kecanduan terhadap rokok. Tetapi, banyak juga yang berpendapat bahwa vape sama bahayanya dengan rokok. Lalu apa saja bahaya dari vape? 

Bahaya dari vape pertama ialah dapat menimbulkan risiko penyakit paru-paru. Sama seperti rokok vape juga dapat berpotensi menimbulkan penyakit pada paru-paru. Menurut sumber, vape mengandung akrolein. Senyawa ini bisa menimbulkan cedera pada paru-paru.

Dan yang kedua adalah bisa menimbulkan kecanduan karena vape mengandung nikotin. Dengan menggunakan vape tubuh kita akan terkena nikotin dengan jumlah yang lebih banyak daripada menggunakan rokok batang, karena tabung vape lebih besar untuk menyalurkan nikotin ke dalam tubuh.

Yang ketiga ialah menyebabkan munculnya berkembangnya sel kanker. Seperti yang diketahui vape mengandung nikotin dan juga zat pelarut yang berbahaya. Kalau dipanaskan zat tersebut akan membuahkan zat yang dapat menumbuhkan sel kanker, zat tersebut bernama nitrosamine.

Keempat, bahaya dari vape yaitu dapat menimbulkan pengaruh pada perokok pasif. Asap vape yang mereka hirup akan mengganggu pernapasan mereka. Gejala yang timbul berupa batuk-batuk. Lebih parahnya lagi, dapat memicu timbulnya kanker paru-paru. Apalagi bagi mereka yang memiliki riwayat asma tentunya dapat menimbulkan kematian.

Bahaya penggunaan vape yang kelima adalah berbahaya pada janin. Bagi seseorang yang sedang mengandung jika ia terkena asap dari vape orang lain maupun dirinya sendiri, tentunya akan membahayakan janin yang ada dalam kandungannya. Karena dampak dari nikotin dan zat berbahaya lainnya dapat mengganggu berkembangnya janin. 

Sebenarnya masih banyak lagi dampak berbahaya dari penggunaan vape. Lalu mengapa vape dikategorikan berbahaya? sebenarnya apa saja kandungan yang ada di dalam liquid? 

Yang pertama adalah nikotin, sama seperti rokok batang liquid juga mengandung nikotin. Meskipun kadar nikotin dalam liquid tidak sebanyak pada rokok batang, tetapi ada yang dosis nikotinnya sama besarnya seperti rokok batang. Sehingga hal ini dapat mengganggu berkembangnya otak terutama pada remaja.

Kedua, di dalam liquid juga mengandung senyawa karbon. Banyak ditemukan senyawa karbon yang berbahaya seperti acetaldehyde, acrolein, dan glycidol. Zat-zat tersebut dapat menumbuhkan sel kanker dan memiliki risiko merusak paru-paru.

Ketiga, liquid juga mengandung logam. Liquid mengandung timah, nikel, dan kromium yang tentunya juga berbahaya bagi tubuh. Saat dipanaskan, logam yang ada dalam vape menguap dan disedot dari asap yang dihasilkan. Logam yang dihasilkan memiliki risiko menimbulkan potensi penyakit paru-paru.

Kandungan liquid yang keempat adalah bahan perasa. Seperti yang kita ketahui liquid memiliki banyak varian rasa dan aroma yang dapat dirasakan. Bahan kimia pada bahan perasa adalah diacetyl, tentunya bahan kimia ini memiliki dampak buruk pada kesehatan pernapasan.

Dan yang kelima, liquid mempunyai kandungan akrolein. Biasanya dipakai untuk membasmi gulma. Namun, dalam vape akrolein dapat menimbulkan rusaknya paru-paru dan tidak bisa disembuhkan.

Seperti yang telah disebutkan, banyak sekali bukan bahaya akan penggunaan vape? tidak jauh berbeda kan dengan penggunaan rokok batang? lalu apakah kalian ingin tetap menggunakannya?

Ya, memang setiap manusia berhak memilih apa yang ingin ia lakukan di dunia ini, termasuk menggunakan vape. Tidak bisa dipungkiri banyak sekali orang dewasa bahkan remaja yang memilih vape sebagai teman sehari-harinya

Kita semua tahu jika terbiasa menggunakan rokok lalu berhenti secara tiba-tiba, itu tidaklah mudah. Oleh sebab itu banyak sumber mengatakan bahwa untuk mengurangi ketergantungan terhadap rokok Anda bisa beralih menggunakan vape.

Padahal seperti yang telah kita baca sebelumnya, vape tetap berbahaya untuk kesehatan. Apalagi untuk jangka waktu yang panjang, vape akan membuat menurunnya sel-sel dalam tubuh.

Lalu bagaimana cara kita tetap bisa menjaga kesehatan meskipun kita perokok aktif? 

Memakan buah dan sayur tentunya memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita. Setiap memakan sayur-sayuran dan buah-buahan setiap harinya, bisa mengurangi timbulnya penyakit pada paru-paru.

Nah, jika biasanya Anda saat merokok atau memakai vape disertai dengan minum kopi, gantilah kopi itu dengan meminum jus buah atau sayur yang segar atau juga bisa diganti dengan susu.