Pemerintah telah resmi meluncurkan program kartu prakerja yang mana berguna untuk masyarakat yang terdampak PHK ataupun kehilangan pekerjaan selama masa pandemi Corona. 

Meskipun peminatnya cukup banyak di tanah air, ternyata untuk mendapatkan kartu prakerja ini membutuhkan proses dan persyaratan. Tentu persyaratan yang diberikan cukup mudah, mulai dari berstatus Warga Negara Indonesia, minimal berusia 18 tahun, dan memiliki status tidak bekerja ataupun kehilangan pekerjaan.

Pada dasarnya kartu prakerja ini selalu ditujukan untuk mengurangi angka pengangguran. Namun, pada kenyataannya, untuk memanfaatkan kartu prakerja ini tidaklah mudah. Diperlukan proses seleksi yang semua anggota baru harus melakukan proses pendaftaran dan juga seleksi dalam kurun waktu yang sudah ditentukan.

Manfaat Kartu Prakerja

Banyak masyarakat menggunakan kartu prakerja ini sebagai solusi mendapat income bulanan setelah tidak mendapatkan pekerjaan sama sekali. Sedangkan dari perkembangan fungsi kartu prakerja ini juga akan dikembangkan Pemerintah bahkan jumlahnya sendiri akan terus ditambah mengingat banyaknya angka PHK pada saat ini akibat pandemi Covid-19.

Masyarakat berharap bahwa ada beberapa manfaat tepat dari penggunaan kartu prakerja ini. Sehingga dari proses awal seleksi sampai mendapatkan status sebagai pemegang kartu prakerja benar-benar bisa bermanfaat. 

Lalu seperti apa manfaat dari kartu prakerja ini bagi masyarakat?

Memberi Intensif untuk Bantuan Pelatihan

Pemerintah memiliki rencana dalam pemberian kartu prakerja ini kepada semua masyarakat terdampak PHK, yakni adanya bantuan pelatihan mencapai 1 juta rupiah. 

Dari besaran dana tersebut, diharapkan masyarakat bisa mendapat pelatihan untuk mendapatkan pengalaman baru dan keahlian lebih baik. Sehingga dari beberapa modal dalam memanfaatkan kartu prakerja ini sudah diketahui secara luas, hingga akhirnya besaran bantuan dicapai pada angka 1 juta rupiah untuk setiap pemegang kartu.

Berdasarkan pengamatan para ahli di bidang tenaga kerja dan kebijakan pemerintah, dari solusi pemberian kartu prakerja dengan sistem seleksi tersebut membuat masyarakat kembali memperoleh pekerjaannya dengan persyaratan mudah seperti melakukan pelatihan kembali. Jadi sangat bermanfaat bagi masyarakat yang terkena dampak PHK akibat Covid-19 ini.

Pemberian Insentif Pelatihan Selama 4 Bulan

Selain mendapat insentif sebesar 1 juta per bulan untuk tujuan pelatihan, setiap pemegang kartu prakerja juga mendapat tambahan pemasukan sebesar Rp600.000 per bulan selama 4 bulan. 

Dalam rentan 4 bulan dirasakan dari proses pelatihan memberi hasil sehingga pemegang kartu prakerja mampu merasakan bagaimana sarana terbaik untuk mendapat peningkatan pengalaman dan pengetahuan baru di berbagai bidang pekerjaan.

Pemegang kartu prakerja harus mengerti bahwa selama 4 bulan tersebut pemerintah memberi tambahan biaya sebesar 600 ribu, sehingga dari kebutuhan finansial para pemegang kartu prakerja kini tak terlalu berat. 

Selama per bulan diberikan biaya insentif pelatihan 600 ribu tersebut pastinya para pemegang kartu prakerja memiliki peluang untuk mendapat kesempatan memperoleh sarana-sarana untuk mendapat keahlian lebih baik.

Mendapat Survei Sebesar 50 Ribu

Bagi peserta kartu prakerja juga mendapat tambahan sebesar 50 ribu selama 3 kali dengan total 150 ribu untuk keperluan survei. Dengan total mencapai 150 ribu tersebut peserta kartu prakerja mendapat kesempatan lebih besar untuk memperoleh lokasi dan perusahaan untuk melakukan training. 

Banyak kalangan pemegang kratu prakerja merasakan manfaat cukup besar dengan adanya biaya survei tersebut yang mana mereka masih belum bisa memenuhi kebutuhan finansial akibat PHK.

Persyaratan pengajuan kartu prakerja saat ini juga semakin menguntungkan pihak pemohon. Sehingga ada baiknya para pemegang kartu prakerja sebaiknya cermat dalam memanfaatkan pemberian insentif secara langsung tersebut.

Mengurangi Angka PHK di Berbagai Daerah

Kebijakan kartu prakerja ini dinilai efektif untuk mengurangi angka PHK di berbagai daerah. Untuk itulah ada banyak kebijakan yang perlu dicermati setiap pemegang kartu prakerja ini. 

Hingga akhirnya para pemegang kartu prakerja juga mendapatkan pemahaman mengenai sistem pengembangan dan bagaimana cara menggunakan semua opsi terbaik dalam memaksimalkan semua potensi keahlian melalui program training.

Pelatihan di dalam sistem kartu prakerja ini sangat berguna karena dari korban PHK biasanya tak memiliki keahlian khusus di bidang tertentu. Sehingga ada beberapa penambahan bakat yang juga diakses dari banyak aspek. 

Dalam beberapa kesempatan, bantuan pelatihan yang tidak digunakan oleh pemegang kartu prakerja secara otomatis akan dikembalikan ke rekening kas negara. Jadi sebisa mungkin pengguna dan penerima kartu prakerja wajib menggunakan semua potensi di dalamnya untuk mendapat pekerjaan baru dan paling sesuai dengan keahlian.

Sekarang ada banyak potensi terbaik dari penggunaan kartu prakerja yang semuanya terus memberi manfaat terbaik dalam mengurangi angka PHK di semua daerah. Meskipun membutuhkan proses cukup ketat dalam mendapatkan kartu prakerja ini, tetap saja ada beberapa hal baru bisa didapatkan seperti pelatihan kerja dan juga pengalaman baru dalam bidang pekerjaan lebih baik.