Sebelum berbicara mengenai kegagalan, satu pertanyaan yang wajib kamu jawab. Jika diminta untuk memilih, kamu akan memilih kesuksesan atau kegagalan? 

Orang yang cerdas pasti akan memilih kesuksesan. Memang benar ini merupakan pertanyaan retoris, di mana pertanyaan ini tidak perlu dijawab. Sebagian besar orang pasti akan memilih kesuksesan daripada kegagalan. Hal ini menyebabkan adanya dorongan hidup untuk menjadi sukses.

Berbicara mengenai kesuksesan, banyak teori-teori atau langkah-langkah yang dapat kita lakukan untuk bisa menjadi sukses. Namun, sempatkah kalian berpikir bahwa sangat jarang teori yang menjelaskan bagaimana cara mengatasi jika suatu saat kita merasa gagal. 

Sebenarnya teori-teori ini sangat penting untuk diketahui saat kita akan menuju sukses. Dimana kita tahu bahwa untuk mencapai kesuksesan tidak pernah terlepas yang namanya kegagalan.

Jika mendengar kata kegagalan pasti sebagian besar orang merasa ketakutan jika suatu saat mengalami hal tersebut. Bahkan, banyak juga yang sampai tidak ingin mendengar dan melihat kata tersebut. 

Padahal menurut pengalaman-pengalaman orang sukses, mereka mengaku telah mengalami berkali-kali kegagalan untuk mencapai kesuksesan yang mereka impikan. 

Orang yang telah sukses menganggap bahwa, kegagalan merupakan salah satu gerbang masuk untuk mencapai kesuksesan. Sehingga, mereka akan selalu bangkit dan bercermin atas kegagalan yang pernah dialami.

Sebelum kita membahas kegagalan lebih dalam lagi, kita harus mengenal kegagalan terlebih dahulu. Kegagalan adalah suatu keadaan di mana suatu tujuan yang kita inginkan tidak tercapai atau tidak sesuai dengan ekspektasi. 

Seperti jika kita gagal masuk universitas yang kita impikan, gagal mendapatkan pekerjaan, dan yang sering terjadi dalam diri kita seperti, gagal berkomitmen untuk mencapai tujuan yang kita impikan. 

Padahal kehidupan pasti ada pasang surutnya. Sehingga, kita harus menyiapkan mental dan fisik untuk menghadapi masalah-masalah yang terjadi, bukan untuk menghindari masalah tersebut.

Sebagian orang takut untuk memulai dan mencoba sesuatu hal. Hal ini disebabkan karena, orang tersebut takut jika mengalami kegagalan. Seperti contohnya, orang yang ingin memulai bisnis. 

Banyak orang sudah merencanakan akan membuka usaha atau bisnis, tetapi tidak jarang yang belum memulainya sama sekali. Mereka takut jika mengalami kerugian. Padahal sebenarnya, jika kita mengalami kerugian atau kegagalan, kita tahu di mana letak kegagalan kita, sehingga kita bisa memperbaiki hal tersebut.

Ada pepatah mengatakan hal yang menakutkan dari kegagalan adalah sebuah penyesalan. Maksudnya, jika kita takut untuk memulai suatu hal maka kita akan stagnan diposisi tersebut. Sehingga, kita tidak bisa berkembang yang menyebabkan datangnya penyesalan-penyesalan. 

Sebenarnya kegagalan yang dialami orang-orang tidak mutlak. Maksudnya adalah kegagalan yang dialami setiap individu berbeda. Kegagalan dapat diketahui lebih akurat oleh diri sendiri. Sehingga, orang lain tidak bisa mengerti dan juga tidak bisa menjustifikasi kegagalan yang kita alami.

Perlu diketahui juga bahwa sebenarnya kegagalan membuat kita sadar bahwa usaha yang kita lakukan belum maksimal. Sehingga, menjadi petunjuk bagi kita untuk usaha lebih keras lagi dan sebagai refleksi untuk memperkecil kemungkinan kegagalan di kesempatan selanjutnya.

Dari penjelasan tadi, bukan berarti jika kita merasa gagal kita tidak boleh sedih. Poinnya adalah kita boleh sedih tetapi, kita tidak boleh larut dalam kesedihan terlalu lama dan takut untuk memulai langkah selanjutnya. Lalu apa yang kita bisa lakukan untuk bisa bangkit dari kegagalan? 

Pertama kita bisa menenangkan hati, pikiran dan mencoba introspeksi diri dengan mencari tahu apa penyebab kita gagal. Sehingga, dengan kita tahu letak kegagalan kita, maka kita menanamkan dalam hati jangan sampai mengulang kesalahan yang sama. 

Kedua, buatlah suatu gebrakan baru. Maksudnya adalah kita bangkit dan mencoba melakukan hal yang baru serta menghilangkan keterpurukan atas kegagalan yang sudah terjadi. 

Ketiga yang tak kalah penting yaitu berdoa. Dimana doa merupakan kekuatan terbesar agar meminimalisir mengalami kegagalan. 

Kelima yaitu mencari motivator yang membawa kita menjadi lebih berkembang dengan motivasi-motivasi yang diberikan.

Setelah berbicara mengenai kegagalan, kita kembali ke judul yaitu bangkit dari kegagalan merupakan pilihan atau keharusan. Jawabannya adalah keharusan. 

Hal ini disebabkan, jika kita terlalu terpuruk akan suatu kegagalan atau terlarut dalam kesedihan yang terlalu lama akan menyebabkan kita takut untuk mencoba hal yang baru. 

Selain itu, dengan kesedihan yang berlebihan dan terlalu lama, akan menyebabkan impian-impian dan tujuan kita senantiasa terlupakan. Sehingga, kita tidak bisa berkembang dan mencapai tujuan yang kita impikan.

Oleh karena itu, sekali lagi ditegaskan bahwa, kegagalan merupakan hal yang lumrah dan biasa dialami oleh orang-orang jika ia ingin sukses. Oleh karena itu jika sekarang kamu sedang mengalami kegagalan, maka cobalah merencanakan strategi baru untuk sesuatu hal yang baru. 

Pastinya bercermin dari kegagalan yang pernah terjadi dan bangkitlah untuk mencapai cita-cita yang kamu impikan.