Kenapa kita harus belajar Bahasa Indonesia?

Dan jawaban saya akan pertanyaan tersebut adalah, "Ya, karena kita orang Indonesia lahir dan besar di Indonesia. Jadi wajib bagi kita untuk belajar bahasa Indonesia, mau atau tidak.” Bahasa Indonesia adalah salah satu simbol telah merdekanya negara kita Indonesia.

Selama ini kita mengaku sebagai orang Indonesia, tetapi kita tidak pernah bangga menggunakan Bahasa Indonesia itu sendiri. Kita bahkan menyepelekannya. Sering kali pelajaran Bahasa Indonesia disepelekan, dianggap gampang, bahkan kita sering kali berkata, “Bahasa Indonesia kan mudah, apa yang mau dipelajari? Kita kan sudah memakai bahasa Indonesia sejak lahir.”

Tetapi, jika kita pikir-pikir, belajar Bahasa Indonesia tak semudah yang kita bayangkan sebelumnya, meskipun bahasa tersebut telah mengakar dalam kepala kita masing-masing. Karena dalam Bahasa Indonesia masih terdapat banyak beberapa tata bahasa yang perlu untuk diindahkan.

Saat ini, di saat modernisasi sudah semakin melesat seperti Roket buatan NASA, penggunaan dari Bahasa Indonesia sudah semakin pudar. Orang-orang, khususnya generasi milenial, lebih bangga menggunakan bahasa asing seperti Bahasa Inggris daripada bahasa kelahirannya sendiri, Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia seperti terancam mati di kandang sendiri.

Bahasa Indonesia dianggap kaku dan aneh. Bahasa Indonesia terasa aneh, itu karena kita sendiri tidak terbiasa mengucapkan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Jika itu terus-menerus terjadi, bahasa Indonesia lama-lama akan terasa aneh dan hambar diucapkan di lidah kita sendiri.

Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu negara kita. Tidak setiap warga negara Indonesia mengerti semua bahasa daerah, maka dari itu bahasa Indonesia ada sebagai alat pemersatu kita.

Di luar negeri sana banyak sekolah-sekolah yang memasukkan bahasa Indonesia di dalam kurikulum mereka. Orang asing di negara lain berlomba-lomba memasukkan bahasa Indonesia sebagai salah satu mata pelajaran yang harus diajarkan kepada murid-murid mereka untuk memperkaya pengetahuan bahasa mereka. Mereka telah memperhitungkan bahasa Indonesia sebagai bahasa dunia. Lantas mengapa kita semakin jarang menggunakannya?

Sesungguhnya tuntutan untuk mampu berbahasa Indonesia yang baik dan benar saat ini adalah berdasarkan dua alasan. Pertama, bahasa Indonesia mampu mengatasi berbagai kesulitan, terutama dalam bersosialisasi.

Dengan modal bahasa Indonesia, maka seseorang akan dapat membawa dirinya pada sebuah pergaulan sosial yang berkelas, karena perkembangan pengetahuan sejalan dengan kemampuan berbahasa, yang mampu menguasai makna dan struktur bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dengan memiliki kekayaan ilmu pengetahuan, maka pribadinya akan sesuai dengan modal keilmuannya pula, hingga mudah menjalani kehidupan sosialnya.

Kedua, peran bahasa Indonesia sangat penting seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan pengetahuan teknologi informasi dan komunikasi, karena peran untuk pemikiran secara tertulis butuh pada bahasa yang mudah tersalurkan dan diterima bagi pembaca.

Dengan kedua alasan tersebut, maka sudah cukuplah menjadi bukti bahwa pengaruh bahasa Indonesia sangat penting bagi pertumbuhan ilmu-ilmu pengetahuan lain. Bahasa Indonesia adalah tiang dari ilmu-ilmu lainnya.

Bahasa asing memang sangat penting untuk kita kuasai agar kita mampu bersaing dan berperan dalam kehidupan global. Namun, bahasa Indonesia jauh lebih penting untuk diutamakan karena merupakan jati diri dan citra bangsa yang selama ini telah mampu membangun ke-Indonesia-an kita.

Bahasa Indonesia telah mampu menjadi bahasa ajaib yang mampu menyatukan rakyatnya yang penuh dengan keanekaragaman. Ia telah mampu mempersatukan berbagai suku bangsa dengan beragam budaya, bahasa, dan adat-istiadatnya ke dalam satu kesatuan bangsa Indonesia.

Ada dua dampak yang timbul dari masalah ini. Dampak positif, yaitu kita dapat mengikuti perkembangan di dunia. Karena bahasa Inggris adalah bahasa internasional, maka kita dapat lebih mudah mengikuti perkembangan di dunia dengan dapat menggunakan bahasa Inggris. Perkembangan bahasa Indonesia yang akan mengikuti saluran perdagangan internasional menjadi lancar.

Sedangkan dampak negatifnya, yaitu bahasa Inggris menggeser bahasa Indonesia jika orang-orang lebih mengutamakan bahasa Inggris. Saat ini masyarakat lebih banyak menggunakan bahasa Inggris, terlebih lagi para pelajar lebih banyak ikut kursus bahasa Inggris daripada bahasa Indonesia. Maka dengan demikian bahasa Indonesia lama-kelamaan akan tergeser oleh bahasa Inggris.

Solusi agar sikap-sikap nasionalisme berbahasa Indonesia tidak berkurang adalah saat masyarakat lebih banyak menggunakan bahasa Inggris, maka secara langsung ataupun tidak langsung sikap nasionalisme terhadap bahasa Indonesia/bahasa daerah sedikit demi sedikit akan berkurang.

Solusinya adalah adanya tambahan pelajaran untuk pelajaran bahasa Indonesia di sekolah-sekolah akan membuat para siswa lebih dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Selain itu, siswa juga lebih dapat menguasai bahasa Indonesia.

Pelajaran bahasa daerah dihidupkan kembali. Pada saat ini, di sekolah-sekolah sudah jarang sekali kita temui pelajaran bahasa daerah, atau mungkin juga sudah tidak ada pelajaran bahasa daerah. Tak ayal jika para generasi muda menjadi malu untuk mengucapkan bahasa daerahnya sendiri, karena takut dianggap norak dan kampungan.

Bahasa daerah sekarang hanya dipergunakan di sekolah dasar. Itu pun tidak semua sekolah dasar ada mata pelajaran bahasa daerah. Sehingga bahasa daerah sudah banyak digunakan. Lebih mengutamakan bahasa Indonesia daripada bahasa Inggris, masyarakat lebih mengutamakan bahasa Indonesia, lebih dapat menguasai bahasa pemersatu bangsa Indonesia, sebelum kita belajar bahasa asing, bahasa Inggris.

Bahasa Indonesia harus tetap menjadi yang nomor satu. Bangsa Indonesia harus lebih mencintai dan menghargai bahasa Indonesia. Walaupun belajar bahasa asing, namun nilai-nilai budaya bahasa Indonesia/bahasa daerah tidak boleh di lupakan. Bahasa Indonesia memiliki pengaruh besar untuk kemajuan ilmu pengetahuan.

Bahasalah yang telah mampu melahirkan berbagai ilmu pengetahuan hingga dapat mempengaruhi pertumbuhan ilmu pengetahuan. Bahasalah yang telah menjadi pemersatu bangsa yang tidak boleh dilupakan dalam sejarahnya. Mari kita lestarikan bahasa Indonesia, jangan sampai kandas di tengah jalan. Ia tak boleh mati di kandangnya sendiri.