Peranan ASI Eksklusif sebagai nutrisi utama semakin tergeser dengan adanya fenomena pemberian ASI formula dan makanan pendamping ASI pada bayi neonatus atau usia bayi yang baru  lahir sampai usia empat minggu yang akhir-akhir ini sangat marak terjadi. 

Dalam hal ini, kurangnya pengetahuan dan pemberian asuhan kebidanan pasca persalinan pada si ibu tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif. Pada hakikatnya, di usia tersebut bayi masih harus menerima ASI Eksklusif. Pentingnya ASI Eksklusif bagi buah hati sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan si bayi. 

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Brikbeck pada penelitiannya tahun 2008, di dapatkan anak dengan usia 7 tahun yang mendapatkan ASI selama sedikitnya 12 minggu dengan anak yang mendapat ASI formula sejak lahir di dapatkan bahwa terjadi perbedaan antara pertumbuhan tinggi badan. 

Dari penelitian tersebut di simpulkan bahwa pertumbuhan tinggi badan dari anak yang menerima ASI sejak kecil lebih cepat dari pada anak yang mengonsumsi susu formula. Oleh karena itu, sangat penting pemberian ASI pada neonatus. Dengan pemberian asi tersebut juga merupakan langkah untuk mencegah terjadinya stunting pada buah hati.

Pemberian ASI Eksklusif sendiri adalah pemberian ASI pada si bayi yang baru saja lahir hingga usia 6 bulan tanpa adanya cairan atau makanan tambahan dalam pemberian asi. Dalam pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan sudah dapat memenuhi 100% kebutuhan bayi, sedangkan pada pemberian lebih dari 6-12 bulan dapat memenuhi sekitar 60-70 % kebutuhan bayi. 

Dan untuk pemberian ASI di atas 12 bulan hanya dapat memenuhi kebutuhan bayi sekitar 30%, karena pada usia ini ASI bukan lagi menjadi makanan utama, melainkan sudah beralih kepada makanan padat.  

Pemberian  ASI Eksklusif ini memiliki kandungan dan manfaat yang sangat banyak bagi si bayi, seperti adanya factor bifidus yang mendukung perkembangan bakteri-bakteri baik yang membantu melawan bakteri yang merugikan dalam usus, laktoferin  yang berperan sebagai pengikat zat besi dalam ASI sehingga zat besi tersebut tidak dapat digunakan oleh pathogen untuk pertumbuhannya.

Selain bermanfaat bagi si bayi, pemberian ASI juga memberi dampak pada si ibu, seperti berdampak pada emosional yang sangat besar. Dampak emosional yang dapat dirasakan, yaitu mempererat hubungan batin antara ibu dan anak serta membantu perkembangan jiwa anak untuk menerima kasih sayang dari seorang ibu. 

Terlebih di saat si bayi menerima ASI dari si ibu, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menjarangkan kehamilan yang biasanya juga digunakan dalam program KB alami. Dalam salah satu penelitian disimpulkan bahwa dalam pemberian ASI dapat menurunkan penyakit kardiovaskular dan beberapa penyakit lain pada usia dewasa muda.

Dari begitu banyak manfaat pemberian ASI baik untuk si bayi maupun si ibu, terkadang masih ada saja para orang tua yang mengabaikan hal baik tersebut dan mereka tetap memberi ASI formula berdampingan dengan makanan pendamping ASI dengan usia bayi masih di bawah 6 bulan. 

Tanpa disadari saat bayi sudah mulai mengenal makan selain ASI di usia tersebut, dapat menyebabkan si bayi enggan untuk menerima ASI karena lidah mereka lebih memilih ASI Formula atau makanan pendamping ASI. Dan hal yang perlu kita ketahui bahwa kandungan yang terkandung di dalamnya tidak sekompleks ASI Eksklusif yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan dari si bayi.

Pemberian ASI Formula dan pendamping ASI hanya akan membuat si bayi terasa kenyang dengan kurang terpenuhinya asupan gizi yang seharusnya sepenuhnya terpenuhi untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhannya.

Untuk mencegah dampak buruk tersebut, pemberian ASI eksklusif kepada bayi di usia 0-2 tahun dapat menurunkan risiko anak atau bayi terkena infeksi. Infeksi tersebut yang akan menjadi awal terjadinya stunting. Selain hal tersebut dianjurkan sesering mungkin untuk berkonsultasi kepada tenaga kesehatan, seperti bidan. 

Dengan sering melakukan konsultasi kita akan mendapat arahan dan bimbingan bagaimana dan apa saja yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan pertumbuhan bayi melalui pemberian ASI Eksklusif. Manfaat yang dapat diambil dari uraian di atas sangat banyak, di antaranya pentingnya ASI Eksklusif dalam pertumbuhan bayi. 

Jika kita mengabaikan hal tersebut maka akan berdampak pada perkembangan si bayi seperti pertumbuhan yang melambat, kurangnya asupan gizi, fungsi perkembangan kognitif akan melambat bahkan rendah, serta hal-hal yang merugikan si bayi, dan bahkan akan mengakibatkan anak mengalami stunting.

Kesimpulan yang dapat diambil dari uraian di atas adalah pertumbuhan, perkembangan, asupan gizi , serta perkembangan kognitif dapat dipengaruhi oleh pemberian Air Susu. Pemberian ASI Eksklusif dengan pemberian ASI formula dan akan memberikan efek atau dampak yang berbeda pada si bayi.

Diharapkan, pembaca dapat memahami peranan serta mengetahui pentingnya ASI Eksklusif bagi bayi dan pemberian ASI Eksklusif juga akan memberikan dampak kepada si ibu. Diharapkan juga untuk tenaga kesehatan terkhusus bidan pada bidang ibu dan anak sesering mungkin memberikan asuhan kebidanan kepada klien pasca persalinan pada saat konsultasi.