Ada banyak tantangan yang sedang dihadapi Indonesia saat ini dalam bidang kegiatan ekonomi. Terutama sektor perdagangan yang sempat terpuruk karena Covid-19. Akan tetapi masyarakat tidak menyerah dan putus asa. Meski protokol di beberapa tempat masih diberlakukan akan tetapi sektor jual beli tetap berjalan. 


Di berbagai belahan dunia, seperti Negara Inggris pada dasarnya sudah tak memberlakukan lagi segala protokol kesehatan dan juga penggunaan masker. Mulai sejak 27 Januari 2022, pemerintah Inggris tidak lagi memberlakukan protokol kesehatan dan Work From Home (WFH). Boris Johnson dan pemerintah Inggris mengumumkan berakhirnya pembatasan COVID-19, termasuk mandat masker, bekerja dari rumah dan paspor vaksin [1]. Hal ini sebab informasi tentang Covid-19 bahwa: dinyatakan sudah tidak ada.


Dan dipastikan aman untuk masyarakat dan penduduk di Inggris untuk beraktivitas sebagaimana biasa seperti kembali ke perkantoran. Oleh karena itu juga bandara-bandara Internasional mulai dibuka sejak Desember. Selain itu, pada Februari ini, pemerintah Inggris juga tidak memberlakukan tes Covid-19 di bandara mereka. 


Kegiatan dalam bentuk Artisan Market juga tetap berjalan. Ubud Artisan Market tahun 2022 yang diprakarsai Yayasan Mudra Swari Saraswati, sebuah yayasan nirlaba independen di Bali telah dimulai sejak kemarin tanggal 5 Februari 2022 dan akan diselenggarakan hingga hari ini, 6 Februari 2022.


Artisan Market ini memungkinkan untuk khalayak umum untuk dapat mengikuti workshop yang disediakan. Selain bisa berbelanja kebutuhan fashion seperti pakaian, silver dan berbagai perhiasan lainnya. 

Deretan stan yang bisa Anda kunjungi dan tersedia dalam Artisan Market ini bermacam-macam. Para pengunjung yang ada di Ubud juga dapat langsung datang untuk berbelanja makanan, minuman, serta aneka kerajinan tangan yang unik.

Dalam kesempatan kali ini, saya bertemu dengan salah satu pelukis. Beliau mengisi Workshop dalam acara Painting Batuan di stan Artisan Market. Beliau menjelaskan bahwa Painting Batuan adalah salah satu style asli dar Bali dan Cliche asli dari Ubud. Gaya lukis ini juga yang dimiliki oleh Pelukis Nyoman Lempard. Begitu tutur beliau. 

Pengunjung yang berasal dari Amerika dan telah menetap di Bali selama 20 tahun, mengapresiasi hasil karya anak-anak yang mengikuti Workshop ini. Ada banyak sekali hasil karya anak-anak yang juga dipajang di acara ini. Usia mereka bisa dikatakan sangat belia. 

Ketika penulis melihat karya-karya anak-anak usia 10 sampai dengan 15 tahun ini. Sebenarnya agak mengagetkan. Sangat berbakat dan pilihan-pilihan warna yang mereka gunakan sangat terang. Di usia yang sama penulis juga belajar menggunakan crayon di atas kertas 300 gsm dan menghasilkan lukisan di atas kertas A3. 

Dengan objek buah-buahan di atas nampan juga di atas meja kayu. Untuk pertama kali ketika penulis belajar bentuk. Juga bayang-bayang. Sebelum akhirnya mengikuti pameran di jenjang sekolah dan jenjang sanggar berikutnya setelah melalui seleksi yang ketat. 

Hasil karya anak-anak dengan berbagai objek iajinasi seperti ikan dengan banyak sisik yang tidak berenang tetapi terbang di atas awan juga berbagai objek lukisan seperti babi dengan banyak polkadot atau lingkaran abu-abu di tubuhnya. Menghasilkan karya yang sangat indah. 

Sangat enak dipandang. Dan hasilnya sangat bagus untuk dipajang di dalam rumah. Sanggar lukis juga tersedia bagi yang berminat mengikuti pelatihannya. Instagram bisa diikuti di IG @Madegriyawan. Salah satu karya putra beliau juga dipamerkan di sini. Karya yang dibuat pada tahun 2010. 

Artisan Market selalu mengundang perhatian masyarakat. Baik turis domestik dari Jakarta maupun mancanegara seperti Spanyol dan Italia. Peningkatan, wisatawan asing sebenarnya juga terdengar di berbagai kanal berita. Mulai terdengar bahwa Bandara Ngurah Rai juga kedatangan turis asing dari Jepang di awal Februari. Setelah Garuda membuka penerbangan perdana dari Jepang. Rutenya adalah dari rute Narita-Denpasar. 

Untuk bangkitnya kembali ekonomi, banyak yang dapat kita lihat dari usaha pemerintah sekitar. Misalnya revitalisasi pasar tradisional Ubud yang menganggarkan dana satu miliar. Untuk sementara itu, kegiatan jual beli juga dipindahkan ke sepanjang jalan Raya Suweta. 

Banyak turis mancanegara juga yang berbelanja di pasar tradisional ini. Mereka kebanyakan dari Australia dan Eropa. Kegiatan jual beli juga dibuka kembali sejak Oktober tahun lalu. Akan tetapi keseriusan pemerintah juga semakin terlihat sejak tahun baru 2022. 

Booming NFT Ghazali terjadi dimana-mana. Ia pria berusia 22 tahun. Dan cerita tentang foto selfienya heboh dan menjadi tranding dimana-mana. Ia meraup 1,5 miliar setelah merilis NFT di Open Sea. Aneka inovasi yang juga dilakukan oleh pengikut trendnya di NFT juga meniru konsep serupa. Seperti menjual foto kurang layak posting di media sosial pada umumnya dan tak cukup berharga. 

Trending ini mengalahkan trend perubahan Facebook ke Meta atau Metaverse. Akan tetapi juga masih bagian dari lifestyle yang ada saat ini sebagai bagian dari perbincangan sehari-hari. Metaverse, yang dirilis oleh pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, memiliki arti sebagai sebuah dunia visual di mana avatar pengguna saling bertemu di dunia tiga dimensi. Istilah Metaverse ini ditulis oleh Neal Stephenson di Novel Crash pada 1992 (2). 



Referensi

1)   Tempo Dunia. 2022. "Mulai Februari ke Inggris tak Perlu Lagi Tes COVID-19". Dalam 

2)  Kontan. Lifestyle. 2022. "Mengenal Apa Itu Metaverse". Dalam