Apa itu persahabatan? Persahabatan dalam bahasa Inggris disebut friendship. Persahabatan mungkin menurut orang kebanyakan adalah hubungan kita dengan teman. Kalau ditanya lagi, apa itu teman, mungkin kita akan menjawab: Teman adalah seorang yang kita sukai, atau seorang yang biasa  bermain bersama kita. Tapi menurut saya, arti persahabatan di waktu sekarang sepertinya sudah memudar.

Persahabatan menurut saya adalah: When you put trust on someone as your friend, and not doubt. Berarti ketika kita meletakan kepercayaan pada seorang untuk menjadi temanmu dan bukan keraguan. Maksudnya, dengan berteman, kita pasti percaya pada mereka bahwa kita adalah teman mereka. Dalam kata lain, saat kita berkata, “Kita temenan yuk!” berarti sepakat untuk menjalankan hubungan damai dan bersatu. Hubungan damai dan bersatu ini diperkuat dengan adanya kepercayaan untuk tetap damai dan bersatu.

Tapi di kehidupan nyata, tampaknya arti persahabatan sudah memudar. Banyak sekali orang yang mulai meragukan hubungan persahabatan. Keraguan itu muncul biasanya kalau kita sudah berbuat buruk padanya. Menurut saya, dalam persahabatan kita tidak boleh berperilaku buruk meskipun hanya bercanda. Karena kita telah sepakat untuk menjalankan hubungan. Kepercayaan membuat teman untukmu sedangkan keraguan adalah yang memisahkan kalian.

Kalau kita sudah meragukan teman kita, hati-hatilah, persahabatan kalian sedang diserang. Ingatlah bahwa ada juga beberapa unsur dan prinsip dalam persahabatan. Persahabatan bukan tentang bentuk tubuh melainkan kepribadiaan. Kepribadiaan kita harus yang baik dan berbeda dengan orang lain, agar dapat saling menyatu dan menjadi kuat.

Tidak peduli orang sejelek apapun, ia tetap berhak mendapat teman. Persahabatan juga adalah segalanya, dimana kalian dapat hidup bersama dan mencintai satu sama lain. Persahabatan juga adalah solusi masalah hidup, karena manusia tidak dapat hidup sendiri.

Persahabatan meskipun dapat memudar karena keraguan, dapat diperbaiki dengan pengampunan. Persahabatan memaafkan segala kesalahan karena setiap orang berhak mendapatkan pengampunan. Menurut saya, dalam persahabatan seseorang tidak hanya harus membuat teman sebatas kemampuannya, melainkan ia harus berteman dengan siapa pun. Setiap orang ada pertama untuk menjadi teman.

Meskipun beberapa orang berpikir musuh itu berasal dari teman, TAPI menurut saya musuh kita sebenarnya adalah diri kita sendiri. Kenegatifan diri kitalah yang membuat orang lain menjadi musuh, bukan karena orang lain. Seandainya kita berpikir, “Dia melakukannya! Dia musuhku!” Ingatlah bahwa sebenarnya musuhmu adalah diri sendiri. Kenegatifan dirimu-lah yang membuat orang lain menjadi musuh.

Alangkah baiknya jika kamu belajar mengendalikan diri dan ampunilah serta berdamailah dengannya. Sebab sekali lagi, setiap orang ada untuk menjadi teman. Mereka yang merupakan ‘musuh’ sebenarnya karena kenegatifan diri mereka-lah yang membuat mereka berbuat demikian. Dari pengampunan, mereka dapat belajar sesuatu, meskipun tidak dihargai pelajarannya.

Marilah kita menguatkan makna persahabatan kita. Janganlah kita biarkan ada seorang yang sendiri. Berilah ia teman, sebab ia berhak mendapat teman. Ingatlah bahwa orang yang tidak mempunyai teman sebenarnya adalah orang yang memiliki keinginan paling kuat untuk menjadi teman dibandingkan orang yang sudah mempunyai teman. Marilah kita kuatkan kepercayaan kita dalam hubungan persahabatan. Karena persahabatan adalah kesepakatan untuk berdamai dan bersatu.