Arsiparis
6 bulan lalu · 72 view · 2 menit baca · Gaya Hidup 66307_66850.jpg

Aparatur Sipil Negara

Dibenci dan Dicari

Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau yang sekarang dikenal dengan sebutan Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah profesi yang unik. Kenapa bagi saya unik? Karena profesi ini paling banyak dibully dan dibenci oleh banyak orang. Mereka menganggap ASN adalah sekumpulan pekerja pekerja yang malas dan tak produktif sebagai pelayan publik.

Seringkali kinerja mereka lamban saat dibutuhkan oleh masyarakat yang kebetulan ada keperluan dengan  instansi instansi pemerintah.  Bahkan yang tidak mengenakkan untuk didengar, Mereka  seringkali terlibat kasus kasus korupsi menurut anggapan sebagian masyarakat. Mark up dana negara adalah sebuah kebiasaan yang menjadi kelaziman  dilakukan oleh aparat sipil negara tersebut.

Tahun ini beberapa Kementerian dan pemerintah daerah membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).  Luarbiasa! Sebagaimana yang diberitakan oleh media massa. Peminatnya membludak bahkan dikhawatirkan computer  yang  dipakai untuk ujian tidak mampu melayaninya.


Inilah anehnya PNS yang saya maksudkan, di lain pihak dibenci sekaligus juga dicari. Mungkin kondisi ini disebabkan karena mudahnya cara melamar pekerjaan untuk menjadi  PNS tersebut  yaitu hanya dengan tes  biasa tanpa harus melihat ketrampilan yang dimiliki sehingga semua berbondong bondong untuk memasukinya.

DayaTarik ASN

ASN  masih begitu menggiurkanbagisebagianmasyarakat. Dengan gaji di atas UMR dan dapat berbagai tunjangan, masyarakat seakan terbius dengan fasilitas yang dimiliki oleh PNS. Terlebih lagi, di masa tua, mereka masih dapat uang jaminan pensiun. Dan kondisi itulah yang mungkin menyebabkan begitu menggiurkannya profesi  ASN bagi sebagian masyarakat .

Para pelamar itu kadang bukanlah sarjana sarjana yang baru lulus, dari pengalaman penulis, banyak juga yang sudah bekerja rela antri untuk menjadi ASN. Bahkan tak jarang mereka itu ada yang sudah mendapat posisi mapan di tempat kerjanya namun masih rela untuk berjejalan mendaftar jadi  CPNS.

Sebenarnya bila mereka memahami, gaji ASN itu hanya cukup untuk hidup. Bayangkan gaji kotor seorang ASN golongan IIIa dengan tiga anak sebesar Rp3.500.000,00. Anda bisa hitung sendiri dengan uang sebesar itu bisakah seseorang memenuhi  GAYA HIDUPNYA?

Jujur saja apabila seorang ASN itu jujur dalam bekerja sulit tentunya untuk kaya apalagi hidup berfoya foya. Namun, apa yang terjadi kadang banyak para ASN itu yang hidupnya penuh foya foya dan suka pesta khususnya mereka mereka yang  berada di lahan “Basah”. Padahal di manapun tempat, kita tak bisa bermain dengan keuangan negara apalagi di era seperti sekarang ini yang serba terbuka dan akuntabel.

Itulah kondisi di negeri ini meski banyak masyarakat yang membenci ASN  dengan tuduhan penyelewengan jabatan dan sebagainya namun ketika ada pembukaan ASN di sebuah intansi pemerintah peminatnya selalu membludak.

Semoga para pendaftar CPNS yang baru itu mempunyai motivasi baru sebagai aparatur sipil negara yaitu memang ingin bekerja tulus untuk mengabdi pada negaranya. Dan saya berharap demikian! Bagaimana dengan Anda?


Artikel Terkait