Kembali ke masa lalu merupakan hal yang tidak mungkin bagi kita, seorang manusia biasa. Tapi lain halnya dengan Takemichi, seorang tokoh utama dalam serial manga dan anime Tokyo Revengers yang mempunyai kekuatan sangat dahsyat yaitu bisa kembali ke masa lalu dalam jarak perjalanan 12 Tahun.

Tokyo Revengers merupakan seri manga shonen Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Ken Wakui. Manga ini rilis pada tahun 2017 hingga sekarang, pada tahun 2021 akhirnya rilis animenya yang berjudul sama seperti manganya.

Takemichi merupakan seorang pria pengangguran yang berusia 26 tahun. Dia baru mengetahui bahwa gadis yang dulu menjadi pacarnya yang bernama Hina telah meninggal akibat ulah geng berandalan. Kemudian, setelah hampir mati tertabrak kereta, dia menyadari bahwa dirinya telah kembali ke masa lalu saat ia duduk di bangku SMP.

Mempunyai misi untuk menghidupkan kembali kekasihnya saat SMP dan teman temannya yang telah meninggal adalah sebuah perjuangan Takemichi bersama dengan Naoto. Berjabat tangan dengan Naoto merupakan penyulut bagi Tekemichi untuk bisa kembali ke masa lalu.

Merupakan orang yang tidak bisa apa-apa sangat menyulitkan Takemichi dalam bertarung pada masa lalulnya, yang hanya ia punya adalah tekad dan kerja keras untuk menggapai semua cita-citanya. Mengubah masa lalu adalah kekuatan Takemichi sang tokoh utama.

Masa lalu itu adalah sebuah kenangan yang tidak mungkin bisa kembali lagi di masa depan, momentnya hanya terjadi sekali seumur hidup, terkadang setiap momen ingin kita rasakan kembali, kangen namanya.

Setiap Kenangan mempunyai masanya tersendiri, dan terkadang hal itu membuat setiap orang delima terhadap moment dan kenangannya. jika kita berbicara kembali ke masa lalu, anime Tokyo Revengers sangat cocok dengan perbincangan kita ini.

Bagaimana jika aku bisa kembali ke masa lalu?

Misi pertama jika aku bisa kembali ke masa lalu adalah ingin memanfaatkan waktu kecilku dengan baik. Kebanyakan anak-anak zaman sekarang tidak bisa merasakan masa kecilnya dengan baik, kenapa? Karena semuanya terbatasi oleh gadget, kasihan sekali mereka tidak bisa merasakan bermain kelereng di tanah kuning dan menerbangkan layang-layang saat sore hari.

Misi keduaku adalah melakukan pendidikan di pondok pesantren, jujur saja dewasa ini aku iri dengan sebagian temanku yang dulunya mondok, mereka sangat berwawasan luas apalagi soal agama. Diriku pernah diminta oleh orang tua untuk melakukan pendidikan di pondok pesantren, tapi aku menolaknya dan akhirnya menyesalinya. Mayoritas temanku sekarang adalah lulusan pondok pesantren, dan aku menjadi minoritas ketika semua membahas kitab kuning.

Misi ketigaku adalah mentaati semua perintah orang tua, aku adalah anak yang membangkang, suka sekali tidak mengikuti perintah orang tua, apalagi jika waktunya air galon dan tabung gas habis, aku menjadi pura-pura tidak bisa melihat dan tidak mendengar karena terlalu malasnya, aduh berdosa sekali diri ini.

Misi keempatku mungkin hampir sama dengan Takemichi yaitu memperbaiki masa lalu dengan kekasih lamaku, cinta pertama memang sungguh asik. Sama seperti Takemichi, cinta pertamaku saat aku duduk di bangku SMP, parasnya cantik seperti Hina pacarnya Takemichi dan sayangnya aku tidak berjodoh dengannya, mungkin jika aku bisa kembali ke masa lalu, aku ingin memperbaikinya.

Apakah semua masa lalu itu baik?

Banyak sekali kejadian masa lalu yang kita rindukan, mulai dari masa kecil, masa bersekolah, persoalan tentang cinta, hingga melawan orang tua. Banyak kejadian yang seharusnya kita jadikan pelajaran untuk masa depan dan tentu saja menuju ke yang lebih baik lagi.

Jika kita berbicara tentang baik dan buruk, itu adalah pelengkap kehidupan yang pasti semua manusia merasakannya dan mengalaminya. Tetapi jika semua masa lalu yang buruk dan kita paksakan menjadi masa depan yang baik hal itu tentu saja dapat terjadi, tergantung individunya masing-masing.

Dahulu jahat dan di kemudian hari baik adalah hal yang sangat mungkin terjadi, jika misinya Takemichi adalah ingin mengubah masa lalu demi masa depan yang lebih baik, semua tentu saja dapat dilakukan Takemichi selagi dia ingin berusaha keras.

Masa lalu yang baik, masa depan yang baik pula, ini sudah menjadi rumus umum bagi semua pemikir masa depan. Bayangkan saja hampir semua orang tua menyuruh anaknya untuk sekolah dengan dalih biar jadi anak yang suskes saat besar nanti, secara tidak langsung hal ini mengungkapkan bahwa masa lalu yang baik, akan mencapai masa depan yang baik pula.

Pembelajaran yang dapat kita ambil dari Takemichi yang dapat kembali ke masa lalu adalah terus berkerja keras dan pantang menyerah, walaupun pada dunia nyata kita tidak dapat kembali ke masa lalu, tapi kita bisa memperbaiki masa depan dengan cara berkerja keras dan melakukan yang terbaik bagi diri kita dan orang lain.

*

Tidak ada orang di dunia ini yang dapat kembali ke masa lalu, tetapi semua orang dapat mengubah masa depan.