Penulis
3 tahun lalu · 328 view · 2 menit baca · Pendidikan 1459592824341.png
Pendidikan pesisir

Antara Dalamnya Lautan dan Tebalnya Buku

Potret Pendidikan di Pesisir

Pendidikan merupakan hal penting yang dapat menunjang kehidupan seseorang. Melalui pendidikan nasib suatu daerah dapat berubah dan berkembang. Di Indonesia sendiri hak untuk mendapatkan pendidikan dengan baik belum dapat dirasakan semua daerah, salah satunya daerah pesisir. Padahal tiap-tiap penduduk memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pendidikan yang layak di negeri ini. Namun sayangnya keadaan di daerah pesisir berkata lain.

90% penduduk di daerah pesisir menggantungkan hidupnya di lautan. 70% pemuda di daerah pesisir lebih memilih untuk pergi ke laut dibandingkan untuk pergi ke sekolah. Bahkan tak sedikit anak-anak dibawah umur sudah sangat dekat dengan lautan bebas untuk membantu orang tuanya.

Kebanyakan daerah pesisir di Indonesia belum memiliki fasilitas yang baik untuk pendidikan, bahkan masih banyak yang belum memiliki jenjang pendidikan yang lengkap dari sekolah usia dini hingga sekolah tinggi. Hal ini menyebabkan cita-cita anak-anak di pesisir akan pendidikan sangat kurang. Mereka lebih memilih membantu orang tua melaut dibandingkan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Selain itu juga, fasilitas yang ada di sekolah pesisir belum memadai dan menunjang keberlangsungan proses belajar mengajar. Jangankan untuk belajar dengan fasilitas penunjang pendidikan, fasilitas yang seharusnya ada pun sangat kurang untuk kelancaran belajar mengajar.

Contohnya, lokal kelas yang kurang, bangunan yang tidak memadai, sekat antar kelas yang masih banyak menggunakan papan atau bahkan tidak ada, meja dan kursi yang rusak, atap bangunan yang rusak bahkan membahayakan bagi peserta didik, lantai yang masih belum mengenal kata ubin, dan papan tulis yang rusak.

Pengajar yang berada di daerah pesisir sebetulnya memiliki semangat dan keikhlasan yang besar untuk mengajar, akan tetapi hal tersebut tidak ditunjang dengan pengetahuan dan kemampuan lebih untuk mengajar, terutama pengetahuan dan kemampuan menguasai kelas dan membuat kelas menjadi menyenangkan. Sehingga tidak membuat peserta didik "ketagihan" untuk pergi ke sekolah.

Ditambah lagi, pendidikan yang ada di daerah pesisir masih belum menunjang mereka untuk mengembangkan daerahnya. Pendidikan yang ada di sekolah masih sebatas formalitas saja, masih berbicara tentang ilmu-ilmu yang sebetulnya tidak terlalu dibutuhkan oleh mereka. Dan juga ilmu yang ada tidak membantu mereka mengembangkan potensi-potensi yang ada di daerahnya.

Hal-hal tersebut yang menyebabkan tingkat pendidikan di daerah pesisir masih terbilang rendah. Anak-anak sampai dewasa, semuanya lebih memilih untuk melaut dibandingkan untuk ke sekolah. Padahal dengan ilmu, nelayan tak hanya sekedar mencari ikan, tak hanya sekedar melaut lalu kemudian hasilnya dijual ke tengkulak, tak hanya menggantungkan hidupnya di lautan tanpa berbuat "lebih" untuk kesejahteraan hidupnya.

Hal ini seharusnya menjadi perhatian semua lini, dari pemerintah hingga masyarakat. Pendidikan seharusnya menjadi alat untuk menunjang kehidupan yang lebih tinggu, menjadi bumbu penyedap rasa, menjadi bahan bakar untuk menjalani kehidupan.

Artikel Terkait