Sudahkah kita bersyukur atas rezeki yang telah Allah berikan hari ini? Dan sudahkah kita menyisihkan sebagian rezeki kita untuk bersedekah dan beramal? Untuk membantu mereka disekitar kita yang lebih membutuhkan atau menyisihkannya untuk meringankan beban hidup mereka?

Begitu banya diantara kita yang memilih untuk menahan hartanya dan mengatakan bahwa dirinya baru akan bersedekah ketika rezeki melimpah. Padahal, sebenar rezeki berlimpah itu akan berdatangan sesuai sejauh mana kita bersedekah. 

Artinya, semakin banyak bersedekah, semakin berlimpah pula rezeki yang allah berikan.  Karena dengan perbanyak bersedekahlah yang justru mendatangkan rezeki kepada kita dan dengan bersedekahpun sebagai tanda kita bersyukur atas rezeki yang telah allah berikan kepada kita.

Islam senantiasa memperluas cakupan infak dan sedekah, dan tidak hanya sebatas bagi orang yang kaya saja. Hal ini sebagai bentuk pendidikan bagi umat agar senantiasa yakin akan janji-janji Allah, berpartisipasi dalam kebaikan, bergantung kepada kehidupan akhirat, zuhud di dunia dan tidak tergiur dengan kelezatannya. Juga, sebagai sarana untuk menyebarkan kasih sayang, berbagi kebahagiaan dan mempererat tali persaudaraan sesama kaum muslimin.

“Permisalan (nafkah yang dikeluarkan) orang-orang yang menafkahkan harta di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Sedekah bagaikan bunga yang selalu disirami hingga ia tumbuh dengan mekar dan subur, begitupun manfaatnya yang dapat membawa keharmonisan dan rezeki yang terus mengalir. Dengan bersedekahlah menandakan kita sebagai seorang muslim/muslimah.

Setiap kita (manusia) sudah dijamin rezekinya oleh Allah, rejeki yang sesungguhnya itu sangatlah luas artinya. Buka dipandang dari segi uang semata, namun dari segi kesehatan, ketentraman hati, ketentraman jilwa, istri, serta keturunan yang baik.

Ada yang hidupnya kaya akan harta, namun tidak tentram jiwanya bahkan dari segi kesehatan sudah dicabut oleh allah dari dirinya. Ada yang selalu mengeluh terhadap keadaan ekonomi kesehariannya, karena sudah membanting tulang kesana-kemari mencari rezeki tetapi belum juga merubah nasibnya. Sebagai hamba Allah yang beriman, anggap saja semua itu adalah cobaan serta rintangan agar menjadikan diri kita lebih bersabar dan terus berusaha.

sikap memberi atau bersedekah mempunyai kelebihan dalam urusan mencari uang. Bahkan dapat membuka pintu rezeki lebih luas kepada kita yang mau melakukannya. Amalan bersedekah penyubur kebaikan serta melipat gandakan rezeki seseorang hamba-Nya.

Salah satu kisah nyata tentang bersedekah itu tidak harus menunggu kaya,  ibu anisa (50), seorang pemulung di kota Baubau yang menyisihikan sedikit rejekinya untuk bersedekah di kotak amal masjid, walaupun yang ia sedekahkan tidak seberapa, namun ia telah menunjukan jati dirinya sebagai seorang muslimah sejati.

Inilah muslim sebenarnya,sebagai pemulung yang belum tentu bisa makan setiap harinya saja ia bisa bersedekah, bagaimana dengan kita yag hidup serba berkecukupan, yang selalu menghamburkan uang untuk kepuasan semata. Lantas, masih banggakah menyebut diri kita sebagai seorang muslim, sedangkan kita tidak pernah bersedekah.

Selama kita ikhlas dan tulus dalam bersedekah, rezeki yang sedikit pun tidak akan menghalangi niat kita untuk berbagi. Percayalah, Allah akan mengganti setiap sedekah yang kita berikan kepada orang lain bahkan diganti lebih dari apa yang kita berikan.

Tidak usah takut hidup melarat karena sering bersedekah. Justru tanpa kita sadari, melalui sedekah, bisa jadi orang yang kita bantu akan mendoakan segala kebaikan dan diberi rezeki yang berlimpah. Sementara itu, doanya diijabah olehAllah suatu saat nanti.

Apalagi di bulan yang penuh rahmat dan berkah ini (Bulan Ramadhan) kita perbanyak bersedekah, dengan sedekah Salah satu pintu yang dibuka oleh Allah untuk meraih keuntungan besar dari bulan Ramadhan adalah melalui sedekah. Islam sering menganjurkan umatnya untuk banyak bersedekah. 

Dan bulan Ramadhan, amalan ini menjadi lebih dianjurkan lagi. Dan demikianlah sepatutnya akhlak seorang mukmin, yaitu dermawan. Allah dan Rasul-Nya memerintahkan bahkan memberi contoh kepada umat Islam untuk menjadi orang yang dermawan serta pemurah. Ketahuilah bahwa kedermawanan adalah salah satu sifat Allah Ta’ala.

Jika kita merasa masih sebagai seorang muslim, baik yang kaya maupun yang miskin sisihkanlah sedikit rezekinya untuk bersedekah, jangan sampai menahan diri untuk mendapatkan kebaikan yang berlimpah ini, yang bakal kita butuhkan ketika menghadap Allah kelak. Kita berdoa dan memohon kepada Allah, semoga diberikan keselamatan dan tetap istiqomah dalam menyebar kebaikan.