Menggapai impian adalah harapan setiap individu. Banyak cara dilakukan untuk mendapatkannya, tidak ada yang salah dalam cara. Akan tetapi bila cara tidak sesuai dengan kondisi diri kita itu yang menjadi masalah dalam melangkah maju.

Evaluasi diri, kelemahan, kekuatan, peluang, dan ancaman yang mungkin  dihadapi sangat penting dilakukan sebelum melangkah lebih jauh dalam menggapai tujuan atau impian. Dengan mengantisipasi hal-hal tersebut risiko kesalahan akan dapat diminimalisir sehingga apa yang menjadi tujuan tercapai dengan baik dan dapat bermanfaat.

Dalam evaluasi diri sangat perlu cara/teknik/metode, seperti  analisis personal SWOT. Analisis persoalan SWOT merupakan suatu cara untuk mengevaluasi diri sendiri sehingga kita dapat merencanakan kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat. Baik hari ini, ataupun di masa depan.

Analisis SWOT, merupakan singkatan dari Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman). 

Ketika kita melakukan analisis SWOT, kita akan mempelajari strategi yang solid untuk memprioritaskan pekerjaan yang perlu Anda lakukan untuk mengembangkan apa yang kita kerjakan.

Analisis SWOT menekankan evaluasi pada diri sendiri yaitu yang menjadi kelemahan, kekuatan, peluang dan ancaman yang akan dihadapi diri kita sendiri ketika melakukan pekerjaan atau mencapai tujuan yang baik.

Teknik ini ditemukan oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500.

Ada Beberapa Cara Membuat/Menentukan Personal SWOT Analisis.

1. Tentukan indikator-indikator kekuatan. Kita bisa melakukannya dengan cara mengidentifikasi semua hal atau indikator yang dapat kita kendalikan sendiri. Semua hal yang dapat mendukung tujuan kita merupakan indikator-indikator kekuatan. 

Yang tidak kalah pentingnya hal-hal yang dapat menghambat atau mengganggu tujuan kita merupakan suatu indikator kelemahan sangat penting untuk diperhatikan.

2. Tentukan indikator-indikator kelemahan yang kita miliki. Dengan mengetahui apa yang menjadi kelemahan diri sendiri bisa mengurangi kesalahan yang akan terjadi. Dengan begitu, kita bisa meningkatkan kualitas kinerja dan memperbaiki diri.

3. Tentukan sesuatu hal yang menjadi peluang seperti:

Peluang perubahan apa saja yang dapat kita manfaatkan sehingga kita dapat berperan dalam Pekerjaan yang kita kerjakan. Yang penting itu adalah pelatihan apa saja yang harus diikuti agar kita dapat berperan dalam pekerjaan. Peluang kita dalam penggunaan teknologi yang dapat kita gunakan atau manfaatkan sehingga kita dapat lebih berperan pada masa yang datang.

4. Menentukan apa saja yang menjadi ancaman. Rumus apa yang menjadi ancaman atau tentukan faktor-faktor yang mengancam kita dalam pekerjaan. Contohnya; apakah adanya penggunaan teknologi baru dapat mengancam pekerjaan atau posisi kita? 

Ancaman dapat menghambat karir pada masa yang akan datang, bahkan bisa saja menyingkirkan kita pada posisi yang sekarang.

Ke empat poin di atas disusun berdasarkan tujuan yang ingin kita capai pada masa depan. 

Point yang paling penting dalam mengaplikasikan analisis personal SWOT adalah menentukan tujuan. Menetapkan tujuan sangat penting dilakukan agar kita dapat mengetahui apa yang kita ingin capai. Memiliki tujuan akan membuat kita berfokus dan memilih di arena mana kita akan bermain.

Tujuan yang jelas adalah ibarat peta. Kita akan mengetahui jalan mana yang paling singkat dan jalan mana yang paling banyak rintangannya, sehingga kita dapat dengan cepat mengambil keputusan yang tepat.

Selain tujuan yang perlu diperhatikan adalah menentukan target untuk cepat tercapainya tujuan kita. Target dapat merangsang dan mempercepat proses tercapainya tujuan. 

Menetapkan target akan memaksa individu untuk terus fokus memikirkan tujuan kita. Target yang ditetapkan harus jelas, terukur, dan disusun berdasarkan prioritas apa yang paling penting bagi kita. Dengan itu. Keberhasilan akan lebih cepat diraih karena kita makin berkonsentrasi, fokus memanfaatkan waktu secara optimal.

Menurut beberapa penelitian dalam bukunya Freddy Rangkuti yang berjudul "Persoalan SWOT Analysis, peluang di balik setiap kesulitan".  bekerja berdasarkan tujuan dan target akan memberikan hasil yang jauh lebih besar dan luar biasa dibandingkan dengan bekerja tanpa tujuan, apalagi tanpa adanya target yang jelas. Bekerja tanpa tujuan dan target akan menyebabkan hari-hari terbuang secara sia-sia.

Tujuan dengan target yang jelas akan membantu kita menetapkan sekala prioritas. Bila menemukan banyak persimpangan jalan kita sudah siap dengan segala risiko dan tantangan , dan kita sudah tahu solusi yang tepat.

Kata yang sangat menarik dilontarkan oleh Freddy Rangkuti dalam bukunya tersebut adalah "kalau Anda ingin terbang tinggi seperti burung rajawali, tetapkan tujuan dan target yang jelas. Tetapi kalu Anda puas dengan terbang rendah, cukuplah meniru burung emprit yang mengikuti serombongan burung emprit lainnya ke mana pun rombongan tersebut terbang. 

Orang sukses bukan seperti serombongan bebek. Orang sukses adalah orang yang berani menentukan jalannya sendiri, tidak mudah untuk dipengaruhi oleh orang lain" dan akhir dari tulisan Freddy adalah " Anda berhak untuk sukses, sebagaimana orang sukses yang lain.