Halo bunda, ini dia tips mengatasi anak susah makan. Yuk simak bersama!

Si kecil susah makan ya bunda ? Tenang, bunda tidak sendiri. Ada banyak sekali ibu yang mengeluh anaknya susah makan terutama saat anaknya berusia 1-3 tahun. Di usia ini sebenarnya merupakan hal yang wajar bila anak menjadi seorang picky eaters atau suka pilih-pilih makanan.

Pada akhir-akhir ini, memang banyak sekali orang tua mengeluh karena perilaku anak yang tak mau makan atau yang biasanya kita sebut GTM (gerakan tutup mulut). Gerakan tutup mulut adalah sikap si kecil yang enggan menerima makanan masuk ke dalam mulutnya.

Sebagai seorang ibu tentunya sangat khawatir saat buah hati mengalami fase susah makan. Bagaimana bila nutrisinya tidak tercukupi dan ia menjadi stunting? Bagaimana bila berat dan tinggi badannya jadi terhambat karena kekurangan asupan makanan yang masuk ke perutnya? 

Pertanyaan semacam itu pun menjadi ketakutan bagi para ibu apabila anaknya susah makan. Untuk mencegah dampak buruk dari GTM ini, mungkin disini bunda bisa mencari tahu terlebih dahulu mengapa si kecil  tidak mau makan.

Apakah si kecil sedang sariawan? atau mengalami penyakit lainnya yang menyebabkan anak tidak nafsu makan bahkan bisa saja mereka trauma dengan salah satu jenis makanan serta bisa juga mereka bosan dengan menu makanan yang bunda masak.

Maka dari itu, bunda harus mengetahui terlebih dahulu kenapa si kecil tidak mau makan karena banyak sekali faktor anak tidak mau makan. Tetapi, bunda tidak perlu khawatir karena kami memiliki tips-tips untuk mengatasi anak susah makan yang bisa bunda coba ikuti di rumah.

Pertama berikan cemilan pendamping selain pola makan 3 kali sehari. Si kecil juga sebaiknya diberikan cemilan sebanyak 2 kali sehari. Tidak asal cemilan ya bun, tetapi yang sehat dan sebaiknya mengenyangkan seperti potongan buah, yoghurt, biskuit ,gandum, dan keju rendah lemak.

Cemilan bisa diberikan diantara jam makannya dan tidak boleh mendekati waktu makan karena, apabila perutnya sudah terisi oleh cemilan maka ada kemungkinan si kecil tidak mau memakan makanannya karena sudah kenyang dahulu oleh makanan pendampingnya.

Kedua berikan susu sebagai tambahan nutrisi saat anak susah makan. Dalam kondisi yang akut atau benar-benar menolak semua makanan bunda bisa mengakalinya dengan memberikan susu bubuk.

Susu tambahan ini, sudah dilengkapi dengan berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang si kecil namun, sebaiknya jangan pilih susu siap minum meskipun rasanya segar dan enak karena susu semacam ini kurang memiliki nilai gizi.

Ke tiga buat makanan semenarik mungkin, bisa jadi si kecil tidak mau makan karena penyajian makanan yang bunda berikan kurang menarik. Untuk mengatasinya hiasi  makanan semenarik mungkin misalnya bunda bisa mengubah bentuk nasi dan sayurnya menjadi bentuk hewan atau tokoh kartun favoritnya. 

Ke empat variasikan menu makanannya. Alasan lain anak susah makan biasanya karena ia merasa bosan dengan menu yang itu-itu saja sebisa mungkin bunda harus bisa mengvariasikan menu makanan si kecil setiap hari. 

Misalkan untuk karbohidrat bisa diganti dengan mie, roti atau pasta begitu pula dengan lauk dan sayuran sebaiknya diganti setiap hari. Ini akan menjadi cara untuk memperkenalkan aneka makanan kepada si kecil agar ia tidak menjadi picky eaters terus menerus. 

Ke lima ganti suasana makan. Jangankan anak kecil, bunda pun bisa merasa bosan saat makan pada suasana yang sama. Nah, sebagai solusinya bunda bisa mengganti tempat makan si kecil misalnya saja makan di kebun belakang sambil piknik sederhana atau makan sambil diiringi oleh musik yang menyenangkan.

Ke enam mendisplinkan waktu makan anak dengan membuat jadwal makan terhadap si kecil. Di sini bunda harus menentukan jam berapa saja anak mendapatkan jatah makanannya misalkan sarapan pukul 08.00, makan siang pukul 12.00,  dan makan malam pukul 18.00. 

Selain tips-tips di atas yang harus diingat bunda adalah menghindari makanan junk food atau makanan instan. Misalkan jika si kecil tak mau makan jangan sekali-kali bunda membelikan makanan yang mereka sukai seperti junkfood atau coklat demi membuat anak mau makan. 

Kenapa begitu bun? karena ini tidak akan mendisiplinkan si kecil malah menjadikan mereka patokan untuk mendapatkan hal yang mereka inginkan. Itulah tips-tips yang bisa bunda lakukan dan terapkan di rumah saat anak susah makan atau mengalami gerakan tutup mulut.

Mungkin, tidak akan langsung berhasil tapi dengan pendekatan perlahan, dan terus-menerus maka si kecil pun akhirnya mau makan. Memeriksakan berat dan tinggi badan si kecil pun harus dilakukan secara rutin untuk mengetahui apakah si kecil membutuhkan penanganan tambahan atau tidak.

Kuncinya bunda harus tetap bersabar dan semangat memberikan nutrisi seimbang bagi buah hati tercinta ya bun, bila perlu bunda bisa berikan vitamin atau madu yang terkenal dapat menambah nafsu makan dan berat badan anak dengan cepat.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk bunda di rumah serta kami doakan agar putra putri bunda terpenuhi kebutuhan asupan gizinya dan sehat selalu terima kasih.