Apa yang terlintas dalam pikiran kalian ketika mendengar kata "Anak Kos"? Jika kalian menjawab anak rantau, jauh dari keluarga, atau anak mandiri, kalian tepat sekali. Biasanya anak kos memang digambarkan seperti itu oleh sebagian besar orang. Salah satu orang yang biasanya mengekos adalah mahasiswa, apalagi mereka yang berdomisili dari luar kota tempat mereka mengenyam Pendidikan tinggi.

Coba, apa hal yang paling melekat pada diri anak kos? Selain homesick, Tidak lain dan tidak bukan adalah prinsip hidup anak kos yang mesti hemat demi keberlangsungan hidup selama satu bulan.

Kata segelintir orang, menjadi anak kos itu susah-susah gampang. Apalagi bagi mereka yang sebelumnya memang belum pernah tinggal terpisah dan merantau jauh dari orang tua. Pastinya akan sangat terasa perbedaan yang mereka alami, terutama dalam urusan uang dan kebutuhan sehari-hari.

Saya pernah mendengar cerita dari salah satu teman, ia merasakan homesick ketika baru saja tiga hari tinggal di tempat kos. Ia merasakan hal yang paling berbeda adalah harus melakukan segalanya sendiri, yang mana hal tersebut belum pernah ia lakukan secara mandiri sebelumnya.

Pendapat orang lain lagi mengatakan bahwa, “Mental anak kos itu sehat tapi lambungnya yang nggak sehat. Kalau anak rumah itu mentalnya kadang nggak sehat tapi lambungnya sehat”. Dari ungkapan tersebut, yang akan kita bahas lebih jauh bukanlah mental di rumah dan di tempat kos, akan tetapi mengenai “Lambung anak kos dan lambung anak rumah”. Tentunya kalian pasti paham maksudnya apa.

Sebagai anak rumah yang kebutuhannya senantiasa terpenuhi oleh orang tua, kita pasti tidak perlu  pusing memikirkan kita nanti makan apa atau . Sebaliknya, sebagai anak kos kita dituntut untuk bisa meng-handle semua itu sendirian, mulai dari urusan makan, bersih-bersih, dan berbagai urusan lainnya yang tak jarang memerlukan biaya tambahan.

Oleh karena itu, sebagai seorang anak kos atau kalian yang sebentar lagi akan menjadi anak kos, cobalah berlatih mandiri dan belajar untuk menghemat serta mengelola uang dengan baik. Hal tersebut pastinya akan menjadi modal dasar untuk hidup mandiri ke depannya.

Menurut hasil bertanya kepada anak kos yang telah ‘berpengalaman’, berikut merupakan tips yang bisa dilakukan untuk menjadi anak kos hemat dengan cerdas.

Beli Makanan Murah Nggak Apa-Apa, Asalkan Kenyang

Hal ini merupakan satu prinsip yang memang harus dipegang oleh anak kos. Contohnya, cari makanan warteg atau di pinggir jalan. Simpan dulu Hasrat makanan mahal, banyak kok makanan warung yang sehat apalagi dengan harga yang manusiawi juga dan ramah bagi kantong anak kos terutama mahasiswa yang belum mempunyai penghasilan banyak.

Jika mau lebih berhemat lagi, kalian bisa memasak sendiri di kos, pastinya disediakan dapur umum sehingga para penghuni kos dapat memasak sendiri di kos. Sekarang sudah banyak tersedia inspirasi resep masak murah dan simpel yang dapat diikuti.  

Makan mi pakai nasi. Ini juga termasuk hal lumrah bagi anak kos. Makan mi instan tanpa nasi rasanya rugi banget, merasa udah makan tapi tetp belum kenyang. Kalau makan 2 bungkus jatuhnya malah boros. Jadi yang paling bener itu makan mi pakai nasi supaya kenyangnya dobel dan lebih hemat juga pastinya.

Bawa Botol Minum Sendiri saat Bepergian

Hal sederhana namun terasa juga manfaatnya untuk menekan pengeluaran anak kos. Bayangkan, jika setiap kali bepergian selalu membeli minum seperti di toko, uang tersebut bisa membeli keperluan lain yang dibutuhkan. Selain itu, dengan membawa botol sendiri kita juga bisa mengisinya ulang di tempat yang memang menyediakan minuman gratis.

Jangan Kebiasaan Laundry Pakaian

Salah satu problem anak kos adalah mencuci pakaian. Bagi mereka yang memiliki jadwal padat, laundry merupakan alternatif untuk memudahkan pekerjaan mencuci pakaian kotor mereka. Namun, dibalik kemudah tersebut pasti akan ada harga yang perlu dibayar. Apabila kita sering me-laundry-kan pakaian, maka pengeluaran juga akan lebih banyak.

Seharusnya jika memang ingin berhemat, jangan sering-sering untuk melakukan laundry. Mencuci pakaian sendiri memang berat jika cucian kotor sudah menggungung selama beberapa hari. Oleh karena itu, caranya agar lebih ringan adalah mencuci pakaian setiap hari sehingga jumlah pakaian yang dicuci tidak terlalu banyak dan lebih hemat tenaga.

Bekerja Paruh Waktu

Pekerjaan paruh waktu dapat dilakukan apabila masih mempunyai sela-sela waktu di luar kegiatan utama. Daripada menganggur di waktu senggang tersebut, lebih baik mencari uang untuk tambahan pemasukan selain dari orang tua, hitung-hitung sebagai uang jajan.

Contoh pekerjaan paruh waktu yang sering dilakukan mahasiswa adalah sebagai pelayan cafe, penjaga toko, menjadi tutor bimbingan belajar, ataupun pekerjaan freelance yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Selain menambah pundi-pundi pemasukan, bekerja paruh waktu juga bisa melatih time management kita.

Membeli Barang yang Dibutuhkan, Bukan Membeli Barang yang Diinginkan

Sebagai anak muda, tentunya banyak sekali hal-hal yang ingin dimiliki. Namun, apabila kita mengikuti nafsu, yang terjadi malah hal-hal penting dibutuhkan justru tidak terbeli. Jangan hanya karna gengsi, sampai-sampai uang makan dan kebutuhan justru tidak ada bagian anggaran yang tersisa.

Buat Catatan Pengelolaan Uang

Tidak sulit bagi para anak muda sekarang untuk melakukan pencatatan keuangan bulanan. Sudah banyak aplikasi di Play Store yang dapat diunduh secara gratis untuk membantu dalam pencatatan keuangan tiap bulan. Dengan bantuan aplikasi tersebut, akan terlihat ke mana saja uang tiap bulannya kita habiskan. Kita juga dapat memperhitungkan sisa uang bulanan untuk bisa ditabung.

Mungkin itu saja beberapa tips bagi kalian yang saat ini tengah mencoba bagaimana cara hidup anak kost yang hemat dengan uang bulanan tipis. Pengalaman dari banyak orang sangat bisa kita jadikan gambaran bagaimana kehidupan anak kos kita nanti kedepannya.

Sudah sepatutnya kita sebagai anak, untuk bisa mengemban amanah orang tua dengan uang yang telah diberikan tiap bulannya. Sebagai anak kos hendaknya bijak dalam membelanjakannya untuk kebutuhan yang penting saja. Sekali lagi, Anak kos yang hebat adalah anak kos yang mandiri serta pandai berhemat.

Baca Juga: Hemat Uang Sayur