Siapa yang gak pakai hoodie? Yak bener, orang tua. Orang tua itu jarang pakai hoodie, kalau pakai pun paling punya anaknya yang tak terpakai, alasannya karena sayang masih bagus dari pada dibuang. Dan tentu saja karena kebetulan muat di badan.

Semua anak muda pasti pakai hoodie. Mau itu yang belum gede, yang baru gede, dan yang sudah gede. Dari yang nongkrongnya di jalan layang sampe di rooftop, dari yang rumahnya di kabupaten sampe ibukota. Pakaian yang gak pernah salah dan sudah jadi barang wajib yang harus dipunya kalau mau bahagia, persis kayak pasangan.

Hoodie ini agaknya sudah kaya indomienya pakaian, semua orang pasti suka. Cakep, murah, nyaman, dan bisa menembus segala cuaca. Dari panas terik sampai hujan es, dari pesisir sampai everest. Dan kalau-kalau ada yang tidak suka hoodie, tampaknya kita perlu bicara empat mata soal ini ?

Dari hasil searching sana sini, istilah hoodie pertama kali dikenal di Inggris pada awal abad dua belas. Berasal dari kata “hood” yang berarti tudung. Pakaian ini diperuntukkan sebagai jubah biarawan dan ksatria abad pertengahan macam assassins creed. Meski lahir di Inggris, sweater hoodie (yang kita kenal sekarang) pertama kali diproduksi di AS pada 1930. Tujuannya jelas bukan untuk gaya, tapi melindungi kepala pekerja saat musim es.

Entah kenapa jaman ini rasanya perkembangan fashion lebih banyak melihat fungsi. Tidak seperti sekarang yang banyak tingkah dan aneh-aneh agar tampil edgy. Efeknya, modelnya lebih bertahan lama dan tak lekang oleh waktu.

Sejak dipopulerkan oleh penyanyi hip-hop di Amerika, pakaian ini sekarang jadi ciri khas anak muda agar tampil edgy dan tidak keki. Kalau ditanya kenapa? Selain karena populer dan nyaman, bisa jadi karena desainnya yang kurang cocok dengan orang tua.

Tentu saja bukan Cuma desain gambar, tapi karena kebanyakan toko hanya menjual ukuran M, L, dan XL. Jarang ada hoodie ukuran lebih dari itu, kalaupun ada pasti harganya lebih mahal. Alasan berikutnya mungkin karena sweater hoodie itu didesain longgar di badan yang membuat si pemakai tampak lebih besar. Makannya wanita cantik berbadan mungil tampak kyoot mengenakannya.

Hoodie ini tiap bagiannya didesain khusus dengan fungsi yang bisa dimengerti anak muda. Lengan panjangnya untuk sunblock saat motoran dan anti nyamuk kala sedang di tongkrongan.

Kupluk besarnya yang jarang terpakai itu kadang dipakai pengganti kerudung, jadi kantung tambahan, dan tali sepatunya dibuat mainan.

Sekali dua kali teman saya menggunakannya sebagai pengganti kerudung dengan mengetatkan talinya kuat-kuat yang membuatnya makin kyuutMasa SMA dulu, kupluk ini jadi tempat menyembunyikan cimol dari lebah dan lalat usil (guru dan teman) dalam perjalanan menuju kelas. Dan soal tali sepatunya itu pengalaman sendiri yang suka memutar-mutar sebagai pengganti rambut yang tak panjang.

Nah, lalu kantung besar di perutnya ini yang sampai sekarang saya curiga sengaja didesain agar tangan mba pacar tidak kedinginan kalo lagi motoran.

Eits, belum selesai, kemampuan ajaibnya ini justru paling berguna ketika tidak dipakai. Kalau dilipat atau diuwel-uwel, dia bisa jadi bantal paling nyaman di atas meja ketika dosen atau guru membosankan menerangkan. Dan bisa juga sebagai pengganti dikala bantal rumah teman penuh ileran.

Beluuum masih belum selesai. Kalau difilm-film jaman dulu sapu tangan adalah pertanda cinta. Maka hoodie bisa jadi adalah penerusnya.

Dalam adegan film, sapu tangan ini sengaja dikasih pinjam ke target atau sebaliknya supaya punya alasan ketemu lagi buat balikan balikin itu sapu tangan. Entah benar pertanda cinta atau tidak, tapi modus kegiatan pinjam meminjam ini sering banget saya lakukan temui.

Artinya, kalau punya gebetan (kalau punya), hoodie ini bisa jadi sinyal baik buat para manusia yang kadang suka kegeeran. Karena kalau dilihat-lihat, entah itu cowo atau cewe, hampir pasti pernah atau akan melakukan kegiatan minjam meminjam ini. Kalau cewe yang minjem, sekitar 50 persennya memang karena butuh dan sisanya bisa dianggap ketertarikan. Nah, kalau cowo yang minjem, 80 persennya bisa dianggap kepunyaan pacar yang siap ditinggalkan dan sisanya mungkin kepunyaan mantan yang ketinggalan.

Nah yang terakhir, bahan hoodie yang lembut dan senyaman pelukan itu mampu mempertahankan wangi parfum refill 20 ribuan selama lebih dari 24 jam. Yang kalau wanginya cocok, efeknya bisa bikin gebetan terus keingetan. bahkan, bisa aja bikin bidadari yang ga sengaja nyium jatuh kepelukan.

Okeeeh, sepertinya hanya itu yang bisa saya sampaikan. Kesimpulannya, kemampuan ajaib hoodie hanya bisa muncul sepenuhnya kalau punya gebetan dan atau pasangan. Silakan dicari kalau berkeinginan, jika tak ingin terus penasaran.