Alam memanjakan kita dengan pemandangan yang indah. Dan angin menyapa kita dengan udara yang sejuk. Betapa beruntungnya kita hidup didunia ini dikelilingi dengan keindahan alam ciptaan-Nya. Hidup bebas menghirup udara segar yang berasal dari kesejukan pepohonan sekitar.

Alam dengan segala kebermanfaatan yang diberikan. Mengabadikannya tidak cukup. Menjaganya adalah kewajiban pasti. Sebab ketergantungan kita akan alam sangatlah besar.

Oleh karena itu kita sebagai manusia yang hidup berdampingan dengan alam sudah sewajarnya menjaga dan melestarikan. Dengan tidak mengeksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran. Yang jika dilakukan dapat menyebabkan dampak yang tidak diinginkan seperti tanah longsor, kebakaran, kebanjiran, dll.

Penting sekali menumbuhkan kesadaran terhadap diri sendiri untuk mencintai alam. Sebab dengan begitu, dapat menjadikan diri kita sebagai salah satu orang yang berpengaruh terhadap kondisi bumi yang terus terjaga kedaannya.

Mencintai alam artinya kita sangat berhati-hati dalam menjaga dan melestarikan alam agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya untuk menjadikan bumi tetap sehat sebagai tempat tinggal manusia.

Tidak semua orang itu dapat berlaku adil terhadap sesama. Kecenderungan memiliki sifat egois, tentu sangat berdampak terhadap keadaan alam. Seperti contoh, seorang pengusaha membeli hutan atau mengeksploitasi hutan untuk kepentingan pribadi atau golongan dengan membakar hutan, menebang hutan, dll untuk dijadikan sebuah industri atau lainnya. 

Mereka tentu sadar bahwa apa yang dilakukan dapat berdampak negatif pada kondisi sekitar. Akan tetapi mereka tidak memperdulikan hal tersebut, yang mereka pedulikan adalah kepentingan mereka. 

Tetapi, apa yang mereka lakukan tentu saja juga akan berpengaruh terhadap diri mereka sendiri. Sebab mereka juga sama dengan kita, tinggal dibumi. Tanpa disadaripun mereka yang telah merusak alam, juga merusak tempat tinggal mereka sendiri.

Dengan begitu, sebagai manusia yang tinggal di bumi tidak sepantasnya melakukan kerusakan tersebut. Bumi adalah tempat satu-satunya kehidupan yang memiliki banyak penghuni. Artinya tidak hanya manusia saja yang tinggal dibumi, masih ada makhluk hidup lainnya seperti hewan, tumbuhan.

Jadi kita sebagai manusia juga harus memikirkan makhluk hidup lainnya. Sebagai hubungan timbal balik, manusia membutuhkan dan menggantungkan hidupnya pada alam, maka manusia juga wajib menjaga dan melestarikan alam.

Meskipun tidak semua manusia memiliki pemikiran yang sama tentang alam. Tapi setidaknya berawal dari diri sendiri adalah poin penting dalam menjaga alam. Berawal dari rasa peduli kita terhadap lingkungan sekitar, dengan melakukan hal sederhana. Misalnya menanam satu pohon, meskipun tidak berdampak langsung terhadap keadaan bumi. Tetapi dengan cara tersebut sudah menunjukan bahwa kita peduli dengan alam.

Masih banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan, minimal untuk menjaga lingkungan sekitar kita. Dengan begitu tidak akan menambah catatan dunia bahwa kita adalah salah satu penyebab bumi menjadi tidak baik-baik saja. Misalnya tanpa kita sadari satu sampah yang dibuang sembarangan setiap hari jika diakumulasikan dalam satu tahun akan menjadi sangat banyak. 

Hal-hal sederhana seringkali memang diabaikan, tetapi jika diperhatikan betul justru dari hal sederhana akan menjadikan suatu hal itu menjadi tidak sederhana lagi. Meskipun dalam kenyataannya membutuhkan waktu lebih lama, tetapi yang namanya hasil akan selaras dengan proses yang dijalankan. 

Secara tidak langsung jika konsisten menanamkan pada diri sendiri bahwa kita mencintai alam, maka sama dengan mencintai diri sendiri. Kita sebagai manusia tidak bisa hidup tanpa adanya alam. Sebab, sumber kehidupan manusia pangan, sandang, papan semua juga berasal dari alam.

Pentingnya mencintai alam sungguh suatu hal yang memiliki makna mendalam. Bukan sekedar mengatakan, tapi juga mempraktikkan. Sehingga kita benar-benar tahu bagaimana, cara untuk menjaganya.

Melihat keadaan bumi yang semakin hari semakin bertambah usianya, tentu sedikit membuat khawatir. Bagaimana tidak, keadaan bumi yang dulu dan sekarang tentu tidak sama. Ketika dulu hutan masih menyimpan kekayaan yang luar biasa, seiring berjalannya waktu akan semakin terkikis. 

Manusia, lagi-lagi menjadi penyebab mengapa itu terjadi. Sifatnya yang tidak pernah merasa cukup dan puas, akan terus-menerus menggali sumber daya alam hingga menyebabkan kondisi bumi perlahan berubah. Terjadi global warming adalah salah satu contohnya.

Semakin hari, bumi kita terasa panas dan sedikit membuat tidak nyaman. Tanpa disadari hal tersebut adalah dampak dari terjadinya global warming. Jika kita semua sadar akan hal itu, maka kemungkinan kita akan bisa memperbaiki atau minimal dapat mengurangi nya meskipun dalam skala kecil.

Dan hal tersebut, dimulai dari kesadaran diri sendiri. Bagaimana cara kita menjaga dan merawat bumi agar bumi tetap baik-baik saja dan memberikan kenyamanan sebagai tempat tinggal manusia. Tidak lain adalah tergantung pada manusia yang telah dikaruniai akal dan pikiran.

Mencintai alam sama dengan mencintai diri sendiri. Menjaga bumi sama dengan menjaga rumah sendiri. Dan hidup pada dasarnya adalah hubungan timbal balik. Jika kita baik, maka yang akan didapatkan juga baik. Jika kita buruk, maka yang akan didapatkan juga buruk.