Banyak ibu hamil minum air kelapa dengan tujuan agar kulit bayinya putih dan bersih sesuai dengan info yang diyakini benar adanya. Namun, secara medis, benarkah minum air kelapa bikin bayi putih?

Banyak mitos yang mengatakan bahwa minum air kelapa saat hamil dapat membuat bayi lahir bersih dan berkulit putih

Faktanya, minum air kelapa bikin bayi putih itu tidaklah benar dan belum ditemukan penelitiannya.

Dikutip dari Alodokter, bahwa anggapan tersebut merupakan mitos belaka.

Pasalnya, putih atau tidaknya kulit bayi tidak disebabkan oleh makanan dan minuman yang Bumil konsumsi selama kehamilan.

Warna kulit bayi sangat ditentukan dari faktor genetik kedua orang tuanya. Jika orang tuanya memiliki kulit putih, tinggi kemungkinan bagi bayi tersebut  untuk memiliki warna kulit yang sama, begitupun sebaliknya.

Meski begitu, air kelapa tetap boleh diminum saat kehamilan karena mengandung beragam manfaat.


Manfaat air kelapa muda untuk ibu hamil

Selain rasanya yang segar, air kelapa sering disebut sebagai minuman yang bermanfaat untuk tubuh. Benarkah demikian?

Dikutip dari Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 ml air kelapa muda, terkandung Energi: 17 kal, Karbohidrat: 3,8 gram, Kalsium: 15 mg, Kalium: 149 mg, Fosfor: 8 mg, dan, Vitamin C: 1 mg

Meski tidak membuat kulit bayi menjadi putih, manfaat mengkonsumsi air kelapa saat hamil di antaranya :


1. Menambah Elektrolit Tubuh

Air kelapa sangat baik untuk mengganti cairan tubuh akibat mual dan muntah saat kehamilan.

Air kelapa dikonsumsi saat kehamilan untuk menambah cairan tubuh (elektrolit). Tentu minum air kelapa juga tidak boleh berlebihan dan dalam batas yang normal.

Namun, meski begitu air kelapa pun tidak boleh untuk menggantikan peran air putih.Hal ini karena kelapa hanya sebatas penambah cairan tubuh bagi kehamilan.

2. Membantu Pembentukan Tulang dan Gigi Janin

Air kelapa mengandung kalsium yang cukup banyak di dalamnya.

Jadi mengkonsumsi air kelapa pada saat kehamilan sangat baik untuk pembentukan tulang dan gigi janin.

Melansir American Dental Association, normalnya gigi bayi akan mulai tumbuh saat ia berusia 6 bulan dan 1 tahun. Setiap anak tentu akan berbeda beda, tetapi biasanya gigi pertama yang tumbuh terletak di bagian depan atas dan bawah mulutnya.

3. Membantu Menstabilkan Gula Darah

Air kelapa rendah karbohidrat serta tinggi serat dan lemak. Artinya, minuman ini dapat membantu ibu hamil dalam menstabilkan gula darah.

Menurut The American Diabetes Association, wanita hamil normalnya memiliki kadar gula sekitar 100-120 mg/dL, baik itu sebelum makan atau setelah makan.

Namun, batasan ini tentu akan berbeda jika ibu hamil memiliki riwayat penyakit tertentu.

4. Memperlancar Sirkulasi Darah.

Air kelapa membantu memperlancar sirkulasi darah. Air kelapa banyak mengandung kalium yang berperan dalam pompa jantung. Dengan demikian, sirkulasi darah dari jantung ke seluruh tubuh juga akan mensuplai janin Anda.

5. Dapat Meredakan morning sickness

Karena mengandung sejumlah mineral penting, minum air kelapa dianggap bisa meredakan morning sickness pada sebagian ibu hamil, khususnya pada trimester pertama. Selain itu, cairan ini bisa menggantikan mineral yang hilang saat ibu hamil mengalami mual dan muntah

6. Dapat Menjernihkan air ketuban

Saat berada dalam kandungan, bayi akan menelan air ketuban dan mengeluarkannya sebagai urine.

Namun, apabila bayi menelan air ketuban yang keruh, efeknya bisa terjadi sindrom aspirasi mekonium

Sehingga menyebabkan infeksi, masalah pernapasan, bahkan kematian.


Hal tesebut dapat dicegah dengan mengkonsumsi air kelapa. Karena air kelapa kaya akan elektrolit dan antioksidan

Dengan rutin minum air kelapa, khasiatnaya bisa menyerap lendir dan kotoran dari air ketuban sehingga  air ketubah bisa tetap jernih.

7. Mencegah Infeksi Saluran Kencing

Keluhan yang cukup sering dialami ibu hamil adalah infeksi saluran kencing (ISK) karena adanya perubahan hormon dan perkembangan rahim yang menekan kandung kemih. Air kelapa adalah diuretik alami yang akan membuat ibu hamil lebih mudah untuk mengeluarkan urine dan mencegah terjadinya infeksi saluran kemih.


Walaupun menyehatkan, Ibu hamil tetap perlu tahu aturan mengonsumsi air kelapa. Tidak disarankan ibu hamil mengonsumsi air kelapa pada trimester pertama. Sebab, dikhawatirkan perkembangan bayi terganggu atau menyebabkan keguguran.

Kalaupun ingin, hanya boleh sedikit. Pada trimester dua dan tiga boleh mengonsumsi lebih banyak. Tapi jangan setiap hari, cukup minum seminggu sekali. Karena air kelapa juga mengandung gas, terlalu banyak diminum bisa menyebabkan perut kembung,

Perlu diingat, meski tidak ada bukti yang mengatakan jika mengkonsumsi air kelapa dengan jumlah yang banyak pada saat hamil memiliki efek samping, tetapi ibu hamil tetap harus waspada.

Sebab, santan mengandung natrium. Dan Natrium sendiri bukan pilihan yang tepat untuk wanita hamil yang menderita pre-eklampsia. Selain itu ibu hamil juga perlu waspada bahwa air kelapa yang matang bisa menyebabkan sembelit.