Ini fenomenal yang tidak ada ujung penyelesaiannya. Sekitar 7 miliar tahun yang lalu, belum pernah ada satupun spesies yang bisa mengubah ekologi dunia menjadi makro-bilogis manusia.

Meskipun sudah banyak peristiwa dan revolusi ekologi global mengalami kerusakan dan kepunahan, yang penyebab utamanya adalah bukan aksi dan eksekusi dinasaurus, jerapa, kelelawar, dan gajah manusia. 

Namun ada kekuatan-kekuatan lain. Yang lebih dahsyat dan lebih superior dari kemampuan alam kita. Seperti jatuhnya asteroid, letupan gunung berapi, perubahan iklim dan pergerakan lempeng tektonik.

Sebagian "Anda khawatir", bahwa kita ini akan mendengar kembali ledakan dan dentuman besar, seperti bing-bang, dan menyaksikan maut-maut erupsi. Sementara ilmuan Eropa sibuk memproduk jutaan sains "dari kekhawatiran" itu.

Namun dalam kenyataan, bahaya itu terlalu tipis. Kepunahan spesies justru hanya terjadi sekali dari pergantian miliaran-miliaran tahun sebelumnya. Memang kekhawatiran Anda terhadap jatuhnya asteroid menjadi ancaman, dan musuh bagi kehidupan manusia dan spesies hewan lainya. Tetapi itu sangat mustahil terjadi pada hari sabtu ke depan.

Sebab jatuhnya Asteroid itu bisa menghasilkan dan mengubah situasi, evolusi global. Tetapi tidak secara kompleks. Meskipun organisme-organisme lain,— muncul pada 4 miliar tahun yang lalu.

Tetapi bagi kita, dan masa depan manusia yang akan datang sudah siap merubah seleksi alam organik untuk menjadi  in-organik dengan melalui sistem dan tahap design intelegensia. Ini persis seperti Mutasi Genetik! Gila. 

Anda mungkin pernah melihat sejenis spesies ikan lumba-lumba yang lagi beraksi. Itu tampaknya bisa melakukan aktivitas seperti manusia, dan bermain dengan manusia. Seekor singa yang ganas, yang sungguh menyeramkan, ketika di jinak oleh manusia, dalam beberapa bulan kemudian. Tampaknya kebiasaan spesies hewan itu bisa di taklukan oleh manusia. 

Dengan karena membiasakan makan daging. Beberapa hewan liar, sejenis kamnifora itu bisa mengalahkan spesies manusia. 

Sama halnya dengan sejenis tumbuhan dan pohon mangga, kelapa dan lain-lain. Itu dapat di ubah dari batasi usia kenormalanya. Yaitu dengan melalui sistem produk organik ke dalam buah in-arganik.

Pohonya kelapa dan mangga yang seharusnya berbuah, ketika berumur 5 tahun. Maka ketika di ubah melalui sistem organik, ke dalam in-organik yaitu "Produk dan Mutasi ". Itu dengan mudah berbuah dalam kurung waktu setahun,—bisa di panen.

Dalam Revolusi Agrikultural bahwa produk spesies manusia memiliki hubungan erat dengan binatang.

Sama juga! Di dunia animis mengakui dan mempercayai bahwa, satuan terkecil yang tidak dapat di pisahkan dari hubungan lain adalah binatang, pohon dan batu yang di anggap langsung memiliki konstruksi hukum dan komunikasi khusus terhadap sesuatu benda dan jenis spesies hewan lainya.

Di Injil misalnya, di sebutkan tentang mukjizat, kebenaran dan keajaiban-keajaiban manusia itu bisa berinteraksi dengan benda-benda lain. Sama juga terjadi di Al-Qur'an; bahwa nabi Sulaiman bisa berbicara dengan semut.

Tetapi dalam beberapa dekade terakhir ini, jajakan ilmuan menunjukan bahwa fenomena emosi, hasrat dan reproduksi pada hewan.

Itu bisa hidup semua pada mamalia. Semua mamalia akan mengevolusi kembali pada seluruh komponen dan kemampuan hidupnya dengan sensasi hasrat, dan emosi. Dalam “algoritma hewan” di sebutkan bahwa, —sensasi, hasrat dan emosi itu sebagai konsep tunggal yang di miliki manusia. Apa itu?

Baiklah coba kita jelaskan. Algoritma hewan adalah segala usaha kita dan hewan untuk memahami keadaan dan kondisi vital binatang dalam unsur biokimiawi (baik tumbuhan, hewan, maupun manusia). Atau contoh yang lebih sederhana biasanya terjadi pada kehidupan kita.

1. Panaskan 400 ml segelas air dalam panci.

2. Iris halus enam biji cabai merah.

3. Potong-potong kecil sawi dan masukan dalam panci secukupnya.

4. Tuangkan mie ke dalam panci. 

5. Tunggu dua sampai tiga menit sambil menunggu matang.

6. Campurkan dua butir telur ke dalam panci.

7. Aduk sampai merata, dan
8. Tuangkan ke dalam piring.

9. Mie rebus siap di sajikan untuk Anda.

Dan seterusnya, Anda bisa mengikuti Algoritma yang sama. Dengan sesuai kebutuhan, keinginan, dan kondisi vital dalam tubuh kita dan unsur biokimia hewan.

Hal yang sama juga terjadi pada mamalia. Sejenis kelompok-kelompok babi hutan tidak akan mudah mencari makan pada siang hari, sebelum memutuskan waktu yang tepat untuk mengatasinya. Selain keadaan waktu yang di pertimbangan. Juga keadaan fisik yang harus di jaga dan di cela dari musuh.

Binatang ini tahu persis jam berapa untuk waktu tidur, mencari makan, dan menarget sasaran. Selain mengatasi kondisi yang aman, dan juga pada situasi yang terjaga. Menurutnya, kelompok-kelompok babi hutan ini memiliki cara dan strategi sendiri dari kebiasaan-kebiasaan binatang lainya.

Berbeda dengan jenis kelompok binatang-binatang, seperti kakatua, merak, ayam dan lain-lain. Itu memiliki cara tersendiri untuk mengatasi masalah. Tetapi dari semua jenis “Fauna dan Flora”. Itu memiliki algoritma yang sama untuk mempertimbangkan dan mengadili masalah.

Misalkan,—ketika babi, burung dan babun merasa takut, dan cemas. Proses-proses neorologis ke dalam instink hewan dan otak manusia memiliki unsur kimiawi yang sama dalam menyelesaikan masalah.