Banyak Pelajar, Karyawan maupun Perantau yang memutuskan untuk tinggal di kos-kosan. Jarak yang jauh, ingin belajar mandiri atau menginginkan sebuah kebebasan menjadi alasan utama mereka tinggal terpisah dari keluarganya.

Bagi sebagian orang, kos-kosan bukan hanya sekadar kamar singgah saat ingin beristirahat, ruangan yang luasnya beberapa petak itu bagaikan rumah kedua bagi mereka. Apalagi jika barang bawaannya cukup banyak, memilih kosan yang nyaman menjadi prioritas penting agar meminimalisir pindah-pindah kos yang memerlukan banyak tenaga dan waktu.

Berikut adalah daftar hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan, bagi kita yang sedang mencari kos-kosan.

1. Tentukan kebutuhan dan sesuaikan dengan budget

Setiap kos-kosan memiliki harga yang berbeda-beda. Fasilitas, lokasi, kenyamanan adalah faktor utama yang menentukan seberapa mahal kosan tersebut. Ketahui terlebih dahulu kebutuhan kamar seperti apa yang kita perlukan baru tentukan budget kita.

Misalnya, anda seorang pegawai yang setiap hari berangkat pagi. Pilihlah kos-kosan dengan kamar mandi dalam, hal ini meminimalkan risiko terlambat karena antrean mandi. Jika anda masih baru bekerja, penghasilan masih rendah, alangkah baiknya cukup kamar kosongan saja untuk mengurangi biaya bulanan kedepannya.

Setelah anda tentukan jenis kamar seperti apa yang anda butuhkan, setelah itu baru anda tentukan budget anda. Jangan lupa tambahkan biaya barang-barang prioritas yang harus anda beli di awal ngekos, seperti dispenser, kasur, lemari dll.


2. Keamanan tidak boleh ditolerir

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah keamanan kosan. Keamanan adalah hal mutlak! tidak boleh ditolerir! Ketika anda survei lokasi, pastikan level keamanannya. Tanyakan apakah ada satpam yang berjaga? Apakah satpam bekerja 24 jam sehari? Apakah ada CCTV? Jam berapa gerbang kosan ditutup? Bagaimana sistem penerimaan ‘tamu di kosan itu? Semua jawaban dari pertanyaan di atas akan menjadi pertimbangan dalam menilai keamanan kosan.

3. Sinyal

Hal ini tidak kalah penting, pastikan anda masuk ke dalam calon kamar yang akan anda tempati. Tutup pintunya dan lakukan pengetesan sinyal dan internet. Gunakan aplikasi sederhana seperti testspeeed.com untuk mengetahui kecepatan internet di dalam ruangan.

Kualitas sinyal menjadi faktor utama kenyamanan tinggal di kosan. Jika sinyal tidak terlalu baik, sebaiknya anda pilih tempat lainnya. Percayalah, tidak mungkin setiap malam kita keluar kamar hanya untuk bermain sosial media.

4. Air

Ketersediaan dan kualitas air menjadi hal yang tidak bisa kita pungkiri. Sebagian kosan hanya memanfaatkan PDAM yang belum tentu melayani 24 jam. Saat suplai dari PDAM rendah, sedangkan jumlah pengguna kamar mandi banyak, maka akan terjadi “kelangkaan air”.

Jangan lupa juga memeriksa kualitas air. Banyak kosan yang suplai airnya lancar, namun kualitas airnya buruk, misalnya berbau, keruh saat didiamkan dll. Selain jorok, hal tersebut tidak baik untuk kesehatan kita.

5. Akses jalan

Hal ini penting terutama jika anda membawa kendaraan sendiri. Misalnya anda membawa mobil sedangkan kosan anda berlokasi di gang sempit. Mau tidak mau anda harus mencari tempat parkir yang jauh dari kosan anda.

Selain itu, tidak dipungkiri suatu saat kita harus keluar/ pulang di malam hari. Apakah akses menuju kosan anda aman? Penerangannya cukup? Jika akses jalan gelap dan tidak ada penerangan, dikhawatirkan terjadi tindakan kriminal.

Memastikan akses jalan aman dan penerangan yang cukup merupakan faktor kenyamanan dalam tinggal di suatu tempat.

6. Bocor!

Pernahkah anda merasakan kamar bocor? Pasti sangat menjengkelkan rasanya bukan? Tidur tidak nyenyak, emosi dan sebel rasanya. Karena itu, pastikanlah kamar yang akan kita tempati aman dari bocor.

Caranya, lihatlah atap plafonnya. Apakah ada bekas air yang membentuk pulau? Atau adakah rembesan air di dinding?

Bagaimana jika pemilik kos mengecat tembok dan plafon, sehingga semua indikasi tidak terlihat? Alangkah baiknya anda tanyakan ke pemilik kosan, penghuni lainnya tentang calon kamar anda, apakah pernah ada kebocoran atau tidak.

Kamar yang bocor akan menyebabkan kelembaban berlebih dan munculnya jamur di kamar yang akan berdampak pada kesehatan kita.

7. Bebas banjir

Beberapa pemilik kosan terkadang menyembunyikan fakta bahwa kosan miliknya rawan banjir. Terutama jika kebanyakan penghuni kosan hanya tinggal sementara.

Perhatikan bangunan kosan paling bawah. Lihatlah catnya, apakah ada bekas air atau adakah perbedaan gradasi antara cat atas dan cat paling dasar dekat lantai? Jika ada, ada kemungkinan kosan tersebut pernah terendam air.

Untuk memastikannya, alangkah baiknya saat kita survei lokasi, tanyakan ke penduduk sekitar misalnya pemilik warung, satpam atau penghuni kos lain untuk mengetahui situasi kosan anda.

8. Jarak VS Harga

Kebanyakan kos hunter akan kebingungan dalam memilih kosan, terutama jika banyak sekali pilihan yang menarik. Ada yang dekat tapi mahal, ada yang murah tapi jauh. Bagaimana solusinya? Hitung!

Hitung biaya transportasi dalam sebulan, setelah itu jumlahkan dengan biaya kosannya, mana yang lebih ekonomis? Selain itu, anda juga bisa (opsional) menambahkan komponen ‘capek’ dan ‘waktu’ yang terbuang dalam perjalanan. Misalnya untuk kosan jarak jauh tapi murah, setelah ditambahkan biaya transportasi, tambahkan juga 10% biaya tambahan sebagai pengganti capek dan waktu yang terbuang.

Demikianlah 8 hal utama yang harus kita ketahui saat mencari kosan. Ingat kosan bukan hanya sekadar tempat untuk istirahat, namun rumah kedua bagi kita. Banyak kenangan yang akan terjalin selama kita tinggal di kosan tersebut. Pasti kalian tidak mau hal yang dikenang dari kosan anda adalah mahal, bocor, banjir, kemalingan dan hal buruk lainnya?