Promosi penggunaan kendaraan listrik akhir-akhir ini gencar dilakukan oleh pemerintah. Mulai dari pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Elon Musk CEO Tesla Inc. hingga penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E di Jakarta.

Semuanya demi kampanye menekan emisi karbon di tengah pemanasan global dan kerusakan lingkungan. Tetapi meskipun demikian mobil bermesin diesel tetap masih jadi primadona.

Alasan kenapa mobil diesel tetap jadi incaran meski sudah ada mobil dengan teknologi baru, mobil listrik dan hybrid. Mobil diesel cukup tangguh untuk digunakan sebagai kendaraan niaga ataupun kendaraan pribadi yang mampu melibas kondisi jalan naik turun, berlubang, berlumpur bahkan menerjang banjir.

Perawatannya mudah, bertenaga besar atau torsi besar di putaran mesin rendah, harga purna jual cenderung stabil, hemat BBM apalagi untuk mesin diesel berteknologi common rail emisi gas buangnya lebih ramah lingkungan.

Salah satu komponen penting dalam merawat mobil bermesin diesel adalah bosch pump (bosch sebetulnya merk produk) begitulah masyarakat lazim menyebut istilah fuel injection pump atau disingkat FIP.  

Bosch pump/FIP berfungsi layaknya jantung dalam tubuh kita, tugasnya memompa solar dari tangki dan menyemprotkan solar dengan tekanan tinggi ke ruang bakar mesin. Mari kita kenali tanda bosch pump sakit, dan harus diservice oleh ahlinya.

1. BBM boros

Tidak hanya pasangan kita saja yang bisa boros karena gencarnya diskon belanja online, atau buat perawatan kecantikan. Mesin diesel mobil kita juga bisa tiba-tiba boros konsumsi solarnya. Walaupun faktor boros BBM juga bisa disebabkan oleh ritme kita menekan pedal gas.

Borosnya solar biasanya akibat kerja plunger dan nozzle yang lemah, hal ini disebabkan karena faktor usia pemakaian ataupun karena kualitas solar yang jelek/kotor sehingga menyebabkan nozzle lubangnya tersumbat, tertutup ataupun justru pecah lantas nozzle jadi kencing, tidak terjadi pengkabutan solar di ruang bakar. Walhasil solar yang keluar juga lebih banyak.

Apabila kondisi seperti ini terus dibiarkan, selain menyebabkan biaya pembelian solar bertambah membuat  dompet kian kembang kempis, tentunya juga bisa menyebabkan kerusakan mesin yang lebih parah, karena tidak optimalnya proses pembakaran  solar.

2. Tenaga mesin lemah, kurang bertenaga

Lemah, letih, lesu kurang bertenaga jika terjadi pada mesin diesel juga disebabkan karena kinerja Fuel Injection Pump yang terganggu atau sudah aus. Kompresi plunger pada FIP dan kondisi nozzle yang rusak menyebabkan tidak maksimalnya proses pembakaran. Hal ini juga erat kaitannya dengan konsumsi solar yang boros, sudah boros tidak bertenaga pula.

Kurang bertenaga, selain karena kinerja plunger dan nozzle yang sudah aus, bisa juga karena setelan solar yang terlalu irit hal ini juga bisa menyebabkan mesin diesel tenaganya berkurang.

3. Suara mesin pincang atau tidak stabil, atapun brebet  tersendat-sendat saat digas.

Jika terjadi proses pembakaran yang tidak sempurna di ruang bakar. Entah itu karena nozzle atau plunger FIP yang rusak atau aus. Bisa juga karena terhambatnya solar akibat filter tersumbat. Maka akan berpengaruh kepada suara mesin, mesin jadi goyang, kadang terdengar bunyi “tak tak” teman-teman montir di pantura menyebutnya dengan istilah nglatak.

4. Asap knalpot putih dan perih di mata.

Asap putih dan perih adalah akibat proses pembakaran solar di ruang bakar tidak sempurna. Terkadang selain asap putih dan perih juga di knalpot basah oleh solar. Jadi tidak hanya rekanita saja yang bisa mengalami keputihan, knalpot mesin diesel juga bisa mengalaminya.

Asap putih ini seringnya karena nozzle mesin diesel sudah rusak, pecah, atau lubangnya tersumbat. Selain kendala pada sistem fuel injection pump, sesuai paparan IG @xadoindonesia, asap putih juga bisa disebabkan oleh kerusakan seal kelep, ring piston yang sudah rusak juga dapat mengakibatkan oli masuk ke dalam ruang pembakaran. 

Alhasil olipun ikut terbakar dan menghasilkan asap tebal. Namun untuk membedakan penyebab dari nozzle, biasanya asap cenderung putih dan perih serta dibarengi bunyi mesin yang pincang.

5. Adanya rembesan solar di sekitar bosch pump, atau bertambahnya oli mesin karena tercampur solar.

Rajin-rajinlah membuka kap penutup mesin mobil Anda, selain mengecek oli, air radiator, air accu, minyak rem, kopling serta power stering, lihat juga kondisi body mesin atau komponen di sekitarnya.

Sering kali terjadi rembesan solar dari selang nozzle atau dari body fuel injection pump. Kebocoran ini kerap kali menyebabkan kerak kotor akibat debu-debu yang menempel bercampur solar.

Jika kebocoran terjadi di body fuel injection pump. Biasanya kebocoran dari seal gas ataupun seal cuk, atau juga dari seal/packing penghubung antar body bosch pump yang sudah aus karena usia.

Nah, jika hal ini terjadi jangan berpikir panjang lagi, atau sampai nunggu Ibu Kota Baru Nusantara selesai dibangun. Segera saja persiapkan dana untuk perbaikannya dan segera datangi bengkel kepercayaan Anda.

6. Susah hidup saat pertama kali mesin dihidupkan, ataupun ketika mesin sudah panas.

Apa jadinya jika jadwal harian kita terganggu hanya karena mobil kita susah hidup saat pagi hari, saat pertama kali kita menghidupkannya.

Anda bisa terlambat datang ke tempat kerja, anak terlambat sekolah, gagal berkencan, diomelin pasangan, ketinggalan kereta atau pesawat. Semua itu hanya karena mobil kita susah hidup.

Atau tragis lagi jika posisi mobil kita sudah di jalanan, di lampu merah, di tengah keramaian, atau justru di tengah kemacetan. Mobil kita tiba-tiba mati dan susah hidup lagi. Hingga akhirnya kita harus memanggil mobil derek untuk mengevakuasi.

7. Mesin susah dimatikan, mbandang atau suara mesin yang terus meraung.

Mobil mesin diesel yang tidak bisa dimatikan cukup berbahaya. Kondisi mesin yang terus menyala dibarengi dengan suara mesin yang terus meninggi karena gas tidak bisa dikecilkan akan memicu over heat, panas berlebih pada mesin. Mesin yang over heat akan menyebabkan mesin macet dan mati total. Jika sudah terjadi demikian mesin mobil harus di over haul total.

Kondisi mobil diesel susah dimatikan memang jarang terjadi, namun meskipun demikian kita harus tetap waspada dan tidak ada salahnya segera mengecek fuel injection pump agar segala kerusakan ataupun penyakit bosch pump bisa terdeteksi sedini mungkin sehingga hal mesin diesel tidak bisa dimatikan bisa kita hindari.

Yakinlah bahwa pemeliharaan mobil diesel tak semahal biaya perawatan mobil listrik, seperti berita seorang pria meledakan mobil listriknya dengan dinamit 30 kg karena biaya tagihan perbaikan mobil listriknya sebesar Rp. 320.700.000,00. Padahal dengan uang segitu kita bisa membeli satu buah mobil diesel yang keren tanpa harus diteror debt colector.