Hey, kamu, para pejuang #dirumahsaja, sudah bosankah dengan rutinitas di rumah yang hanya itu-itu saja? Jika sudah, ini nih waktunya kamu menyibukkan diri dengan hal-hal positif yang dapat mengimprove kemampuanmu.

Tetap di rumah dan mampu memaksimalkan waktu untuk sebuah langkah positif adalah hal yang berharga, bukan?

Ya, kecanggihan teknologi dapat mempermudah kita dalam berbagai hal, termasuk belajar. Tetap di rumah namun bisa belajar dari tutor-tutor terkenal adalah  manfaat utama adanya kelas-kelas online.

Terlebih dalam 5 bulan terakhir, kelas-kelas online makin berkembang dengan pesat. Mulai dari kelas public speaking, bahasa asing, infestasi dan financial, personal branding, seni, dan juga menulis. Semua bisa dinikmati secara online.  

Dan salah satu kelas online yang menarik, dengan iklan yang sering bertebaran di timeline medsos, adalah kelas menulis online.

Ya, kelas menulis online adalah salah satu pilihan yang tepat buat kamu. Karena dengan mengikuti kelas menulis online, kamu bisa belajar dari beberapa penulis terkenal. Mencuri sedikit demi sedikit ilmu dari beliau. Untuk mengembangkan kemampuan dalam berpikir serta membimbingmu menuangkan dalam bentuk tulisan yang mudah dipahami.

Agar berhasil meraih tujuan, sukses jadi seorang penulis, seusai mengikuti kelas menulis online, kamu harus menyimak 7 tips sukses dalam belajar menulis online.

1. Diet membaca untuk memperkuat amunisi

Ini hal yang sangat klise, tapi ini benar-benar sangat membantu. Tulisanmu tentu sangat dipengaruhi apa yang kamu baca. Sedikitnya, kamu harus membaca 3 bacaan yang ingin kamu tekuni dalam sehari.

Jika kamu memilih ingin menulis esai, ya baca minimal 3 esai sehari. Opini, ya 3 opini sehari. Cerpen, ya 3 cerpen sehari. Tinggal sesuaikan apa yang jadi minatmu. Dan jika berhasil, jangan lupa untuk menambah bacaan minimalmu.

Diet membaca membantumu mengenali struktur tulisan yang ingin kamu pelajari. Kamu akan mudah menyajikan apa yang ingin kamu tulis dan akan mudah pula bagi pembaca memahaminya.

Dan dengan membaca tulisan orang, kamu juga bisa untuk memperkaya kosa kata dan rasa dalam berbahasa.

2. Nongkrong di warung kopi untuk mencari inspirasi

Kelihatannya memang sebuah hal yang konyol. Namun, nongkrong di warung kopi juga bisa menambah wawasanmu tentang berbagai hal.

Sudah bukan hal yang rahasia jika warung kopi adalah tempat yang bebas mengobrolkan berbagai hal, mulai dari tetangga samping rumah, sampai presiden negara tetangga. Semua bebas diobrolkan. Dan dengan nongkrong di warung kopi, kamu bisa mendapatkan variasi argumen yang tidak terbatas.

Kalaupun kamu seorang yang introvert, tenang. Kamu tetap bisa kok melakukannya. Duduk sendiri dengan seduhan kopimu, sambil melebarkan telinga, menguping pembicaraan dari berbagai pemateri gratisan.

3. Bermain media sosial untuk selalu updet berita terkini

Kamu punya media sosial? Tentu ini modal yang cukup buatmu menambah kekayaan ide. Timeline media sosial bisa menjadi referensi atau bahkan objek yang dapat kamu komentari dan menyulap komentar menjadi sebuah tulisan.

Selain itu, media sosial juga melatihmu untuk terbiasa menungkan idemu dalam sebuah tulisan, ya, status. Dalam sebuah status atau bahkan sebuah komentar, tentu terdapat sebuah gagasan yang ingin kamu ungkapkan, bukan?

4. Menahan nafsu untuk tidak menuliskan semua hal

Selain mencari sebuah informasi untuk membangun sebuah ide, hal yang sangat penting adalah menahan apa pun yang kamu ketahui.

Ya, dalam membicarakan sebuah objek, tentu kamu akan mencari banyak hal tentang objek yang ingin kamu bahas. Namun, adakalanya untuk menguatkan gagasan pokok, ada beberapa hal yang harus kamu sembunyikan.

Tidak perlu semua harus diungkapkan, terlebih jika itu melemahkan argumenmu dalam tulisan itu.

5. Eksekusi ide dengan segera

Menuliskan ide ini tentu hal yang paling utama dalam menulis. Selain agar segera terproduksinya sebuah tulisan, menyegerakan menuangkan ide juga membebaskanmu dari suatu masalah besar, lupa. Ya, ini momok yang paling umum bagi setiap penulis.

Melupakan adalah hal yang paling mudah untuk ide-ide yang cemerlang, tapi tidak dengan melupakanmu, eaakk~.

6. Sabar jika sering revisi

Ini nih salah satu hal yang paling istimewa. Sabar. Selain harus sabar dalam memeras pikiran jika ide tidak segera muncul. Sabar juga diperlukan untuk memperbaiki hasil.

Memang tidak semua kursus menulis online yang memfasilitasi adanya kegiatan perbaikan. Tapi jika boleh memberikan saran, pilihlah yang memberikan layanan perbaikan. Biar kamu tahu, apa yang harus dibenahi dari tulisan-tulisanmu.

7. Waktu yang konsisten

Istikamah, atau adanya keberlanjutan. Ya, ini hal penting dalam setiap kebaikan. Belajar itu bukan sehari, seminggu, sebulan, atau bahkan setahun. Belajar harus terus-menerus.

Begitu juga dengan belajar menulis online, jika memang kamu merasa program sangat bermanfaat dan ada anggaran tambahan, kenapa tidak menambah tenggang waktu belajar? Atau mengikuti kelas kembali, bagi kamu yang sudah pernah mengikuti kelas menulis online.

Atau bagi kamu yang sudah bisa menulis, tidak ada salahnya, kan, mencoba belajar menulis online? Bahkan ada beberapa penulis terkenal yang sengaja mengikuti kelas menulis online temannya, untuk menyerap ilmu dari kepala orang lain.