Pembelajaran jarak jauh memiliki berbagai tantangan dan hambatan, seperti dikutip oleh pusdatin.kememndikbud.go.id tantangan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yaitu: pertama, ketimpangan teknologi antara sekolah di kota besar dan daerah, kedua, keterbatasan kompetensi guru dalam pemanfaatan aplikasi pembelajaran, ketiga, keterbatasan sumber daya untuk pemanfaaatan teknologi pendidikan seperti internet dan kuota, keempat relasi guru murid dan orangtua dalam pembelajaran daring yang belum integral. Banyak hal lagi yang dirasakan guru ketika menghadapi fasilitas pendukung pembelajaran daring yang kurang mumpuni, kemampuan literasi siswa yang rendah, akses internet yang sulit dan kemampuan belajar mandiri yang kurang.

Permasalahan diatas harus segera diatasi agar tidak mengganggu proses pembelajaran secara daring atau online. Guru tentunya harus beradaptasi dengan kondisi seperti ini agar materi yang disampaikan nantinya tepat dan diterima dengan baik oleh anak didik. Berikut persiapan Berikut 7 cara  menjadi guru yang dirindukan di masa pandemi :  

Memahami dan Menyesuaikan Tingkat Kecerdasan Siswa 

Mengajar dengan memahami dan menyesuaikan dengan tingkat kecerdasan tiap-tiap siswa. Guru harus memahami bahwa setiap siswa memiliki “Keunikan” karena tidak ada manusia yang sempurna dan sama, maka begitu siswa, setiap siswa memiliki kecerdasannya dan karakter masing-masing. Nah, sebagai seorang guru harus memahami setiap karakter siswa yang diajarinya, apalagi dalam kondisi pandemi menghadapi setiap siswa yang berbeda-beda karena setiap siswa memiliki kekurangan masing-masing yang harus dimaklumi oleh guru.

Memberikan Motivasi dan Diskusi  

Dalam kondisi pandemi, tentunya siswa tidak hanya fisik saja yang diuji, namun juga mental karena harus menghadapi situasi yang belum pernah sama sekali dihadapi. Guru dapat memberikan motivasi kepada siswa agar disiplin belajar dan tetap semangat.

Diskusi adalah salah satu teknik yang sering digunakan guru untuk menguji kemampuan siswa dan menimbulkan rasa percaya diri. Teknik ini dapat memancing bakat terpendam yang dimiliki oleh siswa. Diskusi secara interaktif dapat menggunakan berbagai platform yaitu : Google Meet, Zoom, Kahoot dan sebagainya.

Merangkum Materi Pembelajaran 

Pembelajaran online sangat berbeda dengan pembelajaran tatap muka, durasi waktu belajarnya pun lebih singkat. Jika pada pembelajaran tatap muka, guru memiliki cukup banyak waktu untuk menjelaskan pelajaran kepada anak didiknya.

Namun sebaliknya, pembelajaran online tidak memiliki banyak waktu bahkan waktunya sangat terbatas. Hal ini tentu akan mempersulit guru maupun siswa dalam pembelajaran, karena materi yang diajarkan tidak akan terserap secara keseluruhan.

Untuk mengatasi hal ini, guru harus melakukan rangkuman materi ajar dengan ringkas, agar siswa mudah dalam mencerna pelajaran. Meskipun ringkas, materi ajar yang guru sampaikan dapat terserap oleh siswa dengan baik.

Membuat Siswa Tetap Konsentrasi dan Fokus 

Salah satu kendala dalam proses pembelajaran online adalah konsentrasi siswa yang akan berkurang, banyak hal yang terjadi dalam proses pemberlajaran online misalnya  tidak kesiapan belajar siswa pada saat mulai belajar online, jaringan yang kurang bagus pada saat pembelajaran bisa menjadi siswa tidak fokus. Maka dari itu guru harus mampu membuat siswa dapat berkonsentrasi ketika penyampaian materi dengan membuat pembelajaran lebih kreatif dan inovatif misalnya : membuat video pembelajaran, games pada saat pembelajaran berkaitan dengan materi.

Meningkatkan Kerjasama Orangtua dalam Proses Pembelajaran 

Jika biasanya orangtua hanya memantau aktivitas anak-anak setelah pulang sekolah, kini orangtua mempunyai peran yang ganda, yaitu sebagai orangtua dan guru dirumah. Hal ini antara guru dan orangtua harus memiliki kerjasama dalam membantu dalam proses pembelajaran siswa. Guru dapat memberikan pesan supaya orangtua dapat melihat aktivitas siswa, dan menjadi motivator agar siswa tetap belajar giat.

Saling memberikan informasi antara orangtua dan guru tentang apa saja kendala yang dialami selama menemani siswa belajar dari rumah. Guru bisa memberikan solusi dan saran-saran kepada orangtua yang merasa kewalahan atau belum menemukan metode ajar yang tepat selama pembelajaran online.

Menyajikan Metode Pembelajaran Interaktif dan Kreatif 

Baik pembelajaran tatap muka ataupun online seorang guru harus membuat pembelajran yang aktif, efektif, inovatif dan menyenangkan. Nah dalam kondisi online ini guru harus bisa membuat pembelajran yang menyenangkan adalah memberikan materi secara interaktif.

Guru dapat menggunakan berbagai situs kuis interaktif yang bisa membuat anak didik menjadi aktif dalam pembelajran. Siswa akan termotivasi dan kompetitif untuk mengikuti kuis yang diberikan oleh guru.

Selain situs kuis. Guru bisa mencari video-video interaktif menarik melalui Youtube atau platform video yang ditayangkan selama pembelajaran online. Selanjutnya guru dapat membuat program diskusi dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif dalam pembelajaran secara online.

Meningkatkan Kemampuan Information Technology (IT) 

Information Technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apapun yang membantu, membuat, mengubah, menyimpan mengkomunikasikan, menyebarkan informasi. Dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan seorang guru harus menjadi guru kekinian yang menunjang pembaharuan ilmu pengetahuan dan pengembangan teknik mengajar. Guru harus mampu mengaplikasikan materi pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi pembelajaran.

Guru yang berkualitas akan memiliki karakter yang baik, dirindukan pembelajarannya, perilakunya dapat ditiru oleh siswa. Menjadi guru yang memesona dengan mengembangkan diri secara berkelanjutan.