Mahasiswa
1 bulan lalu · 22 view · 3 min baca menit baca · Tips & Trick 35915_24027.jpg

6 Tips Menumbuhkan Semangat Belajar Pada Anak

Manusia adalah seorang pembelajar sejati, di mana dia akan selalu mempelajari lingkungannya terus-menerus, baik secara langsung sebagai informasi, atau sebagai bekal dia beradaptasi. Dan pembelajaran ini dimulai dari hal sederhana ketika anak masih kecil seperti ketika dia belajar merasakan benda, berjalan atau berbicara.

Akan tetapi kebanyakan orang tua masih belum mengerti bahwa bagaimana kita menyikapi proses pemebelajaran, waktu kecil ini sangat berarti untuk pemebelajaran dikemudian hari. Pada umumnya masih sering proses pembelajaran pada saat anak anak mendapat perlakuan respon yang kurang baik.

Baik ketika mereka sedang belajar berbicara merasa dengan mulutnya, ketika mereka belajar berjalan, atau mereka belajar berbicara yang belum paham mereka mengerti arti kata-kata tersebut. 

Ketika sudah mulai berbicara dan banyak bertanya,  jawaban yang didapat pun tidak memuaskan dan bahkan cendrung menyakiti rasa keinginan tahu si anak.

Mungkin ini faktor kelelahan saat mengasuh atau capek memberikan penjelasan yang berulang-ulang, biasanya anak saat melihat barang baru dirumah dan anak cenderung ingin mengetahui lebih dekat dan ingin menyentuhnya.

Namun respon orang-orang dewasa di sekelilingnya malah menjauhkan barang tersebut karena takut rusak atau mencederai anak. Dari pemaparan diatas sudah ada yang mengerti kenapa anak-anak malas belajar. 


lihat kasus seorang anak laki-laki berusia 8 tahun, sebut aja Rio. Orang tuanya mengeluhkan anaknya tidak suka belajar dan sudah mendapat peringatan dari gurunya. Namun ketika Rio ditanya tentang hoby, dia dengan sigap menjawab hobinya adalah sepak bola.

Dan tim kegemarannya adalah Arsenal. Bahkan dia hafal seluruh pemain inti dan pemain cadangan, siapa pelatih dan assistennya, nomor punggung pemain, tanggal ulang tahun serta daftar pencetak gol, pemberi assist dan point klasemen liga beserta urutannya. 

Luar biasa buan ? ini menunjukan tidak ada masalah dengan otak Rio, masalahnya datang dari sumber yang lain

Disini saya akan memberikan tips supaya anak-anak bisa manjadi rajin dan mudah belajar di rumah maupun di sekolah.

1. Saat anak pulang sekolah, tanyakan apa saja hal menyenangkan hari itu. Otomatis anak akan langsung membentuk mindset anak bahwa sekolah adalah tempat yang paling menyenangkan.

2. Ketika anak tidur masukan sugesti positif dengan mengatakan bahwa belajar adalah hal menyenangkan. Belajar sama halnya dengan bermain atau berhitung dan menghafal itu sangat mudah. Ini salah satu bentuk hypnosleep positif pada anak.

3. Jelaskan guna materi pelajaran yang sedang dikerjakan. Sesuai penjelasan dengan materi anak, mislanya dengan belajar perkalian, maka anak dapat menghitung sendiri harga action figure disebuah supermarket dan membandingkan nya dengan harga di mall lain. Atau jika mahir dalam berbahasa inggris makan memnonton lah anime tak perlu menggunakan subtitle dan dapat membaca komik aslinya yang langsung yang berbahasa inggris.

4. Mintalah guru lesnya untuk sering mengatakan bahwa anak kita adalah anak yang hebat dan luar biasa. Pujian tulus den memicu semangat anak untuk belajar lebih penting daripada diajari macam-macam teknik berhitung dan menghafal cepat. Minta lah bantuan orang sekitar termasuk guru untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri siAnak.


5. Bila anak masih kecil dan masih suka dibacakan dongeng, pangkulah si anak saat membacakan dongeng. Posisikan anak di posisi paling nyaman dan memudahkan kita untuk memberikan ciuman serta pelukan kasih sayang. Tujuannya supaya anak dapat menghubungkan sensasi menyenangkan anatara membaca buku dengan rasa cinta dari orang tua.

6. Buatkan surat rahasia untuk anak lalu kita bisa mengatakan bahwa hanya kita dan si anak yang mengetahui tentang surat tersebut dan isinya. Isi suratnya bisa kata-kata semangat untuk anak dalam kegiatan belajar mengajar, sekolahnya atau hal lain yang dapat membangkitkan semangat pada anak.

Tentu ini perlu diberi respon yang benar sehingga tidak mendapatkan perlawanan dan bisa membuat anak semangat untuk belajar. peran orang tua lah yang sangat penting dalam masa tumbuh kembang anak serta membantu sekali untuk mengatasi masalah anak. lalu komunikasi dengan cinta dalam setiap didikannya.

Dari enam point tahapan untuk memberikan semangat belajar pada anak intinya adalah kerjasama berbagai pihak dalam menimbulkan rasa percaya diri untuk anak dalam batar wajar. 

Karena point diatas jika dilakukan secara berlebihan justru akan berdampak yang tidak baik untuk si anak. Lihat perkembangan pembelajarannya sehingga bisa disesuaikan, jika sudah mulai muncul semangat belajar si anak maka 50% sudah berhasil.

Artikel Terkait