Seseorang yang terbiasa terasah pengetahuan dan perilakunya dengan bacaan-bacaan mulia mulai dari firman-firman Allah swt, sabda nabi, para sahabat dan orang-orang suci sungguh beruntung. Karena dengan karunia Allah pula dia pun akan dengan sabar dan teguh hati saat menghadapi segala ujian.

Dalam pergaulan sehari-hari tidak terpungkiri akan adanya gesekan-gesekan kecil maupun besar. Namun sungguh bijaklah ia yang mampu mengatasi hal-hal yang dimaksud dengan menjadikan Rasulullah saw dan para sahabatnya pula orang-orang suci lainnya sebagai teladan. Salah satu gesekan yang mungkin ada adalah kesalahpahaman. Maka menjadi penting bila kita bisa melirik kata-kata ini, “Tak Kenal maka Tak Sayang”.

Jadikanlah diri kita mengenal saudara-saudara kita sehingga kita pun lama-kelamaan akan menyayanginya. Maka bilapun terjadi kesalahpahaman maka kita terdorong untuk memaafkan terlepas siapa yang salah atau siapa yang benar. Rosululloh saw bersabda: Akan masuk surga 500 tahun terlebih dahulu bagi ia yang meminta maaf terlebih dahulu kepada saudaranya.

Masha Allah! begitu indah kata-kata suci beliau saw yang sungguh mengikis habis sikap sombong dan menjadi orang yang legowo. Segeralah mulai saat ini bila ada beban dalam hati akan saudara kita, maka dengan rendah hati kita hilangkan beban itu dengan mengepakkan sayap maaf kita tanpa harus melihat lagi ke belakang mengenai siapa yang memulai dan siapa yang menjadi korban.

Sesungguhnya hawa nafsu di dalam diri kita inilah yang begitu mudah membelenggu hati kita yang justru dengan tanpa disadari merongrong ruh kita menjadi kelam. Memaafkan berarti membuat diri kita menjadi tempat jatuhnya hujanan karunia ampunan Allah swt di mana kita semua paham salah satu sifat-Nya adalah Maha Pemaaf.

Maukah kita memperoleh karunia Allah swt kita termasuk dalam golongan mereka, umat Rasulullah saw yang diridai? Berharaplah selalu kita termasuk ke dalam kategori orang-orang yang disebutkan dalam Qs. Ali Imran: 31 berikut:
“Katakanlah jika kamu mencintai Allah maka ikutilah aku, Allah pun akan mencintaimu dan akan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”