Saya yakin, Anda yang sudah berminggu-minggu berdiam diri di rumah untuk mengurangi efek penyebaran corona yang kian hari makin kolosal. Sudah pasti merasa bosan setengah mampus. Apalagi buat seorang ekstrover yang lebih banyak menghabiskan aktivitas di luar rumah, tentu ini ujian yang berat buat kalian.

Tapi, tenang, tidak usah khawatir, saya akan menawarkan beberapa solusi yang bisa Anda kerjakan, agar hari-hari Anda tidak dibacok oleh rasa bosan selama berdiam diri di rumah

Budi daya ikan lele

Untuk menghilangkan rasa bosan selama berada di rumah, ada baiknya Anda mencoba menggeluti budi daya ikan lele. Kegiatan yang satu ini tergolong cukup mudah. Anda tidak perlu memikirkan soal keterbatasan lahan, atau pembuatan kolam yang ribet. Yang paling utama ialah niat dan ketekunan.

Untuk bahan dan pengerjaannya pun tergolong cukup sederhana. Anda hanya perlu menyiapkan:

  • Ember besar berukuran 80 liter,
  • Bibit lele berukuran 5-12 cm sebanyak 60-100 ekor.


Nah, Jika semuanya sudah rampung, taruh ember yang diisi air secukupnya di bawah tempat yang bisa dijangkau oleh sinar matahari. Selanjutnya, cemplungin semua bibit yang sudah disiapkan ke dalam ember. Beres deh. Nggak ribet, bukan?.

Adapun yang harus Anda perhatikan jika tertarik menggeluti budi daya ini ialah beri pakan 2-3 kali sehari. Jika airnya sudah bau atau lelenya menggantung (ekor di kepala, kepala di ekor), berarti Anda harus segera mengganti airnya. Jika Anda tekun, maka Anda akan menikmati hasilnya dalam kurung waktu kurang lebih dua bulan.

Tentu kegiatan ini bisa jadi satu pilihan untuk menghilangkan kebosanan selama di rumah, karena perhatian Anda sekarang beralih pada keselamatan lele yang Anda pelihara. Nantinya, Anda juga bisa mengandalkan lele sebagai ketahanan pangan di perut Anda, kala isi dompet sudah bikin haru.

Mulai berkebun

Berkebun merupakan alternatif yang paling bagus dilakukan untuk menghilangkan rasa bosan selama di rumah. Seperti dikutip dari Tirto, sebuah studi berjudul “Allotment Gardening and Health: A Comparative Survey Among Allotment Gardeners and Their Neighbors Without an Allotment” yang dilakukan oleh Agnes E van den Berg, dkk berkesimpulan bahwa berkebun memiliki efek positif bagi kebahagiaan, kepuasan hidup, serta rasa kesepian.

Dalam penelitian tersebut, Berg, dkk melakukan survei terhadap 121 orang yang berkebun, dan 63 responden yang tak memiliki kebun. Pada survei itu, mereka menggunakan 4 variabel untuk mengukur tingkat kebahagiaan, seperti stres, kepuasan hidup, kesepian, dan kontak sosial dengan lingkungan.

“84% merasa lebih sehat setelah mengunjungi kebun, 91% merasa lebih bahagia, dan 86% merasa berkurang stresnya.”

Dilihat dari manfaatnya, sudah tidak diragukan lagi jika berkebun merupakan kegiatan paling tokcer buat menghilangkan rasa bosan. Anda bisa memulai kegiatan ini dengan menanam beragam jenis sayuran seperti kangkung, tomat, cabe, daun bawang ataupun bayam. 

Jika anda berniat memulai kegiatan ini, Anda hanya perlu menyiapkan pot atau kaleng bekas susu berukuran 700 gram sebagai wadah, kemudian isi dengan tanah secukupnya (akan lebih baik jika dicampur dengan kotoran hewan).

Soal perawatannya pun tidak sulit. Anda hanya perlu menyiramnya dua kali sehari, dan diberi pupuk secukupnya. Jika Anda tekun, maka untuk tanaman sejenis kangkung dan bayam bisa Anda nikmati dalam kurung waktu sebulan.

Mengikuti kursus online 

Selain menghilangkan rasa jenuh selama berada di rumah, mengikuti pelatihan berbasis online tentu akan meningkatkan kualitas diri Anda. Banyak jenis pelatihan yang bisa Anda ikuti. 

Misalnya, jika Anda ingin meningkatkan kualitas berbahasa Inggris, karena Anda yakin kemampuan Anda baru sebatas “Yes” dan “No,” maka, anda bisa mengikuti kursus bahasa Inggris secara online, seperti yang diselenggarakan oleh Kampung Inggris (untuk info lebih lanjut, anda bisa kepoin instagram @kampunginggrislc)

Selain meningkatkan kemampuan berbahasa, ada juga pelatihan yang bisa Anda ikuti untuk membantu mewujudkan keinginan Anda menjadi seorang penulis. Bagi yang tertarik, bisa mengikuti pelatihan menulis yang dinakhodai langsung oleh Mas Iqbal Aji Daryono (bukan endorse, ya). Anda akan dipandu selama dua bulan, untuk bisa memahami bagaimana membuat esai yang ringan.

Nah, jika tertarik, Anda bisa langsung menghubungi kelas menulis online melalui akun Fesbuk @Menulis.online. (Pasti iklan ini nggak asing, kan, karena sering muncul di timeline kleaan? Hehehe).

Itulah dua di antara banyaknya jenis pelatihan yang bisa Anda ikuti. Silakan sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Baca Juga: Buah Kebosanan

Belajar memainkan alat musik

Bagi Anda yang selama ini kepikiran untuk bisa mahir memainkan alat musik, maka di masa pandemi ini adalah momen terbaik untuk mewujudkan hal itu. Banyak jenis alat musik yang bisa Anda pelajari; gitar, piano, ketipung dangdut, ataupun rebana. Anda pun bisa mempelajarinya secara gampang lewat YouTube.

Memang, untuk mempelajari salah satu jenis alat musik itu, dibutuhkan ketekunan, serta bakat yang juga berperan penting menentukan akan seberapa cepat Anda bisa menguasainya. Tapi buat Anda yang misalkan tertarik ingin belajar memainkan gitar, saya punya tips untuk mengetahui apakah Anda tergolong orang yang butuh waktu singkat atau sebaliknya.

Nah, coba Anda genjrangin gitar Anda mengikuti tempo irama sebuah lagu, pilih yang selow. Jika Anda bisa mengikuti tempo irama lagunya, berarti Anda termasuk orang yang nggak butuh waktu lama agar bisa mahir memainkan gitar (tips ini juga berlaku untuk semua jenis alat musik ritmis, macam ketipung dangdut atau rebana).

Sedangkan, buat Anda yang kesulitan mengikuti tempo irama, jangan patah semangat dulu. Anda juga bisa kok, tapi butuh sedikit waktu agar bisa menguasainya. Tentunya ketekunan dan semangat adalah kuncinya.