• Seringkali kita bertamu atau menerima tamu. Walaupun bisa jadi tiap-tiap negara mempunyai kultur yang berbeda dalam etika bertamu. Tapi pada dasarnya, untuk bertamu ada etika yang tidak tertulis yang sering kita lupakan. Apalagi jika sampai menginap.
  • Inilah 10 tips etika saat menginap atau bertamu.
  • 1. Memberitahukan Rencana Kedatangan

  • Beritahukan kapan rencana kedatangan. Tanyakan apakah anda bisa menginap di rumah teman atau keluarga yang akan kita inapi. Beritahu juga, jangan sampai kedatangan anda mengganggu apa yang sudah direncanakan oleh teman yang akan kita inapi.

  • Jika, tuan rumah merasa keberatan dengan berbagai alasan, terima dengan lapang dada. Jangan sampai rencana kedatangan anda sampai merepotkan calon tuan rumah atau membatalkan apa yang sudah direncanakan calon tuan rumah. 

  • 2. Beritahukan Berapa Orang Yang Akan Datang

    • Jika akan menginap, beritahukan apakah kedatangan anda sendiri atau dengan keluarga. Ada kalanya, si tuan rumah ingin memberikan tumpangan untuk menginap, tapi kondisi yang tidak memungkinkan. Seperti kamar yang terbatas, atau karena jumlah anggota keluarga yang tinggal di rumah.

  • Sekali lagi,  jika calon tuan rumah tidak bisa,  terima dengan lapang dada apapun alasannya, tanpa rasa sakit hati sedikitpun.

  • 3. Buah Tangan

  • Seorang teman pernah bercerita ketika dia memberi tumpangan kepada seorang temannya. Sang teman datang tanpa membawa buah tangan. Walaupun teman saya tersebut tidak mengharapkan buah tangan, cerita berubah ketika si tamu teman saya tersebut minta diantar membelikan oleh-oleh untuk temannya yang lain, karena temannya yang akan dia jumpai mempunyai jabatan sebagai chef di resto ternama. Sedangkan teman saya hanya ditinggali majalah-majalah bekas yang dibaca.

  • Sudah selayaknya saat kita mengunjungi seseorang atau bertamu untuk membawa buah tangan. Berikan yang terbaik sebagai bentuk perhatian kepada tuan rumah. Jangan memberikan buah tangan yang tidak layak atau memberi buah tangan berdasarkan kasta atau status sosial.

  • 4. Jangan merepotkan

  • Seorang relatif saya pernah bercerita saat dia kedatangan tantenya bersama teman-temannya. Beliau datang dengan kondisi susah untuk jalan, tapi minta diantar jalan-jalan. Yang akhirnya relatif saya harus menyewa mobil, dan benar-benar merepotkan.

  • Ketika kita diberi tumpangan, usahakan untuk tidak merepotkan. Jangan minta diantar keliling kota, usahakan untuk jalan sendiri. Kecuali tuan rumah yang menawarkan. Usahakan untuk membayar tiket transportasi bagi tuan rumah dan mentraktir makan selama ditemani jalan.

  • 5. Usahakan Membantu Pekerjaan Rumah Tangga

  • Berikan bantuan sekecil apapun seperti membantu memasak, menata atau membereskan meja makan. Atau membereskan kamar sebelum jalan-jalan.

  • Saat kita menumpang atau menginap di rumah seseorang, kita bukan menginap di hotel. Kita harus mengingat bahwa dengan kedatangan tamu berarti pekerjaanpun bertambah untuk tuan rumah. 

  • Ringankan pekerjaan tuan rumah dengan bantuan kecil. Contohnya, menyapu kamar yang kita tempati, atau menata meja makan atau merapikan setelah makan. 

  • 6. Mengobrol Dengan Anggota Keluarga

  • Walaupun tempat yang kita inapi adalah saudara atau teman, jangan lupa untuk mengobrol dengan anggota keluarga yang lain. Baik itu suami/istri atau anak. 

  • Jangan melulu ngobrol sang kenalan. Jangan sampai pasangan atau anggota keluarga yang kita inapi mereka hanyalah kambing congek karena tidak dianggap keberadaannya.

  • Hal yang selalu saya lakukan di saat menginap atau bertamu. Dari obrolan teman yang saya inapi, anggota keluarga teman saya tersebut sangat mengapriasi apa yang saya lakukan.

  • 7. Tinggalkan Kamar Dalam Keadaan Rapi

  • Sekali lagi, saat ada menginap di rumah seseorang, kita bukan menginap di hotel. Bereskan atau rapikan kamar seperti saat masuk. Paling tidak lepaskan sprei, sarung bantal. Lipat, letakkan di pinggir tempat tidur. 

  • Jangan tinggalkan kotak makanan, kardus oleh-oleh, ataupun sisa makanan. Tinggalkan kamar dalam keadaan rapi, seperti saat kita datang.

  • 8. Ucapan Terima Kasih Dengan Tulus

  • Sebelum meninggalkan tuan rumah, ucapkan terima kasih dengan tulus. Karena tuan rumah bisa merasakan apakah kita mengapresiasi apa yang telah dilakukan tuan rumah dari ucapan terima kasih yang ke luar dari hati kita.

  • Hal yang saya lakukan sebagai ucapan terima kasih sebelum pulang adalah membelikan bunga atau coklat untuk tuan rumah.

  • 9.  Memberi Kabar

  • Ini penting dan sering dilupakan, jika kita sudah sampai dengan selamat sampai di tempat tujuan, kita sering lupa memberi kabar kepada tuan rumah yang kita tumpangi. Karena sebuah kabar, akan memberi kelegaan juga untuk tuan rumah saat mengetahui kita sudah sampai dengan selamat di tempat tujuan.

  • 10. Keep in Touch
  • Jangan sampai setelah urusan bertamu yang sampai menginap selesai, selesai juga urusan berkabar. Karena hal inilah yang sering terjadi. Pada saat akan datang kirim email, sms, telpon. Tapi begitu selesai menginap, jangankan sms, email apalagi bertelepon, semua selesai begitu acara menginap selesai.

  • Jangan sampai tuan rumah yang kita inapi mempunyai kesan habis manis sepah dibuang. Habis menginap kabarpun kabur.

  • Beberapa tips  etika bertamu yang saya bagikan berdasarkan pengalaman sebagai tamu ataupun tuan rumah. Semoga kita menjadi tamu yang menyenangkan. Meninggalkan kesan yang indah untuk tuan rumah. Syukur-syukur kita bisa balik dan bisa menginap di teman teman, atau relasi tersebut.