Jakarta, Gerakan kaki menjadi satu irama untuk meraih sukses dalam menjalankan bisnis di tengah ibukota yang penuh persaingan. Kamis (17/6/2021), kebetulan saya jalan kaki dari stasiun MRT ASEAN sampai dengan stasiun MRT Bendungan Hilir (Benhil).

Rekomendasi dari Physical Activity Guideline Amerika Serikat "agar orang dewasa melakukan 150 menit latihan senam aerobik perminggu dengan pergerakan atau intensitas sedang 75 menit latihan aerobik per minggu dengan intensitas tinggi yang diimbangi dengan kegiatan olahraga lainnya".

Untuk memenuhi rekomendasi tersebut, kita perlu berjalan sekitar 7.000 sampai 8.000 langkah sehari. Artinya dengan melaksanakan jalan kaki lebih dari 10.000 langkah kaki setiap hari, tentunya sangat bermanfaaf untuk meningkatkan kesehatan. Terutama memperlancarkan peredaran darah dan detak jantung menjadi lebih stabil.

Langkah pertama jalan kaki terasa santai dan ringan, karena baru selesai melaksanakan makan siang di sekitaran BLok M, bersama rekan kerja Bpk Alamsyah dan bersama Bpk Sugeng. Sebelumnya sudah melaksanakan jalan kaki dari stasiun MRT Lebak bulus sampai dengan stasiun MRT Blok M.
***
Jauh sebelum tiba di stasiun Blok M sudah jalan kaki naik turun stasiun MRT dari pedestrian jalur paling bawah MRT bila dari lebak bulus sampai dengan Asean. Sedangkan sebaliknya dari stasiun MRT Bundaran HI menuju stasiun Istora Senayan pendestriannya berada paling atas, sejajar dengan jalan kendaraan umum lainnya.

Langkah kedua jalan kaki sudah mulai ngos-ngosan. Walaupun jalan kaki terlihat santai, namun demi kesehatan dengan sedikit terpaksa tetap melanjutkan jalan kaki. Untungnya rekan kerja saling memberikan dukungan satu sama lain, karena tujuan bisnis harus tetap semangat "Ayo semangat" teriak rekan kerja. Semoga keberuntungan untuk kita capai bersama.
***
Sebetulnya pekerjaan yang dilakukan santai juga "melihat, mencatat, naik turun stasiun MRT, dan menganalisa dari unsur sistem manajemen pengaman". Hal ini dianalisa dari luarnya stasiun MRT jalur pendestrian saja. Untuk dilakukan survey dan assessment terkait seluruh kegiatan security. Karena jalurnya untuk umum jadi bebas-bebas saja analisa atau menilai potensi gangguan dan ancaman.

Langkah ketiga jalan kaki masih terus berlanjut, ternyata muncul ide dengan jalan kaki kekuatan berpikir semakin cepat menghasilkan energi positif. Artinya untuk membuat konsep dan strategi memenangkan lelang atau tender security dari persaingan perusahaan-perusahaan security lainnya.
***
Konsep ini menjadi paling utama dalam menentukan aspek bisnis dalam mempersiapkan dari sumber daya manusia, mesin, material, modal, metode, dan target pasar. Ini yang kami bertiga pikirkan sembari berjalan kaki melihat dari sisi bisnis yang akan diperjuangkan.

Hal yang lain tentunya akan melengkapi dokumen pendukung, karena untuk mempercayai user, calon klien, atau pengguna jasa pengamanan. Terkadang hal seperti ini menjadi pertimbangan khususnya dari calon klien untuk memilih perusahaan mana yang jadi pemenang tender pengamanan ini.

Business Healt Memanage Profit :

Siapa yang tidak mau mendapatkan keuntungan dalam menjalankan binisis? "pasti mau, ya kan" namanya juga bisnis ingin menghasilkan laba yang maksimal untuk keberlangsungan perusahaan jangka panjang. Yang perlu diperhatikan adalah dari aspek kepentingan orang lain terkait bisnis yang kita jalankan.

Bisnis yang sehat mampu memperdayakan sumber daya yang ada baik dari sisi pelanggan, karyawan, masyarakat sekitar dan lainnya. Hal ini jarang di perhatikan, karena hanya ingin menambah keuntungan perusahaan tidak menganalisa dari kebutuhan sumber daya manusia, yang diutamakan mendapatkan sebuah proyek "ya intinya dapat proyek" bagaimana caranya " harus dapat" walaupun situasi dan kondisi sulit.

Dengan demikian, ini menjadi kunci utama juga dalam sebuah perusahaan untuk mengembangkan business unit dengan skala yang lebih besar. Tentunya mampu menjangkau persaingan pasar global yang modern dengan mengelolah produck dan sumber daya yang berkualitas serta bisa dirasakan oleh elemen masyarakat luas.

Healty Strategy To Win Business :

Strategi sehat untuk memenangkan bisnis merupakan suatu kegiatan menciptakan ide dan gagasan dalam menghadapi pesaing atau kompetitor secara sehat tidak ada intervensi orang lain atau pihak ketiga. Hal seperti ini sering dijumpai dalam kesempatan dan penentuan bisnis yang akan tender atau lelangkan.  

Keberuntungan pemenang tender banyak dipengaruhi faktor pendukung seperti mempunyai orang dalam atau kenal pejabat dan kerabat tertentu, harga anggap saja murah, pengalaman dibidang pengamanan teruji, compliance atau patuh pada regulasi belum tentu juga, dan faktor lainya juga.

Asumsi yang kurang sehat dengan startegy melalui orang lain.Maksudnya perusahaan jasa pengamanan lainnya hanya sebagai pelengkap supaya tidak terlihat memihak satu perusahaan saja. Ini menjadi basa-basi semata supaya perusahaan bertindak sevara professional dalam mengikuti tender pengamanan ini.

Health Ethics of Winning The Tender :

Etika sehat memenangkan tender dalam bisnis sering kali melontarkan janji-janji manis demi mendapatkan proyek. Yang tidak ada di ada-adakan sedangkan yang ada dibesar-besarkan maksudnya kepercayaan diri diatas dewa "pikirannya sih asal menang tender", seolah-olah semuanya punya dan semuanya ada untuk proyek yang ditenderkan tersebut.

Tidak hanya itu, terkadang ada permainan licin dibelakang layar baik salam tempel, rekening berbunyi, bermain dibawah meja, atau hal lainnya. Ini menjadi fenomena serius terhadap pemenang tender maupun pemberi tender "tidak ada api tidak asap" jika dimulai dari pemegang tender semua pasti menjadi sehat tentunya professional memiliki etika yang sehat.

Sehingga untuk menjadi sehat harus membangun pondasi diawal, terutama jiwa raga dan hati nurani dalam menjalankan bisnis. Mujur atau beruntung tidak dilihat dari perusahannya besar atau sumber daya manusia yang berkualitas.

Melainkan tergantung negotiation diawal tender proyek yang akan dimulai. Mungkin ada yang benar-benar professional dan banyak juga sebaliknya, sesuai yang diuraikan diatas "tidak sehat atau tidak professional". Analisa kecilnya ini bisa terjadi di perusahaan apa saja, dimana saja, kapan saja bisa terjadi?.

Filosofi 10.000 Langkah Kaki Diatas :

Membangun kesehatan bukan hanya fisik saja tapi menjalankan bisnis juga jauh lebih sehat dan mampu bersaing dengan kompetitor baik perusahaan lokal maupun perusahaan global. Sehat SDMnya, sehat bisnisnya, sehat konsepnya, dan sehat juga sistem yang dimilikinya.

Sehingga, mendorong perusahaan untuk mengevaluasi dari berbagai macam aspek jika tidak bisa memenangkan tender tersebut. Jangan sampai bisanya "suap dan sogok" dalam pertarungan bisnis, jangka panjangnya semakin tidak sehat dan tidak tercipta kualitas yang maksimal.

Tetap menjaga kesehatan dan tetap sehat dalan kegiatan apapun. Dengan demikian kita bisa mengukur dan menghasilkan feedback yang psotif dalam kesempatan tender bisnis yang kita ikutkan.