"kenapa dia cantik banget yaa, kok aku gak glowing"

"apalah aku yang hanya remahan rengginang di kaleng biskuit"

Seringkali kita mendengar kalimat tersebut keluar dari diri kita sendiri, membandingkan diri dengan orang lain dalam hal apapun. hal ini dikarenakan kurangnya rasa percaya diri atau bahasa gaulnya adalah Self Confidence.

Peter Lauster (1992) menyebutkan bahwa Self confidence (percaya diri) adalah ekspetasi kepada pencapaian yang mampu dilakukan seseorang berdasarkan evaluasi atas kemampuan dan performanya terdahulu.

Ketika kita yakin pada kemampuan diri, maka cenderung semakin termotivasi mencapai tujuan dan memiliki motivasi yang lebih tinggi. Jika kita memiliki rasa percaya diri, maka kita bisa lebih mencintai diri sendiri apa adanya, bukan ada apanya yaa. 

Jadi apa siih yang dimaksud dengan Self Love ini?

Self love (mencintai diri sendiri) adalah penerimaan terhadap keseluruhan diri kita sebagai manusia. Enggak cuma menerima kelebihan kita, tapi juga kekurangan yang ada. (Rosenberg, 2001)

Menurut Lauster tahun 1992 menyebutkan bahwa ciri-ciri orang yang mempunyai rasa percaya diri, biasanya ditandai dengan :

1. Percaya akan kompetensi/kemampuan diri, hingga tidak membutuhkan pujian, pengakuan, penerimaan, ataupun hormat orang lain.

2. Tidak terdorong untuk menunjukkan sikap konformis demi diterima oleh orang lain atau kelompok.

3. Berani menerima dan menghadapi penolakan orang lain atau berani menjadi diri sendiri.

4. Punya pengendalian diri yang baik (tidak moody dan emosinya stabil).

5. Memiliki internal locos of control (memandang keberhasilan atau kegagalan, bergantung pada usaha diri sendri dan tidak mudah menyerah pada nasib atau keadaan serta tidak bergantung/mengharapkan bantuan orang lain.

Sedangkan bagaimana mereka yang kurang percaya diri, bisa banget pantengin ciri-cirinya yaitu :

1. Berusaha menunjukkan sikap konformitas, semata-mata demi mendapatkan pengakuan dan penerimaan kelompok.

2. Menyimpan rasa takut/kekhawatiran terhadap penolakkan.

3. Sulit menerima realita diri (terlebih menerima kekurangan diri) dan memandang rendah kemampuan diri sendiri namun dilain pihak, memasang harapan yang tidak realistik terhadap diri sendiri.

4. Pesimis, mudah menilai segala sesuatu dari sisi negatif.

5. Takut gagal, sehingga menghindari segala risiko dan tidak berani memasang target untuk berhasil.

6. Cenderung menolak pujian yang ditujukan secara tulus (karena undervalue diri sendiri).

7. Selalu menempatkan/memosisikan diri sebagai yang terakhir karena menilai dirinya tidak mampu.

8. Mempunyai external locus of control (mudah menyerah pada nasib, sangat bergantung pada keadaan dan pengakuan/penerimaan serta bantuan orang lain)

Kurangnya percaya diri ini akan berdampak negatif, salah satunya dengan 

merasa kemampuan lebih rendah dari orang lain, takut salah atau gagal, tidak mampu mengatasi kritik, sering membandingkan diri dengan orang lain serta rendahnya self love dan rasa bahagia

Maka dari itu, nggak ada salahnya kita belajar untuk menaikkan rasa percaya diri agar menimbulkan hal positif yang bisa membuat kita lebih "bersinar". Menurut Lindenfield tahun 1997 menyebutkan bahwa hal positif yang di dapat ketika kita merasa percaya diri adalah :

1. mudah mengambil keputusan
2. berani menyampaikan pendapat
3. lebih mencintai diri sendiri
4. menambah prestasi
5. memudahkan untuk beradaptasi dengan banyak lingkungan
6. memiliki emosi yang lebih stabil

Sedangkan untuk cara meningkatkan rasa percaya diri, kalian bisa banget coba tips dibawah ini seperti :

1. Mengenal diri sendiri

Lebih mengenali dan memahami diri sendiri membuat kamu bisa mengetahui kekuatan dan kelemahan yang ada pada diri kamu sehingga cepat atau lambat kamu akan paham akan karakteristik dirimu. Hal ini bertujuan agar memudahkan langkah mu kedepannya untuk bisa meningkatkan rasa kepercayaan diri. Proses yang terpenting dalam mengenal diri sendiri adalah kamu harus jujur dan menerima akan semua fakta tentang dirimu, baik atau buruknya.

2. Berhenti membanding-bandingkan diri

Ini biasanya yang menjadi penyebab utama mengapa seseorang bisa mengalami kurangnya rasa percaya diri atau bisa dibilang minder, akibat selalu membanding-bandingkan diri dengan orang lain baik itu pencapaian ataupun kebahagian yang biasa ditemukan di media sosial. Hal yang perlu kamu ingat adalah setiap orang memiliki waktunya masing-masing untuk mencapai segala tujuannya dan membanding-bandingkan diri dengan orang lain hanya akan membuang-buang waktu mu untuk meraih segala tujuan mu.

3. Tambah pengetahuan dan wawasan

Luasnya pengetahuan yang kamu miliki akan memudahkan dan membuat mu nyambung dalam topik obrolan dan pergaulan apapun itu. Karena dengan begitu orang-orang disekitarmu akan semakin merasa nyaman mengobrol denganmu. Memperluas pengetahuan dan wawasan ini bisa kamu lakukan dengan banyak mengkonsumsi hal-hal bermanfaat seperti membaca buku ataupun menonton video-video inspiratif di youtube

4. Perluas koneksi

Tips yang tidak kalah penting yaitu jangan bosan untuk mencari teman sebanyak-banyaknya. Memiliki koneksi atau teman yang banyak ditambah mendukung segala hal baik yang ingin kamu lakukan akan memudahkan mu untuk semakin meningkatkan rasa percaya dirimu karena dukungan mereka lah yang akan mengangkatmu ketika rasa minder dan kurang percaya dirimu muncul. Maka penting juga memiliki teman yang tepat dengan memperhatikan cara bergaul untuk membangun pertemanan.

5. Merawat Diri

Tidak bisa dipungkiri bahwa fisik bukan satu-satunya tetapi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan diri seseorang. Kamu bisa mulai merawat fisik mu mulai dari saat ini dengan cara berolahraga, mengatur pola makan, dan memaksimalkan waktu istirahat mu agar kedepannya kamu bisa mendapat fisik yang ideal sehingga kedepannya kepercayaan dirimu dapat meningkat.

6. Bersikap ramah pada orang sekitar

Tips terakhir ini sederhana tapi kadang kita suka mengabaikannya yaitu bersikap ramah lah kepada siapapun karena hanya dengan bersikap ramah pada orang lain, kamu akan semakin mudah mendapatkan teman dan mendapatkan perlakuan yang sama seperti apa yang kamu lakukan ke orang-orang tersebut. Dengan lakukan 5S yaitu senyum, sapa, salam dan bersikap sopan, santun maka seiring berjalannya waktu kamu akan dihargai dan kepercayaan dirimu akan meningkat juga, Jangan lupa untuk selalu berkata tolong saat meminta bantuan, maaf jika berbuat salah, dan terima kasih ketika mereka membantumu.

so, sudahkah kalian percaya dan lebih mencintai diri sendiri?


Reference

Gufron & Risnawita. 2011. Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder Edition (DSM-V). Washington : American Psychiatric Publishing.

https://www.universitaspsikologi.com/2019/12/pengertian-self-confidence-dan-aspek-kepercayaan-diri.html

https://satupersen.net/blog/kepercayaan-diri-mengapa-penting-untuk-dimiliki

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190712123140-284-411556/cara-cara-efektif-meningkatkan-kepercayaan-diri

https://www.youngontop.com/read/416988/dampak-positif-percaya-diri/

Angelis, Barbara De. (2001). Percaya Diri, Sumber Sukses dan Kemandirian. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

https://www.researchgate.net/publication/260296797_Development_Psychology_Childhood_and_Adolescence