Banyak kegiatan yang orang lakukan untuk mengisi waktu luang seperti bersepeda. Bersepeda dapat menjadi alternatif mengisi waktu luang. Bersepeda sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan lingkungan. 

Bersepeda bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah. Tidak hanya itu, bersepeda dapat mengurangi polusi udara yang diakibatkan penggunaan transportasi yang menggunakan mesin seperti mobil (bus dan truk), motor dan pesawat.

Bersepeda adalah salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk mengurangi risiko diabetes. Kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu penyebab diabetes. Sebuah studi di Finlandia menunjukkan bahwa orang bersepeda lebih dari 30 menit per hari memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes. Menurut Neema Mooraveji.

Jika kita mempertahankan pola makan yang sehat dan bersepeda secara teratur, maka hal tersebut akan membantu kita dalam mengurangi risiko kanker. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association.

American Medical Association menunjukkan bahwa orang yang memiliki tubuh bugar, bahkan di usia tua, berisiko lebih rendah untuk terkena kanker paru-paru dan kanker kolorektal. Menurut peneliti dari Finlandia.

Bersepeda juga dapat merawat sendi selain otot, sendi-sendi pada lengan dan tungkai juga ikut aktif. Sikut, lutut, pergelangan kaki, dan pergelangan tangan adalah beberapa sendi yang akan otomatis bekerja saat bersepeda. Pergerakan yang baik pada persendian akan membuatnya makin fleksibel.

Membangun otot dan tulang Baik bersepeda menanjak atau di tanah yang rata, kegiatan ini menggunakan otot di bahu, otot gluteus di bokong, dan otot-otot di paha depan selama menggunakan sepeda. Selama fase pemulihan, paha belakang di paha dan otot fleksor di pinggul juga digunakan. 

Aktivasi beberapa otot pada gilirannya juga membantu membangun tulang yang sehat dan mencegah pengeroposan tulang. "Aktivitas-aktivitas perlawanan, seperti mendorong pedal dan menarik otot-otot yang meningkatkan kepadatan tulang," kata Dr. Clare Safran-Norton, ahli terapi fisik di Brigham and Women's Hospital, Boston.

Tidur lebih baik menurut Para peneliti di University of Georgia telah mempelajari pria dan wanita berusia 20 hingga 85 tahun selama periode 35 tahun, dan menemukan bahwa terjadi penurunan kebugaran 2 persen untuk pria dan 4 persen untuk wanita yang mengakibatkan masalah pada tidur.

Dr. Rodney Dishman, salah satu penulis utama, berkomentar: “Penurunan tajam dalam kebugaran kardiorespirasi terjadi antara usia 40 dan 60. Ini juga ketika masalah durasi dan kualitas tidur meningkat”.

Melakukan aktivitas fisik, termasuk bersepeda, akan membuat tubuh Anda memprodukdi hormon dopamin yang dapat meningkatkan rasa bahagia sehingga dapat mengurangi stres, atau bahkan depresi yang Anda alami.

Pria dan wanita berusia 20 hingga 85 tahun selama periode 35 tahun, dan menemukan bahwa terjadi penurunan kebugaran 2 persen untuk pria dan 4 persen untuk wanita yang mengakibatkan masalah pada tidur menurut Para peneliti di University of Georgia.

Mengontrol Berat Badan dan seperti olahraga lainnya, manfaat bersepeda secara rutin juga bisa mengontrol berat badan atau mencegah obesitas.kita juga perlu hati-hati dengan obesitas. Menurut beberapa penelitian, bersepeda selama satu jam bisa membakar 300 kalori.

Bersepeda meningkatkan detak jantung anda dan memompa darah ke seluruh tubuh anda, dan membakar kalori, membatasi kemungkinan Anda kelebihan berat badan. Akibatnya, ini adalah salah satu pilihan dari bentuk latihan yang direkomendasikan oleh NHS (National Health Service) 

NHS (National Health Service) merekomendasikan satu bentuk latihan sebagai cara sehat untuk mengurangi risiko terkena penyakit utama, seperti penyakit jantung dan kanker yaitu dengan bersepeda 30 menit setiap hari.

Baca Juga: Sepeda Ontel

Bukti baru yang disajikan dari studi yang dilakukan oleh Universitas Glasgow, pada awal tahun ini juga menunjukkan, para peneliti mempelajari lebih dari 260 ribu orang selama lima tahun - dan menemukan bahwa bersepeda ke kantor dapat mengurangi risiko pelakunya terkena penyakit jantung atau kanker dalam setengahnya.

Sebuah studi oleh YMCA (sebuah lembaga penelitian di Inggris) menunjukkan bahwa orang yang memiliki gaya hidup aktif secara fisik memiliki skor kesejahteraan 32 persen lebih tinggi daripada orang yang tidak aktif.

Ada banyak cara bahwa olahraga dapat meningkatkan suasana hati sesorang: Ada pelepasan dasar adrenalin dan endorfin, dan kepercayaan diri yang meningkat, yang berasal dari pencapaian hal-hal baru (seperti menyelesaikan olahraga atau mendekati tujuan tersebut).

Bersepeda membantu membentuk tubuh dan memberikan energi. Saat bersepeda gerakan yang dilakukan turut membentuk, menguatkan juga serta mengencangkan paha, otot betis dan daerah panggul. Selain itu lemak di daerah ini akan berkurang dan diganti oleh otot.

Sebaiknya lakukan bersepeda selama 30 menit setiap hari agar kita dapat merasakan banyak manfaat bersepeda bagi kesehatan tubuh dan lingkungan. Seharusnya kita menggunakan transportasi yang tidak menggunakan mesin untuk menjaga lingkungan contohnya seperti sepeda dan delman.