Salam hangat salam sejahtera bagi kita semua. Semoga keselamatan dan keberkahan menyelimuti kita. Bagi umat islam, saya mengucapkan assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Semoga dengan ucapan salam penulis di awal, akan membawa kita hari ini, esok, bahkan masa depan kepada keselamatan yang abadi, amin yaa robbal alamiin. 

Penulis disini akan membahas soal bagaimana kasus terorisme bisa merambah di Negara kita Indonesia. Terorisme mulai marak di Negara kita. Banyak kelompok-kelompok tertentu yang mendirikan dan menamakan bahwa ini adalah bentuk dari jihad kita. 

Di bawah ini adalah bentuk-bentuk kejahatan yang dilakukan oleh terorisme. Dan jumlah korban jiwa yang diakibatkan oleh perbuatan terorisme itu sendiri antara lain:

1. Bom Bali 1 - 2002
Bom Bali 1 yang terjadi pada tahun 2002 merupakan rangkaian tiga peristiwa pengeboman terus-menerus yang terjadi pada malam hari tanggal 12 Oktober 2002.

Tercatat 202 korban jiwa meninggal dan sedikitnya 209 orang luka-luka atau cedera, Peristiwa ini dianggap sebagai peristiwa terorisme terbesar dalam sejarah Indonesia.

2. Bom Hotel JW Marriott - 2003
Peristiwa ledakan bom ini terjadi di hotel JW Mariott di kawasan Mega Kuningan, Jakarta pada Selasa, 5 Agustus 2003. Sebanyak 12 orang tewas dan 150 orang cedera dalam kejadian ini. Ledakan ini merupakan aksi teror bom bunuh diri.

3. Bom Kedubes Australia - 2004
Ledakan besar terjadi tepat di depan kantor Kedutaan Besar Australia, kawasan Kuningan, Jakarta. Terror Bom ini meledak pada tanggal 9 September 2004 silam. Jumlah korban jiwa 11 orang tewas.

4. Bom Bali 2 - 2005
Untuk yang kedua kalinya, aksi teror di Pulau Dewata Bali kembali terjadi pada 1 Oktober 2005. Ledakan bom berada di R.AJA’s Bar dan Restaurant, Kuta Square, daerah Pantai Kuta dan di Nyoman Cafe’Jombaran. Peristiwa ini menewaskan 22 orang dan 102 orang mengalami luka-luka.

5. Bom Hotel JW Mariott dan Ritz-Carlton - 2009
Peristiwa bom bunuh diri terjadi di kawasan Mega Kuningan, Jakarta pada 17 Juli 2009, lebih tepatnya di hotel JW Mariott dan Ritz-Carlton. Peristiwa ini menewaskan 9 orang korban dan melukai lebih dari 50 orang lainnya.

Peristiwa ini terjadi 9 hari sesetelah Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Indonesia serta dua hari sebelum rencana kedatangan tim sepak bola Manchester United di Hotel Ritz-Carlton pada 20 Juli 2009.

6. Bom Plaza Sarinah - 2016
Bom Sarinah merupakan serentetan peristiwa bom sebanyak enam ledakan dan juga teror penembakan di daerah sekitar Plaza Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta pada tanggal 14 Januari 2016.

Diantara banyak runtutan diatas tadi. Yang paling terbesar dalam sejarah di Indonesia adalah kasus terorisme Bom Bali 1. Tercatat 202 korban jiwa meninggal dan sedikitnya 209 orang luka-luka atau cedera. 

Penulis berpendapat bahwa peledakan bom di Bali bukan jihad fi sabilillah yang benar. Hal ini juga dikuatkan dengan dampak negatif yang timbul setelah bom tersebut. Banyak sindiran dan kritikan yang bukan hanya untuk terorisme tapi buat umat islam pada umum nya. Banyak anggapan non muslim kepada umat islam. Islam kata nya agama yang Cinta damai, tapi kenyataannya kog sampai ada pengeboman seperti itu. 

Banyak juga korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Banyak anak kecil, ibu hamil, dan orang tua yang meninggal. Jihad sih boleh, tapi kalau jihad terus sampai melenyapkan nyawa orang lain, apakah itu tetap dinamakan jihad?. Menurut penulis berjihad itu tak usah se-ekstrim itu. Banyak jihad lain yang bisa kita lakukan, dan tidak sampai mengorbankan nyawa orang lain. 

Contoh berjihad menurut penulis: kita berjihad untuk memajukan kondisi islam. Kita dapat mengajarkan islam ke anak cucu kita. Bahwa ini loh nak, agama islam itu!, islam itu Cinta damai. Islam Cinta persatuan dan kesatuan, bukan pertingkaian dan permusuhan. 

 Kesimpulan dari penulis soal terorisme bahwasannya kita boleh berjihad dan harus tetap mensyiarkan islam. Harus kita bangkitkan tujuan islam di muka bumi, bahwa islam adalah agama yang damai agama yang Cinta persatuan dan kemanusiaan. 

Selanjutnya membahas soal Hak Asasi Manusia. Penulis mengajak generasi muda jaman now. Untuk menjadikan kemanusiaan itu harus diutamakan dan di prioritaskan. Banyak kehormatan manusia yang harus di perjuangkan. Banyak nyawa yang harus dipertahankan. 

Siapa lagi kalau bukan kita generasi jaman now yang akan melakukan semua itu. Kita harus selalu menegakkan keadilan. Kita harus perjuangkan nasib kemanusiaan dan nyawa umat manusia. 

Tujuan penulis soal urusan kemanusiaan adalah urusan bersama tanpa memandang kepentingan apapun, baik politik, agama, dan budaya. Rasa kemanusiaan harus ditumbuhkan atas dasar solidaritas yang tinggi. Jika tidak ada keharmonisan dan kesepahaman antara konsep kemanusiaan dalam bidang keagamaan atau ketauhidan. Maka pemahaman tentang kemanusiaan haruslah dibebaskan dari segala bentuk kepentingan identitas manapun. 

Kesimpulan dari saya yang saya susun dalam puisi pendek:

Agama bukan hal yang ekstim

Agama bukan sebuah penindasan

Agama juga tak perlu jadi topik perdebatan.

Tapi..... 

Jadikan agama untuk jembatan kita menghadap kehadirat allah swt

Buatlah manusia yang menyibukkan diri nya untuk allah 

Bukan buat politik agama yang kian hari

Kian menggelegar seperti harimau

Yang menampakkan taringnya 

Jangan jadikan agama sebagai

Kostum atau senjata kita 

Untuk menindas agama yang lain

Semoga dengan tulisan saya tadi bisa membawa kita selamat di dunia maupun di akhirat. Amin