Timnas U-23  Indonesia memetik hasil memuaskan di laga perdana Cabang Olahraga (Cabor) Sepak Bola Sea Games Filipina. Selasa (26/11), Timnas U-23 membungkam Thailand U-23 dengan skor 2 gol tanpa balas.

Gol menit awal Egy Maulana Vikri dan gol dari Osvaldo Hay 3 menit menjelang pertandingan bubar membuat Indonesia bertengger di peringkat ke-2 klasemen sementara Grup B, tepat di bawah Vietnam yang mencukur Brunei Darussalam 6-0.

Kemenangan ini sekaligus memutus tren negatif Indonesia kala bertemu Thailand di kancah Sea Games. Mengingat juara bertahan medali emas Sea Games edisi sebelumnya ini sering memutus langkah Timnas.

Di sisi lain, di tengah euforia kemenangan ini, publik Indonesia dihebohkan dengan hadirnya Miyabi yang ikut mendukung Timnas Garuda Muda dari Tribun. Video maupun foto-foto mantan artis dewasa ini tersebar di jagat maya netizen +62.

Lini masa Twiter, Instagram, Facebook, dan platform media sosial lainnya dipenuhi aksi-aksi militan Miyabi yang bernama asli Maria Ozawa ini. Dukungan yang berupa nyanyian, teriakan, hingga mencium atribut Indonesia dipertunjukkan oleh Miyabi, walaupun dukungannya hanya sampai babak pertama.

Sebelum pertandingan dimulai pun Miyabi sempat memprediksi bahwa Timnas Indonesia akan menang dengan skor 2-0 (Jawapos.com); dan terbukti tebakannya benar.

Bahkan dilansir dari Jawa Pos, Miyabi akan hadir langsung di Tribun manakala Indonesia bertemu Singapura pada Kamis (28/11) mendatang. ”Saya akan datang lagi pada pertandingan Indonesia berikutnya (melawan Singapura, 28 November, Red).”

Miyabi sebelumnya bukanlah nama yang asing bagi masyarakat Indonesia, mengingat pada tahun 2009 silam, Miyabi sempat menggegerkan publik saat kedatangannya untuk main film ditolak oleh sebagian masyarakat. Bahkan saat itu dia sempat menyatakan syok dan kapok datang lagi ke Indonesia.

Dengan aksi yang dilakukannya untuk mendukung Indonesia dari Tribun serta pensiunnya dari industri film dewasa, setidaknya bisa mengubah perspektif negatif masyarakat +62 .

Berkaitan dengan Sea Games di Filipina ini, berbagai problem bermunculan, entah dari teknis maupun non teknis, mulai dari pendistribusian kartu ID wartawan bermasalah, venue atlet juga banyak yang belum selesai digarap. Hal itu terlihat manakala foto-foto Timnas Timor Leste yang harus terlantar di hotel gara-gara PHISGOC mengirimkan ke hotel yang salah.

Nasib paling tragis dialami oleh punggawa Kamboja, manakala tim mereka harus tidur di lantai hotel selama lima jam gara-gara menunggu staf hotel menyiapkan fasilitas.

Tim asuhan Indra Syafri juga tak luput dari ketidaksiapan PHISGOC, disebabkan gara-gara bus yang mengantar ke stadion terlambat membuat Evan Dimas dkk. harus berjalan kaki sampai ke stadion.

Lantas protes bertubi-tubi pun berdatangan ke negeri di bawah pimpinan Duterte ini. Tagar #Seagames2019fail bertengger di trending topic Twitter Indonesia. Bahkan masyarakat Indonesia menganggap Filipina mendapat karma, karena komentar miris mereka saat perhelatan Sea Games 2011 di Jakarta. Salah satu official Tim Filipina menilai Sea Games Indonesia merupakan Sea Games paling buruk dalam sejarah.

Nah, di tengah kecaman netizen yang begitu kencang, bisa saja kehadiran Miyabi menjadi pendingin suasana, sekaligus sebuah alibi untuk meredam kecaman yang bertubi-tubi datang.

Lantas kenapa Indonesia yang menjadi jujukan utama Miyabi? Sudah jelas, Asia Tenggara penduduk terbesarnya adalah Indonesia. Komentar-komentar pedas yang menusuk juga datang dari warganet Indonesia.

Maka hasilnya bisa kita lihat sendiri, secara spontan perhatian media dan netizen terlena ke berita-berita seputar Miyabi. Sorot utama kamera wartawan pun juga mengalih ke pesona Miyabi, melupakan isu kesiapan Filipina sebagai tuan rumah yang masih carut-marut.

Sebab kedatangan Miyabi di Tribun Indonesia merupakan hal yang di luar perkiraan, karena hubungan Miyabi dengan Indonesia tidaklah seharmonis di Tribun. Terbaru pada 2018 kemarin, kedatanganya di Bali waktu itu disambut negatif oleh otoritas imgrasi Bali.

Ada yang menyebutkan bahwa kedatangan Miyabi di bangku penonton Indonesia sebagai Brand Ambassador sebuah produk. Bagaimanapun, artis yang bersuami chief asal Filipina ini penuh dengan misteri, apalagi kedatangannya di Tribun Indonesia tidak sekali.

Bagaimanapun itu, bagi awak media, sah-sah saja meliput aktivitas luar lapangan Miyabi, yang penting tidak melupakan kritik kita kepada PHINASGOC, yang sampai sekarang menjelang pembukaan masih belum tuntas dengan tugas-tugasnya sebagai tuan rumah.

Kita lupakan sejenak pesona Maria Ozawa, Karena sebelumnya Senat Filipina sempat berujar bahwa Sea Games Filipina ini akan menjadi pembuktian kepada mata dunia, bahwa Filipina juga layak untuk menghelat event-event besar.

Selain itu, kita juga miris meliha atlet yang datang dari jauh untuk memperjuangkan nama negaranya sesampainya di lokasi malahan ditelantarkan oleh tuan rumah. Sebuah pemandangan yang miris mengingat event ini merupakan multinasional, yang tentunya tidak boleh dipandang sebelah mata. 

Pembukaan pada hari Sabtu nanti akan menjadi bukti, seberapa serius pemerintah Filipina melayani tamu-tamunya.