Cerita ini bermula dari seorang Gadis kecil yang baru terbangun dari mimpinya yang indah di ranjangnya yang empuk dan kamar yang dominan putih, Gadis kecil itu berharap dia memiliki seorang teman di sampingnya karena dia tidak bisa mencari teman diluar akibat penyakit ataxia yang sedang menggerogoti tubuhnya membuat dia sulit bergerak apalagi berjalan keluar kamar.

Pada suatu hari Mama Gadis itu datang menjenguk membawakan secarik kertas dan alat tulis Gadis kecil itu bertanya “Apakah yang engkau bawa Mama?” Mama itu terdiam lalu menjelaskan bahwa secarik kertas dan alat tulis itu sebagai penggantinya saat mereka tidak bisa Bersama.

Gadis kecil itu terlihat senang dengan pemberian Mama nya dia akhirnya benar-benar mempunyai seorang teman di sampingnya, namun rasa penasaran meluap dalam hati Gadis kecil itu dia pun bertanya lagi, “Mama aku penasaran selain untuk menulis kertas ini dapat digunakan untuk apa saja?”

Mama terdiam dan dia berkata, “Bagaimana kalau begini saja anakku, bagaimana kalau kamu mencari fungsi kertas itu apa saja nanti jika kamu bisa menemukannya Mama akan memberi kamu hadiah.”

Gadis kecil itu terlihat sangat senang akan janji yang di ucapkan Mama nya, Gadis kecil itu menuliskan setiap hal yang dia lakukan, yang dia lihat dari kamar putihnya dia menggoreskan alat tulis pemberian Mama nya menghiasi kertas polos itu.

Keesokan harinya Gadis kecil itu terbangun dengan rasa penasaran yang masih menghantui dia masih penasaran fungsi kertas yang lain, selang beberapa waktu datanglah seorang perempuan dan pria dengan senang merawat Gadis kecil itu.

Yang pria berkata bagaimana dengan keadaan Gadis itu, Gadis itu mengangguk menandakan bahwa dia merasa baik-baik saja, yang perempuan bertanya kepada Gadis kecil itu “Kamu dapat dari mana kertas dan alat tulis itu?”

“Aku mendapatkannya dari Mama ku, Suster aku ingin bertanya kepadamu?” jawab Gadis kecil itu

“Apa yang ingin kamu tanyakan sayang?” balas suster

“Apa suster tau kegunaan kertas selain sebagai media tulis bisa untuk apa saja?” Gadis kecil itu bertanya dengan antusias terlihat dari wajahnya

“Hmm aku tau tetapi bagaimana jika aku beri tahu setelah pemeriksaan selesai?” balas Suster itu

“Benar lagi pula sebentar lagi pemeriksaan selesai,” jawab Dokter itu menambahkan

Gadis kecil itu terlihat sangat senang atas bantuan dari suster, mata Gadis itu berbinar binar oleh harapan tidak lama yang ditunggu-tunggu tiba, suster datang dengan membawa 3 buah benda yang berbeda ia menjelaskan kepada Gadis itu bahwa kertas sangat dibutuhkan oleh manusia diantaranya dapat dipakai sebagai:

  • Sebagai media informasi seperti koran, brosur, pamflet dan lain-lain
  • Sebagai alat tukar yang sering digunakan yaitu uang kertas
  • Dan benda ketiga yang dibawa membuat Gadis kecil itu tertawa yaitu sebagai kertas pembersih(tisu).

Dari ketiga benda yang dibawa merupakan benda yang mudah dijumpai di rumah sakit tapi Gadis itu baru bahwa kertas dapat dijumpai di manapun menandakan manusia hidup membutuhkan kertas. Beberapa hari kemudian Mama datang kembali dan Gadis kecil itu menagih janji yang dibuatnya

“Mama aku sudah tau kegunaan kertas apa saja” kata Gadis kecil itu dengan semangat

“Benarkah kamu pintar anakku, coba apa saja?” jawab Mama Gadis kecil itu

Gadis kecil itu menjelaskan kegunaan kertas yang dia temukan beberapa hari ini

  • Media informasi berupa koran, banner, brosur, pamflet dan lainl-lain
  • Sebagai alat tukar yaitu uang
  • Sebagai ketas pembersih yaitu tisu
  • Sebagai media pengirim pesan yaitu surat
  • Untuk kegiatan seni berupa lukisan origami dan lain-lain
  • Sebagai alat untuk perdamaian

Mama bertanya pada gadis itu “sebagai media perdamaian?”

“Benar mah, sudah sejak dulu kita di dunia selalu terdapat konflik antara satu dengan yang lain dan kertas di gunakan untuk membuat surat perjanjian dari yang sedang konflik itu” jawab Gadis kecil itu

“Oh, maksud mu sebagai surat perjanjian? lalu kegunaan kertas apa lagi?” balas sang Mama

“hele iya mah, masih banyak banget kegunaan kertas karena peradaban manusia sebenarnya di bangun dengan kertas mah,” Gadis kecil itu tersenyum dengan tulus

“Kamu pintar anakku kalau begitu dari banyaknya kegunaan kertas yang mana yang paling kamu sukai anakku?” balas sang Mama

“Tentu saja ketas sebagai penanda diri seseorang mah,” jawab Gadis kecil itu

“Apa maksud mu sayang?” balas sang Mama kebingungan

“Kertas sebagai penanda diri mah maksud aku kertas dapat menunjukkan bahwa seseorang pernah ada di dunia ini bahkan banyak orang-orang hebat yang telah tiada menuliskan tentang diri mereka, ilmu yang mereka punya, atau cerita dongeng untuk di wariskan kepada orang yang masih hidup mah, jadi dengan aku menulis aku berharap tulisan ku bermanfaat untuk banyak orang walau aku sudah tiada,” jawaban dari Gadis kecil itu tidak diharapkan oleh Mama nya

Sontak sang Mama memeluk erat Gadis kecil itu dengan erat dia tidak mau ditinggalkan oleh harta yang paling berharga baginya, Gadis kecil itu juga membalas pelukan sang Mama dengan berlinang air mata mereka berdua berpelukan tanpa ada yang mengganggu atau berani menghentikan, kasih sayang ibu dan anak yang tidak terbatas memenuhi kamar itu.

Setelah beberapa lama memenuhi janjinya dengan memberikan smartphone yang telah terhubung ke internet agar Gadis kecil itu lebih mengenal dunia luar, namun Gadis kecil itu lebih menyukai secarik kertas sebagai temanya dia meminta ke mama nya dan di berikan nya setumpuk kertas kosong. Se-perginya Mama nya dari kamar itu Gadis kecil itu kembali menulis di kertas yang ia dapatkan dari sang Mama sampai dia lupa akan hadiah yang ia dapatkan.

Gadis kecil itu menghabiskan waktunya dengan menulis, apa-pun dia tulis semua yang ia lihat, semua yang terlintas di pikirannya dia menghabiskan waktu siang dan malam hanya untuk menulis hingga dia lupa akan penyakit yang sedang merusak tubuhnya perlahan, entah sudah berapa lembar kertas yang ia tulis yang pasti kamar tempat dia beristirahat telah dipenuhi dengan kertas tulisannya entah telah berapa ratus atau berapa ribu lembar kertas yang menumpuk di kamar itu.

Hingga suatu hari, saat Gadis kecil itu kehabisan kertas dia berhenti menulis dia menatap ke atap kamarnya dan teringat akan hadiah yang ia dapatkan dari sang Mama dia mencoba menggunakan hadiah itu, untuk anak sepintar dia mudah baginya menggunakan smartphone tersebut dia menuliskan di kolom pencarian mengenai kertas dia mendapatkan ilmu baru bahwa orang yang menemukan kertas merupakan orang berkebangsaan Cina yang bernama Tsai Lun pada abad ke-2.

Waktu itu kertas masih di buat menggunakan serat pohon bambu yang di potong kecil-kecil dan direndam dalam air. Tidak sampai situ perasaan penasaran dari gadis kecil itu ia mencari ilmu baru mengenai kertas yang ia sukai kali ini ia mendapatkan jenis-jenis kertas yang ia kira hanya terdapat 1 jenis saya, diantaranya:

  • Kertas Kalkir biasanya dipakai untuk media sablon, namun lebih gelap dan terlihat transparan seperti kertas habis kena tumpahan minyak.
  • Kertas Duplex (Coated), kertas ini banyak digunakan untuk pembuatan box karena harganya yang relatif murah dibandingkan bahan lainnya.
  • Kertas Art/Matt Paper Kertas ini biasanya dipakai untuk brosur dengan permukaan yang licin (art) atau semi doff (matt)
  • Kertas Ivory, bahan ivory ini hampir sama seperti art karton. Yang membedakan, art karton kedua sisinya licin sementara ivory hanya satu sisi yang licin. Bahan ini juga banyak digunakan untuk box cosmetic karena cukup tebal.
  • Kertas HVS, jenis kertas HVS agak kasar, umumnya digunakan untuk kertas fotokopi / Printer Deskjet. Kertas jenis ini banyak dijual di toko-toko buku (contoh: kertas peperone, Gold, dsb).
  • Art Karton bahan kertas ini sama seperti art paper, tetapi lebih tebal. Banyak digunakan untuk produk cetak, seperti: kartu nama, katalog, profile, brosur, dan produk cetak lain yang membutuhkan kertas agak tebal.
  • Duplex Putih, bahan sama seperti duplex, hanya bagian dalam berwarna putih sehingga kelihatan lebih bersih. Banyak digunakan untuk box makanan.
  • Samson Kraft, berwarna cokelat muda, merupakan bahan hasil daur ulang, dan permukaannya kasar. Umumnya digunakan untuk kertas bungkus, pembuatan paper bag dan handbag (khususnya untuk distro jeans
  • Corrugated (Gelombang) Sesuai namanya, corrugated merupakan karton yang bagian dalamnya bergelombang antara lain digunakan sebagai box mi instan. Jika dicetak, box ini umumnya ditempel lagi dengan menggunakan dupl. ex, Kraft atau hvs. Jadi jika hendak dicetak full color, pencetakan dilakukan pada bahan lain kemudian ditempel.
  • BC/Linen Jepang, kertas ini bertekstur, biasanya digunakan untuk kop surat / sertifikat.
  • Jasmine, digunakan untuk membuat undangan pernikahan.
  • Fancy Paper, jenis kertas dengan beragam warna dan karakteristik. Umum digunakan untuk membuat undangan. Ada banyak jenisnya seperti millennium, jasmine, java emboss, Hawaii dan lain-lain.
  • Yellow Board, jenis kertas ini cukup tebal, biasa digunakan untuk rangka dalam suatu undangan hard cover.
  •  Kertas origami, jenis kertas yang satu ini untuk membuat seni lipat kertas yang di budaya oleh negara Jepang.

Gadis itu merasa takjub ternyata temanya memiliki lebih dari satu jenis dan memiliki banyak kegunaan yang bahkan tidak ia tau, membuat dia sadar bahwa temanya sang kertas telah banyak membantu dalam memajukan peradaban dunia entah dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, ekonomi, bahkan dalam bidang bersih-bersih pun kertas turut ambil bagian dalam memajukannya.

Gadis kecil itu merasa terharu akan kerja keras dari temanya yang sudah berabad-abad lamanya berjuang keras  , ketertarikan Gadis kecil itu akan kertas terus bertambah rasa untuk menulis dan menyalurkan pikiran Gadis itu semakin menjadi, sampai dia menemukan artikel mengenai penggunaan kertas yang berlebihan membuat dunia kehilangan 1.732,5 hektare hutan tiap jam nya, yang berarti setiap satu jam tak terhitung pohon ditebang untuk memenuhi kebutuhan kertas di dunia, di artikel itu juga tertulis bahwa satu batang pohon dapat menyediakan oksigen untuk 3 orang untuk bernafas.

Isi dari artikel tersebut membuat Gadis kecil tersebut tidak percaya, dia mencari lagi fakta dari web lain dan benar saja bahwa yang tertulis di artikel sebelumnya benar adanya. Kenyataan tersebut membuat Gadis kecil yang polos itu sangat terpukul bahwa temanya bertanggung jawab akan banyaknya kematian di dunia karena sulit bernafas.

Telah beberapa hari berlalu gadis kecil telah kehilangan minat untuk menulis rasa senang dia akan kertas telah berubah menjadi rasa benci dia akan dunia karena telah me-kambing hitamkan  temanya kertas atas polusi yang ada di dunia, perasaan tersebut yang membuat penyakit ataxia yang menyerang tubuh gadis itu bertambah ganas tubuh gadis itu menjadi sulit di gerakan bahkan menggerakan tangan dan jari jemari yang biasa ia gunakan untuk menulis diatas temanya saja sekarang sudah mustahil dilakukan lagi, rasa depresi dan kemarahan akan dunia terus bertambah tiap hari membuat dia menjadi tidak peduli dengan dirinya sendiri.

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

Beberapa bulan telah berlalu, Gadis kecil yang kesepian sudah tiada dia meninggalkan seluruh orang ia sayangi untuk selamanya bahkan temanya satu-satunya pun ia tinggalkan kekecewaan gadis kecil itu akan dunia membuat dia memutuskan meninggalkan dunia untuk selamanya, tak ada yang mengenal gadis itu kecuali keluarga dan pegawai rumah sakit yang merawatnya serta tumpukan lembaran kertas yang sudah dipenuhi oleh tulisan gadis kecil itu.

Temanya gadis itu lah yang menjadi satu-satunya warisan untuk dunia yang membuat ia kecewa, pada suatu hari Mama gadis itu berkunjung ke rumah sakit untuk mengambil tumpukan kertas yang sudah berdebu dan kusam sepeninggal anaknya di tumpukan paling bawah ia menemukan kertas yang sudah berlipat dan kotor di sana tertulis sebuah tulisan yang membuat dia menangis.

“Hari ini aku senang, Mama ku membawakan teman baru untuk ku, aku yakin dia akan menemani aku di hari terakhir ku, aku tau kalau umur ku sudah tidak lama lagi aku juga tau kalau aku tidak akan berguna untuk siapa pun namun setidaknya aku ingin berharap ada yang bisa aku lakukan untuk dunia ini”

“Temanku sangat setia setiap waktu aku selalu menceritakan impian ku yang tidak akan menjadi kenyataan karena suatu hari jari jemari ku akan berhenti bergerak, aku bercerita kalau aku ingin menjadi penulis aku ingin menyumbangkan sesuatu pada dunia dalam bentuk tulisan”

“Aku bangga pada temanku dia begitu berguna bahkan semua orang di dunia membutuhkannya namun mengapa, mengapa ia disalahkan atas perbuatan yang bukan menjadi salahnya. Yang salah bukan lah temanku dunia ini lah yang salah temanku telah berjuang di setiap hari, setiap tahun, setiap zaman tetapi mengapa dia disalahkan”

“Aku benci dunia ini, aku benci orang yang menyalahkan temanku”

“Aku harap bisa menulis lagi bersamamu TEMANKU KERTAS.”