Kau beranjak tiada takut terjebak
Jalan-jalan kesudut dan menanjak
Kau berteriak sampai tiada jejak
Berlarian kecil lelahnya mendadak

Cepat-cepat jangan terlewat
Singkat padat hingga ke tempat
Tepat teramat jangan menghambat
Agar terlihat bukit yang kita ingat

Sampai mana adinda sudah?
Sudut berapa yang kita dulu pernah
Hilang kah jejak-jejak sejarah
Dari haluan lorong-lorong lembah

Sudah, diam begini saja disini
Menikmati silih pagi berganti hari
Sudut mana sudi biasa kucari?
Sudutnya hati bukan yang lain lagi