Sebentar lagi hujan. Restoran ramai pengunjung. Lagu Via Vallen sayup-sayup terdengar. Di sudut ruangan anak-anak bermain riang. Jemari lentikmu menari di laptop, menulis entah apa.

Tahun baru telah berlalu. Setelah pesta di malam penghujung tahun kita kembali berjumpa dengan rutinitas, kecemasan dan kegelisahan. Sudahkah kau bahagia hari ini? Pertanyaan yang terdengar janggal dari lelaki yang baru berpisah dengan istrinya. Sebab kebahagiaan itu datang dan pergi maka itu aku tak terlalu percaya padanya.

Kau ingin aku meramal masa depanmu. Kubuka kartu tarot dan kulihat pedang berhamburan dari dalam kartu dan aku menjelma pangeran yang patah hati. Sudahlah, masa depan itu nisbi, semua tergantung saat ini. Apa yang kau tabur itu yang akan kau tuai.

Kau lalu memeluk dan menciumku dan bergegas mengajaku pulang.

(2018)