Partai Solidaritas Indonesia adalah partai yang begitu memperjuangkan amanat rakyat. Partai Solidaritas Indonesia menjadi sebuah partai yang mewakili suara rakyat yang selama ini seringnya dianggap sepi dan tidak terdengar. 

Keberadaan PSI adalah sebuah keniscayaan di dalam pemerintahan bangsa ini. PSI tidak ada di Senayan, namun mereka ada di setiap daerah-daerah yang diwakilkan oleh beberapa wakil rakyatnya. Sebagai partai baru, mereka berani menggebrak ide-ide mereka yang cukup lantang vokal dan kreatif.

Keberadaan partai ini membuat segar berita berita politik di dunia Indonesia, khususnya media massa  online. Ketua umumnya Grace Natalie PSI maju pesat dan mengisi setiap lini masa dari pemberitaan di media. 

PSI memiliki kader-kader yang cerdas tulus dan mereka memiliki hati untuk melayani rakyat. Beberapa di antaranya sudah kita kenal di DKI Jakarta. Beberapa nama yang akan saya angkat adalah William, Anthony, dan Viani.

Ketiga orang ini adalah anggota dewan dari 8 anggota dewan PSI yang ada di DKI Jakarta. Mereka adalah yang paling terkenal karena mereka dianggap vokal di dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia, khususnya yang ada di Jakarta mengenai transparansi, kejelasan anggaran, dan ketersediaan air bersih. 

Pertama, William adalah tokoh yang memperjuangkan transparansi anggaran di dalam e-budgeting DKI Jakarta. Ia menemukan dan memviralkan anggaran janggal yang ada di budgeting yang disusun oleh Pemprov DKI Jakarta, khususnya dalam penemuan anggaran gila-gilaan lem Aica aibon senilai 82 miliar.

Pendek kata, orang ini sudah menyerahkan akan keterbukaan yang seharusnya dikerjakan oleh Pemprov kepada rakyatnya karena uang yang dikelola adalah uang rakyat. Ini malah dianggap sebagai semua kesalahan dari William Aditya Sarana. Dirinya dilaporkan oleh pendukung Anies Baswedan kepada dewan kehormatan DPRD DKI Jakarta, dan dipersalahkan dan diberikan sanksi yang akan dieksekusi oleh ketua DPRD DKI Jakarta. 

Sekarang sanksi belum diterima oleh William, mungkin karena tidak ada kesalahan yang fatal sehingga ia perlu diberikan sanksi. Dia adalah pahlawan keterbukaan anggaran yang ada di DKI Jakarta dan mempertontonkan sebuah keberanian di dalam bongkar praktek busuk dari DKI Jakarta.

Kedua, Anthony yang menjadi simbol kejelasan anggaran. Tentang keterbukaan anggaran, Wiliam membicarakan keluar. Dan tentang kejelasan anggaran, Anthony berbicara di dalam. ia mempertanyakan mengenai dana ratusan miliar untuk komputer yang katanya sudah disetujui oleh KPK. 

Padahal KPK membantah hal tersebut. mempertanyakan kejelasan di dalam rapat banggar yang dikerjakan di DPRD dan dipublikasikan oleh media, bukan merupakan kesalahan Anthony sama sekali. Dalam rapat tersebut, Anthony menjelaskan dan mempertanyakan, bukan menuding seperti yang difitnahkan oleh Cinta Mega kepada Anthony.

Dan orang ini sekali lagi dituding membongkar rahasia. Lagi-lagi PSI menjadi korban zalim dari keberadaan orang-orang lama di DPRD DKI Jakarta. Sampai saat ini, belum ada laporan kepada dewan kehormatan DPRD DKI Jakarta terhadap kasus yang menimpa Anthony ini.

Ketiga, yang tidak kalah serunya, yaitu Viani. Viani adalah anggota dewan yang memperjuangkan air bersih untuk warga Jakarta Utara dan juga daerah yang kekurangan air.

Di dalam rapat dengan pihak pengelola air minum dan pihak Pemprov DKI Jakarta, Viani mempertanyakan kebutuhan air minum yang masih tidak dapat dirasakan oleh sebagian besar orang yang tinggal di daerah Jakarta Utara seperti Tanjung Priok, Pantai Indah Kapuk, Kelapa Gading, dan beberapa tempat lainnya. 

Dari tempat elite sampai tempat yang butuh bantuan dengan alasan ekonomi rendah, air bersih sulit diakses. Mereka mengalami masalah pelik mengenai kebutuhan air yang sangat minim. Sampai saat ini, saya tidak percaya bahwa di daerah Jakarta masih ada orang yang kesulitan mendapatkan air bersih. 

Ternyata hal tersebut dibongkar dan diutarakan oleh Viani. Ibu kota macam apa yang masih tidak menyediakan air minum yang cukup untuk mereka rakyatnya? Dari sini kita melihat bahwa PSI sudah bekerja dengan baik menjadi wakil rakyat yang betul-betul menyuarakan kebutuhan rakyat. 

Sangat jelas artinya pantai ini memang harus ada dan harus melayani rakyat. Keberadaan mereka adalah sebuah keharusan di tengah-tengah anggota DPRD DKI Jakarta yang lainnya yang lebih cenderung memikirkan diri sendiri dan kepentingan partainya atau kepentingan keluarganya. 

Maju terus, PSI.. Semoga kalian tetap amanah dan terus memperjuangkan hak-hak dasar rakyat Jakarta dan kota-kota lainnya. 

Pakailah kesempatan ini sebaik-baiknya selama 5 tahun. Saya percaya jika kalian berhasil merebut hati rakyat, kalian akan dipercaya juga untuk masuk ke DPR RI di Senayan seperti mimpi kalian. Karena yang dibutuhkan oleh rakyat adalah sebuah kepastian akan kehidupan mereka yang terus dijamin oleh pemerintah. 

Kalian adalah bagian dari pemerintah dalam legislatif. Dan kalian memang harus memperjuangkan amanat rakyat. Kemaslahatan hidup orang banyak untuk sebuah janji kehidupan yang merdeka berdaulat adil dan makmur.

Suara mereka lantang dan keras namun mereka bukan kaleng-kaleng. Mereka dibuktikan dengan kerja nyata yang juga lebih keras.