Indonesia menempati peringkat ke 4 dalam kepadatan penduduk terbesar di dunia, dengan jumlah penduduk lebih dari 2 juta jiwa. Dengan jumlah penduduk yang begitu banyak pemerintah Indonesia dituntut untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Pelayanan Publik

Dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, dijelaskan pengertian pelayanan publik adalah sebagai kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.

Selanjutnya yang dijelaskan dalam Undang-Undang di atas, penyelenggara pelayanan publik yang selanjutnya disebut Penyelenggara adalah setiap institusi penyelenggara negara, korporasi, lembaga independen yang dibentuk berdasarkan undang-undang untuk kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain yang dibentuk semata-mata untuk kegiatan pelayanan publik.

Dalam proses pelayanan publik di Indonesia menurut buku karya Agus Dwiyanto dan kawan-kawan, yang berjudul Reformasi Birokrasi di Indonesia, ada beberapa indikator untuk mengukur kinerja pelayanan publik, diantaranya adalah produktifitas, kualitas pelayanan, responsifitas, responbilitas, dan akuntabilitas.

Teknologi Digital

Bisa dikatakan pada saat ini perkembangan teknologi digital sangat berkembang. Hampir semua orang di dunia tidak bisa lepas dengan hal seperti ini, karena mudahnya mendapatkan informasi yang cepat dan jika ingin melakukan kegiatan bisa lebih praktis.

Teknologi digital bisa membawa dampak yang positif maupun positif. Positifnya seperti yang sudah penulis sebutkan diatas, orang-orang bisa mendapatkan informasi yang cepat dan pasti selalu mengikuti perkembangan. Dari sisi negatifnya, orang-orang akan lebih sering malas untuk melakukan kegiatan secara langsung.

Jadi itu semua tergantung dari orang-orang itu sendiri dalam mempergunakan teknologi digital, jika dilakukan dalam hal positif akan membawa pengaruh yang baik dan begitu pula sebaliknya.

Inovasi Pelayanan Publik di Indonesia

Inovasi merupakan ide atau rencana untuk mengembangkan suatu kegiatan atau program baru. Inovasi sering dilakukan jika kegiatan atau program yang dibuat sebelumnya tidak atau belum memiliki dampak yang bagus.

Jika kita hubungkan dengan pelayanan publik di Indonesia saat ini, telah banyak program pelayanan yang telah ber inovasi. Terlebih lagi didukung dengan kemajuan teknologi digital saat ini.

Pemerintah Indonesia telah mulai ber inovasi dalam program pelayanan publik agar masyarakat lebih mudah mengurus segala kebutuhannya. Tentu hal tersebut disambut baik oleh masyarakat Indonesia, karena karakter masyarakat Indonesia yang tidak suka membuang waktu.

Saat ini daerah-daerah di Indonesia telah mulai mengeluarkan inovasi program pelayanan publik yang berbasis teknologi digital. Dengan berlandaskan UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, daerah-daerah di Indonesia mulai berlomba-lomba untuk menunjukkan ke kreatif an masing-masing.

Hal itu bertujuan jika masyarakatnya yang ingin menikmati pelayanan publik tidak diharuskan untuk datang langsung ke instansi/badan penyelenggara pelayanan publik. Selama di tempat atau daerah tersebut ter koneksi jaringan internet yang bagus pasti semua lapisan masyarakat bisa mengakses layanan.

Selain rencana implementasi program berbasis teknologi digital, koneksi internet harus juga mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Daerah masing-masing. Karena akan sia-sia jika program yang sudah dibuat sangatlah bagus tapi tidak didukung oleh akses internet yang bagus.

Tugas lain dari Pemerintah Daerah adalah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat yang kurang pengetahuan di bidang teknologi digital. Sosialisasi dilakukan agar bukan hanya kaum muda (yang mengerti teknologi) saja yang dapat mengakses atau menikmati layanan tersebut, namun juga masyarakat yang kurang pengetahuan teknologi bisa secara mandiri mengakses layanan tersebut.

Memang tidak mudah untuk menggapai itu semua, semua butuh proses dan komitmen bekerja sama yang tinggi untuk menggapai itu. Dukungan dari sumber daya alam, sumber daya manusia, dan infrastruktur yang memadai akan mensukseskan semua itu.

Selain itu jika daerah tersebut sudah ber inovasi program pelayanan publik berbasis teknologi digital berarti dapat dikatakan bahwa daerah tersebut sudah berhasil menerapkan e-governance.

Beberapa daerah yang sudah berhasil dalam menerapkan program pelayanan publik berbasis teknologi digital adalah DKI Jakarta, Makassar, Bandung, Surabaya, Pontianak, Depok, Banyuwangi, Gorontalo, Bontang, dan lain sebagainya.

Dikatakan berhasil menerapkan program tersebut, karena kota-kota tersebut sudah dapat menjawab segala keluhan masyarakat terhadap layanan publik dan bisa mensejahterakan, kota-kota tersebut sudah mendapatkan prestasi dalam mengelola daerahnya dan beberapa diantaranya sudah mendapatkan predikat smart city.

Selanjutnya, ada pula kota yang sudah bisa menjadi kota percontohan bagi kota lainnya dalam hal menciptakan program pelayanan publik. Bahkan beberapa kota sudah pernah berkunjung dan belajar langsung di kota percontohan tersebut.

Bukan hanya kota dan pemerintah daerahnya yang patut berbangga akan pencapaian ini, Indonesia pun ikut berbangga. Karena dunia internasional pun memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kreatifitas kota-kota di Indonesia.

Sampai saat ini sudah beragam inovasi program pelayanan publik yang dibuat oleh Pemerintah Indonesia dan bukan tidak mungkin dengan kemajuan yang makin pesat lagi akan mendorong inovasi-inovasi akan muncul lagi.

Tugas kita selanjutnya sebagai warga negara, harus selalu memberikan dukungan, kritik, dan saran yang membangun kepada Pemerintah terutama kepada pihak penyelenggara pelayanan publik agar selalu ber inovasi yang selalu berdampak positif bagi kehidupan bersama.