Sebab aku tak lebih
mulia
dari debu singgah
ke ujung jubah,
tak lebih patuh dari tanah.

Sebab aku menetap
sebagai selembar benang
paling pendek di lipatan
kain usang
pengembara malang.

Maka mohon terimalah
maaf segenggam dari aku
yang tak sesabar tuan Ayub,
tak sesabar tuan Khidir ini.