Mayapada kehilangan hening malam ini
Menguap dalam iring lelagu di surau-masjid
Puja-puji melesat ke haribaanmu
Kehadiran dirapal bak sebuah mantra

Dalam geruang suara-suara itu
Di manakah dikau ya kekasih
Mewujud dalam rupa bernampan-nampan buah
Atau berpiring-piring rasol yang agung di muka hadi

Kami membentuk lingkaran
Membangun benteng bagi sebuah kunjungan
Memanggilmu masuk lewat setiap alun lantunan
Terimalah cara kami menyambutmu tanpa janggal
Rindu, apalagi cinta kerap terungkap dengan tak biasa

Perlahan, sebelum kerumunan ini busai di ujung doa
Dicerai rebut berkah aneka buah
Berilah kami tanda
Sebab hadirmu berarti kami tak sia
Dan bisa kami lahap hidangan terakhir dengan ceria

Bintaro, 01-02 Desember 2017