Manchester United tengah unggul 1-0 dari tamunya, Derby County, sampai menit ke 59 di babak 32 besar Carabao Cup. Tiba-tiba sepakan bebas keras melengkung ala Beckham dari seorang pemuda bernomor punggung 7 Derby menghujam jala gawang The Red Devils. Akibatnya, pertandingan mesti dilanjutkan sampai babak adu penalti dan MU akhirnya kalah 7-8. Pemuda yang mencetak gol pertama Derby dalam skor 2-2 di babak normal tadi pun ikut larut dalam perayaan kelolosan timnya ke babak 16 besar Carabao Cup.

Harry Wilson, demikian nama pemuda tersebut. Nama ini jelas sangat asing bagi pencinta sepak bola. Hal yang wajar mengingat dia bukanlah pemain yang bermain di divisi top. Pemain kelahiran 22 Maret 1997 ini adalah salah satu andalan Derby County di Championship Division musim ini.

Ia bergabung di awal musim sebagai pemain pinjaman dari Liverpool. Meskipun memiliki kontrak jangka panjang (5 tahun) di Liverpool, dia harus kalah bersaing dari nama-nama tenar berkualitas yang lebih dahulu menghiasi lini serang The Reds seperti Mo Salah, Firmino, atau Sadio Mane.

Namun, sejauh ini prospeknya sangat cerah. Bersama Derby County, Wilson menjelma menjadi bintang muda menjanjikan di tanah Britania Raya. Sampai artikel ini ditulis, ia sudah tampil sebanyak 24 kali bersama Derby dan mencetak 10 gol, jumlah yang cukup subur untuk seseorang yang berposisi asli sebagai pemain sayap. 

Gol tendangan bebas melengkungnya ke gawang MU pada ajang Carabao Cup, 25 September 2018 lalu hanya satu dari sekian pertunjukkan kualitasnya. Tak heran, banyak pihak yang meminta pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memulangkan Wilson lebih cepat ke Anfield. 

Klopp sendiri turut memuji pemain kelahiran Wrexham tersebut. Arsitek asal Jerman ini mengatakan bahwa Wilson memang harus dipinjamkan agar dia bisa dapat menit bermain yang banyak sebelum memperkuat tim senior Liverpool.

"Saya rasa Harry meninggalkan kita di saat yang pas. Sejak saya bergabung, banyak orang yang mengatakan jika Harry Wilson harus dipinjamkan. Dia telah mencetak banyak gol bersama skuat U23. Tahun lalu dirinya bergabung dengan Hull, dan sudah tampil dengan bagus,” demikian kata Klopp seperti di kutip dari Goal.com.

Pemain Serba Bisa

Harry Wilson adalah pemain asli didikan akademi Liverpool. Ia sudah bergabung dengan The Reds sejak berusia 8 tahun. Ia sudah promosi ke skuad utama Liverpool sejak musim lalu, meskipun sampai sekarang belum pernah mencatat debut bersama tim senior. Bahkan ia mengalami beberapa kali masa peminjaman ke berbagai klub seperti Crewe Alexandra, Hull City, dan Derby County.

Nama Wilson baru mencuat pertengahan musim lalu. Bergabung dengan Hull City di paruh kedua Championship Division, pemain berkebangsaan Wales ini membuat sensasi dengan mencetak 7 gol dari 13 penampilan. Performa impresifnya membuat ia dikaitan dengan banyak klub Premier League.

Namun ia lebih memilih kembali ke Liverpool dan menandatangi kontrak selama lima tahun di awal musim 2018/2019. Klopp yang menginginkan Wilson mendapat pengalaman bermain lebih banyak sebelum menembus skuad utama The Reds pun mengirim Wilson kembali ke Championship Division untuk berguru kepada Frank Lampard di Derby County.

Di bawah asuhan Lampard, Wilson semakin berkilau musim ini. Selain rutin mencetak gol, ia konsisten menjadi momok barisan pertahanan lawan. Kebiasaannya meneror bek-bek lawan terbantu karena kelihaiannya bermain di berbagai posisi di lini depan. Wilson memang memiliki kelebihan bermain di berbagai posisi. Meskipun berposisi asli sebagai sayap kanan, ia juga mahir bermain di pos sayap kiri dan juga gelandang serang.

Hal ini dapat dilihat dari statistik gol yang diciptakannya dari berbagai posisi tersebut. Di kutip dari transfermarkt, ia mencetak 3 gol saat beroperasi di sayap kanan, 4 gol saat mengisi sayap kiri dan 3 gol saat di tempatkan di pos gelandang serang. Artinya, di posisi manapun ditempatkan, ia tetaplah berbahaya.

Selain lihai bermain di berbagai posisi, kelebihan pengidola Gareth Bale dan Aaron Ramsey ini adalah eksekusi tendangan bebasnya. Tidak hanya keras, namun lengkungan tendangan bebasnya bisa membuat kiper mana pun kebingungan menebak arahnya. Manchester United sudah pernah merasakan eksekusi tendangan bebasnya ketika Derby berhadapan dengan The Red Devils di Carabao Cup, 25 September 2018 lalu.

Tidak hanya di level klub, bersama timnas Wales pun Wilson pernah pamer kelihaian sebagai eksekutor tendangan bebas. Ia melakukannya ke gawang Republik Irlandia dan mengantarkan Wales menang 1-0 di laga UEFA Nations League, 16 Oktober 2018 lalu. Lengkungan ala Beckham tersebut mendapat pujian langsung dari Ryan Giggs, rekan setim Beckham semasa bermain di MU yang tak lain adalah pelatihnya di timnas Wales. 

“Dibutuhkan talenta spesial untuk bisa melakukannya,” kata Giggs seperti dikutip dari Goal.com. “Dia melakukan itu di sepanjang waktu saat latihan. Saya sudah melihat David Beckham selama bertahun-tahun dengan tendangan bebasnya dan ini semua soal berlatih, berlatih, berlatih, dan Harry juga melakukan itu.”

Ya, Wilson memang pemain spesial. Kemampuan bermain di berbagai posisi dan lihai mengeksekusi tendangan bebas menjadikan ia pemain yang bisa diandalkan Klopp di masa depan. Kemampuan spesialnya ini bahkan sudah membuat ia menjalani debut bersama skuad timnas Wales di usia 16 tahun pada Oktober 2013 lalu.

Dengan perkembangan yang semakin matang musim ini, rasanya hanya tinggal waktu bagi Klopp memberikan debut untuk Wilson bersama skuad utama Liverpool, baik musim ini, apabila ia ditarik lebih cepat dari Derby County, maupun ketika masa peminjamannya habis akhir musim nanti. 

Satu hal yang harus dilakukan oleh Wilson adalah mempertahankan konsistensinya. Jika ia mampu menjaga hal tersebut, publik Anfield dan timnas Wales yang terlanjur berharap padanya akan melihat pemain yang bakal bersinar dan menjadi andalan di masa yang akan datang.