Apa yang pertama terlintas di pikiran anda ketika mendengar kata Utang atau pinjaman? Tentu saja, sebuah pinjaman berjangka waktu dari pihak lain kepada kita. Utang dalam bisnis merupakan salah satu aspek penting. Kenapa? Karena utang atau pinjaman dapat membantu kita memulai usaha dengan keterbatasan keuangan dan aset yang kita miliki.

Meski demikian, tidak jarang utang juga dapat bersifat kosumtif dan berakhir menjadi beban bagi keuangan anda. Contoh sederhana, utang untuk membeli mobil untuk keperluan pribadi atau utang yang digunakan untuk hal-hal konsumtif lainnya, seperti liburan. Keberhasilan kita dalam mengelola keuangan dan usaha salah satunya juga ditentukan oleh kemampuan kita mengelola utang dan pinjaman.

Di Indonesia utang produktif ditawarkan dalam bentuk Kredit Modal Kerja (KMK) sebagai sarana untuk membiayai modal kerja usaha. Satu lagi bentuk kredit produktif adalah Kredit Investasi (KI), sebagai sarana untuk keperluan investasi.

Laba usaha yang dihasilkan dari kegiatan bisnis yang dibangun atas utang tersebut dapat digunakan untuk melunasi pinjaman secara berkala, memutar bisnis, dan keuntungannya untuk membantu keuangan keluarga. Setelah utang lunas, bisnis Anda masih tetap berjalan dan menghasilkan keuntungan untuk memenuhi kebutuhan hdup Anda sehari-hari dan memperbesar usaha.

Di Indonesia utang konsumtif ditawarkan dalam banyak bentuk, seperti kartu kredit, kredit tanpa agunan (KTA), kredit kepemilikan kendaraan (KKB), kredit kepemilikan rumah (KPR), kredit elektronik, kredit furniture dan lainnya.

Di era digital seperti Sekarang ini kita begitu mudah untuk membangun suatu usaha tanpa harus terkendala persoalan modal awal. Apa sebabnya? Pertama banyaknya penyedia pinjaman. Dan kedua, banyaknya situs yang dapat membantu anda untuk mengelolan finansial anda agar lebih sehat, seperti situs financer.

Jika dibandingkan dengan beberapa dasawarsa sebelumnya, mendapatkan pinjawan awal untuk memulai usaha atau bisnis begitu sulit. Pertama, lembaga pemberi pinjaman yang tidak begitu variatif. Kita mungkin mengenal lembaga keuangan seperti perbankan atau koperasi dan pegadaian. Kedua, proses untuk mendapatkan pinjaman begitu rumit dan pengurusan administrasi yang panjang sehingga tidak jarang banyak yang akhirnya tidak dapat memperoleh pinjaman karena terkendala administrasi persyaratan yang ketat.

Tapi hari ini, persoalan keuangan dapat dengan mudah diatasi. Ini dikarenakan banyak Lembaga atau pemberi pinjaman yang menawarkan kredit dan pinjaman dengan persyaratan yang mudah dan pengurusan administrasi yang Panjang dan tidak berbelit-belit. 

Selain itu, produk pinjaman dan keuangan yang ditawarkan pun sangat bervariasi, memungkinkan kita memperoleh bantuan keuangan sesuai dengan kebutuhan dan aset yang kita miliki. Banyak produk keuangan yang ditawarkan baik kepada usaha kecil, menengah maupun perusahaan. Bahkan kita pun dapat memperoleh pinjaman secara online.

Lantas bagaimana kita bisa memperoleh pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan keuangan kita?

Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah dengan mencari tahu produk keuangan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan keuangan anda. Anda bisa memulainya, misalnya, dengan mengunjungi situs financer. situs ini bukanlah perusahaan penyedia pinjaman seperti bank. Tetapi dengan mengunjungi situs ini sebagai langkah awal, kita dapat membandingkan produk-produk keuangan yang kita perlukan.

Membandingkan berbagai jenis produk keuangan sangat penting, mengingat ada berbagai macam Lembaga keuangan di Indonesia yang menawarkan pinjaman. Dengan mengunjungi situs semacam Financer.com, kita akan mudah menemukan pinjaman atau produk keuangan yang kita perlukan untuk memulai usaha.

Mengapa memilih produk keuangan dalam memulai bisnis atau usaha itu penting? Ini tidak lain agar pinjaman atau utang yang kita peroleh dapat dimanfaatkan sesuai dengan jenis usaha dan besarnya aset serta potensi profit yang akan kita peroleh. Jenis pinjaman pun harus disesuaikan dengan tujuan investasi, apakah jenis pinjaman yang kita inginkan adalah jenis pinjaman karyawan, kredit tanpa agunan atau modal usaha.

Selain itu, banyak jasa pemberi pinjaman yang dapat kita akses secara online dan bahkan dengan proses pencairan yang sangat cepat, yang bisa kita lihat lewat penyedia jasa konsultan keungan online seperti Financer.com.

Aspek kedua dalam membangun usaha, selain pinjaman atau utang adalah manajemen keuangan. Ini diperlukan, terutama dalam bisnis dan usaha yang baru saja dirintis karena melakukan penghematan uang terutama modal usaha bukanlah hal yang mudah. Pinjaman bisa saja meningkat dan pengeluaran menumpuk. Untuk itulah perlu adanya pengelolaan kehidupan finansial, baik secara individu maupun finansial usaha anda.

Untuk itulah, kita harus mengubah perspektif kita tentang utang dan pinjaman. Utang bukan lagi merupakan beban finansial. Utang kini dapat dilihat sebagai aset dan peluang kita dalam membangun usaha dan bisnis. Di atas semua itu, manajemen keuangan yang sehat dapat membantu anda mengelola usaha dan keuangan anda dengan lebih baik di masa mendatang.